Photobucket

Saturday, March 21, 2015

Melepas Kepergian Mamanda


...
*Edit semasa dalam draft :
Sebenarnya ada perasaan aneh nan berkecamuk, :'( aku heran kenapa air mata tiba-tiba sering jatuh tanpa sebab, tetiba kangen dengan sosok beliau...
kangen disisir dan disuapi makan oleh beliau (maklumlah... dari keenam anak, akulah yang paling sering mondar-mandir ke rumah sakit :-)...)

Melalui hari-hari di akhir tahun 2014, sudah bertambah kuat firasat demi firasat, ada beberapa peristiwa aneh yang sukar untuk dicerna, ohhh qodho dan qodarMu, yaa Allah....
Menit-menit terasa cepat, yang mana awal november 2014 kuteguhkan hati untuk memberikan kejutan mendadak 'pulkam seminggu' ke palembang bersama #TrioBoys :-), sekaligus mempraktekkan accupuncture "Koryo Sooji Chim" yang barusan kupelajari--- lalu dirasakan manfaat besar oleh semua anggota keluarga, walhamdulillah. Lalu keceriaan keluarga bertambah saat mengetahui rahimku tengah dihuni lagi oleh sang mutiara yang dinanti...

Tiada kami menyangka, bahwa mengawali 2015, tsunami air mata keluarga kami tumpah karena harus melepas kepergiannya--- yang saat itu tengah sehat wal'afiat, bahkan berencana seminggu lagi akan kujemput di KLIA-Kuala Lumpur, supaya kembali berlibur bersama anak-cucu....
Subhanalloh ternyata november kejutan seminggu itu adalah pelukan terakhirmu, ma'.... :'(

MasyaAllah, aku tak menyangka bahwa mamandaku 'beristirahat' dalam keadaan tiba-tiba, dalam kondisi kami yang sedang amat merindui suasana 'mesra berkumpul bersama lagi',
bahkan dalam ragam kemudahan kelancaran yang sedemikian terasa sejak menit-menit sakaratul mautnya hingga pengurusan tiket dadakan kami (anak-anak cucundanya),
bahkan pasca pengurusan jenazahnya, tak henti-hentinya nuraniku berkecamuk 'memarahi sudut hati lainnya yang tengah menyesali suasana duka', karena aku sering lupa memanjatkan rasa Syukur kepada Allah SWT, padahal telah tampak di depan mata bahwa saat ajal t'lah tiba, sungguh kemuliaan seorang mukmin pun ditunjukkanNya melalui sakaratul maut dan tanda-tanda pada pengurusan jenazah....

... Ampuni hamba Yaa Allah....
Faghfirlii


Awal Febr, Bismillah... Walhamdulillah...
Masih sesak dadaku...
Kebenaran terasa amat pahit, namun qodarulloh tetap yg terbaik...
Kenyataan adalah luka, tapi harus tetap dijalani...
Kesedihan adalah perih, namun harus dibalut rasa ‪#‎Syukur‬
Sejujurnya aku tak pernah siap untuk menghadapi hari pasca kepergiannya, ya Allah...
Tapi beliau adalah milikMu, kami semua dalam kuasa dan kehendakMu.
Dan semua yg bernyawa pasti antri kesana kan, yaa Allah...?! Faghfirlana....

‪#‎Reminder‬ buat diri hamba sendiri, bahwa ‪#‎Sabar‬ adalah perisai seorang hamba yg beriman kepadaNya.
Sabar adalah tali kuat nan meneguhkan hati dalam menjalani segala peristiwa. Sabar adalah pelajaran sepanjang hayat.
Sungguh, tiada keimanan tanpa berbalut kesabaran.
... Kita masih terus belajar merangkak supaya bisa tegak dalam kesabaran, yah sayang.... (kupeluk kakak-kakak dan adikku... Bunda Sari qyHaldi Mb Risa Vtr qJfli, dinda Rita...sweetheart...)

"Aku mengamati semua sahabat, dan tidak menemukan sahabat yang lebih baik daripada menjaga lidah. Aku memikirkan tentang semua pakaian, tetapi tidak menemukan pakaian yang lebih baik daripada takwa. Aku merenungkan tentang segala jenis amal baik, namun tidak mendapatkan yang lebih baik daripada memberi nasehat yg baik. Aku mencari segala bentuk rezki, tapi tidak menemukan rezki yang lebih baik daripada #sabar. " ~ Umar bin Khattab r.a.
Peluuuuk erat, my love kangmas~ terima kasih banyak atas segala supportmu...


InsyaAllah husnul khotimah, senantiasa teriring do'a, Allahummaghfirlaha warhamha wa'afiha wa fu'anha... Buat mamanda hj. Sahla binti h. Abdul Madjid.
Dan :-( 2 hari lagi, sebenarnya adalah "anniversary mama' bapak #45 tahun berumah tangga <3 :-) "
...
Aku masih belajar...
Bahwa praktek selalu lebih sulit dibandingkan teori...
Bahwa kehebatan rencana manusia selalu tiada berarti apa-apa dihempas qodho dan qodarrulloh!
Laa ilaha illallah!
(KL, @bidadari_azzam maret 2015)

Note :
Aku, emak, anak-anak sempat karokean bersama di akhir oktober 2014, lagu fav mama' adalah Sepasang Rusa, Kemesraan, Tombo Ati, dan 'Ketika Tangan dan Kaki berkata-nya Chrisye'
Dan saking sayangnya dengan kami, bayangkan, dua hari sebelum beliau terbujur, beliau menyediakan/menjahitkan kain-kain baru buat anaknya satu-persatu, menyiapkan minyak angin kesukaan kami (satu-persatu), dll... serta sempat memberitahukan nama 'calon cucunya' yang ada di perutku... :-*

Barokallohu fiikum, Salam Ukhuwah ... ^-^ ❤ 
#Alhamdulillah 'ala kulli hal, Allah, mohon bimbinganMu, selalu...

7 comments:

ririt sendi said...

Inalillah..al fatihah..takziah Sri..btw aku lagi ada di KL snp tgl 24 maret. Tgl 23 maret besok ada acara di KL Tower. Sri tinggal dimana ? :-)

Keke Naima said...

innalillahi wa inailaihi rojiuun

bidadari_Azzam said...

Aslkm. teteh ririt, kmrn2 sy jarang OL. Gombak cuma 5 menit dari tempatku. makanya tolong diangkat telponmu euy...:-*

mas Angga titip slm buat anak-anak dan Akh Zefri... Kudu kabari di email kalau pas ke KL lg, yah syg...

ummuazzam1983@gmail.com

Anonymous said...

:)

Anonymous said...

Bilang saja tidak mau terima tamu ka' :p

balmut said...

kepergian org yg kita cintai memang selalu membawa duka

Widya Herma said...

Innalillahi wainna ilaihi roji'un...