Photobucket

Friday, July 9, 2010

Sudahkah kita mengingat kematian hari ini...?


(berapa kali sehari...? sesering mungkin, harusnya...sebab detik selanjutnya adalah misteri)

tiap keping jiwa rasakan hari itu
nasehat kehidupan paling berharga
adakah hatimu tetap angkuh
padahal kelak terbujur kaku
berulat berlumpur
bersemat semut
dan tak lagi terukir senyum
kala lembar amal terputus
kala sesal terlambat
dan tiada kenang
bahkan mayat bersimbah air mata darah

naudzubillah
Robbi...
faghfirlii


(krk,frid.1.50am)
my heart

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, yang artinya: “Sesungguhnya Alloh menerima taubat seorang hamba selama belum sekarat.” (HR: At-Turmu-dzi dan Ibn Majah, dishahihkan Al-Hakim dan Ibn Hibban)


Siapa Orang Yang Paling Cerdik?

Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma pernah berkata, “Aku pernah menghadap Rasululloh shallallahu ‘alaihi wasallam sebagai orang ke sepuluh yang datang, lalu salah seorang dari kaum Anshor berdiri seraya berkata, “Wahai Nabi Alloh, siapakah manusia yang paling cerdik dan paling tegas?” Beliau menjawab, “(adalah) Mereka yang paling banyak mengingat kematian dan paling siap menghadapinya. Mereka itulah manusia-manusia cerdas; mereka pergi (mati) dengan harga diri dunia dan kemuliaan akhirat.” (HR:Ath-Thabrani, dishahihkan al-Mundziri)

Faedah Mengingat Kematian,

Di antara manfaat mengingat kematian adalah:

*Mendorong diri untuk bersiap-siap menghadapi kematian sebelum datangnya.
*Memperpendek angan-angan untuk berlama-lama tinggal di dunia yang fana ini, karena panjang angan-angan merupakan sebab paling besar lahirnya kelalaian.
*Menjauhkan diri dari cinta dunia dan rela dengan yang sedikit.
*Menyugesti keinginan pada akhirat dan mengajak untuk berbuat taat.
*Meringankan seorang hamba dalam menghadapi cobaan dunia.
*Mencegah kerakusan dan ketamak-an terhadap kenikmatan duniawi.
*Mendorong untuk bertaubat dan mengevaluasi kesalahan masa lalu.
*Melunakkan hati, membuat mata menangis, memotivasi keinginan mempelajari agama dan mengusir keinginan hawa nafsu.
*Mengajak bersikap rendah hati (tawadhu’), tidak sombong, dan berlaku zhalim.
*Mendorong sikap toleransi, saling memaafkan teman dan menerima alasan maaf orang lain... wallahualam

2 comments:

IbuDzakyFai said...

Trims sudah diingatkan.....

Anonymous said...

makasih mi, dah ngingetin saya.