Photobucket

Tuesday, May 28, 2013

Urusan Medical Check-Up (Melibatkan GAMCA)... part 2


Bismillah... Assalamu'alaykumwrwb... Lanjutan 'lari-lari' ke kantor GAMCA supaya 'nguber check up' sebelum jam 5 sore.

Saya, tiga jagoanku, satu keponakan yang masih bayi, bunda (mbakku), adikku dan suaminya memasuki kantor kecil di dalam gedung tersebut, (area dekat sekolah Akper dan salah satu SMK kelihatannya). Kartu pers~sewaktu masih di Poland, yang tentu masih berlaku, menempel di tasku. Empat kanak-kanak/ balita dan empat dewasa tentu amat mencolok ketika masuk kantor GAMCA tersebut. Saya langsung berjalan menuju meja petugas (dan si petugas lelaki ini juga menyambut dengan ramah), anak-anak duduk bersama om dan tante mereka.

Setelah menjawab salam, "Ada yang bisa kami bantu, mbak?" ujar petugas berpakaian santai ini.

"Saya mau check up, Pak. Lucunya kok ditolak di klinik-klinik yah, katanya harus kesini, GAMCA ini yah Pak?" saya balik bertanya.

"Benar, mbak. Ini GAMCA.... Bawa duit sejuta gak, Mbak? Mbak mau ke negara mana?" tanyanya lagi.

"Suamiku kerja di Kuwait, saya dan anak-anak akan menyusul, Pak. Sejak kapan harus "dikontrol GAMCA" semua, yah Pak? Sampai-sampai semua klinik menolak dan tetap menyuruh ke GAMCA dulu..." nada suara saya mulai diwarnai emosi, orang-orang di belakang petugas ini mulai kasak-kusuk.

Karena beberapa CTKI yang 'antrian duduk' disitu mulai mengerumuni saya, si petugas mengajak saya masuk.... "Ada dananya, mbak? bawa yah sejuta?" tegasnya sambil tangannya mempersilakan saya masuk ke bilik yang lebih besar. Saya mengangguk, "Kalau itu sesuai prosedur, saya bayarkan, bawa sejuta, iya..." ucapanku beriring mikir-mikir "bakalan ngamukin" di Kuwait-Times sekalian dah*, kalau anak-anakku dimintai semua bea MCU sejuta per-orang (gile aje! jadinya 4 juta, mendingan balik lagi ke Poland, dah, sekalian maen salju, :-P) . Namun ternyata tidak. Untuk dewasa, disuruh bayar sejuta per-orang, untuk anak-anak~ adalah jatah 'catutan' klinik masing-masing, :-D, astaghfirrulloh!

Berikut tiga foto terbaik yang bisa diambil oleh adikku saat petugas bercakap-cakap dengan saya di ruangan GAMCA :

#Info Wajah-wajah petugas di GAMCA mayoritas 'fustun'- alias keturunan Arab Pakistan, begitu... dan mereka biasanya lancar berbahasa Arab, masya Allah! Kebayang sadis, kalau naik haji dan umroh pakai duit MCU, bahagia di atas derita rakyat, *aduuuuh, kebayang mengerikan tuntutan di yaumil hisab kelak*







Saya, mbakku dan adikku+bayinya cuek memasuki ruangan yang ramai itu. Situasinya mirip-mirip di bursa saham :-D ada beberapa meja komputer (katanya kan On-line menyalurkan CTKI untuk medical check-up, memilihkan kliniknya, sekaligus memotret dan mengambil sidik jari (yang berarti pemborosan energi, karena hal ini akan dilakukan double lagi kok, di klinik dan di negara tujuan :-D). Ada informasi buat CTKI di dinding-dindingnya, (lagi-lagi) saya membatin, "Saya bukan TKI, bukan TKW, yah sodara-sodara!" tidak ada info lain yang bisa didapat, selain lidah harus memanjatkan do'a, berpasrah pada balasanNYA, Allah... Hanya Engkau Sang Maha Kuasa. Si petugasnya mengulang-ulang angka satu juta, :-D.

Perhatikan pada gambar, bapak yang berkaca mata, itu pimpinan di kantor GAMCA tersebut. Pria yang gemuk, berdiri dan tampak sibuk, dia yang menyapa di awal dan selanjutnya meminta copy-passpor saya serta menanyakan pilihan klinik. Saya tatap lembaran yang harus diisi di formulir dari GAMCA itu : Nama CTKI, Dibawa oleh, negara tujuan...

Mereka menuliskan nama saya disitu, tulisan 'dibawa oleh: (diisi) Privat', negara tujuan Kuwait, kemudian menghitung dana sejuta rupiah yang saya serahkan. Kata petugas yang gemuk itu, "Ini baru kok, mbak... semua yang privat sekarang harus kesini. Mulai maret ini memang, mbak..." (sesuka ente-lah, tetap saja balasan Allah SWT pasti ada buat ente-ente disitu...)


Si bapak yang berkaca mata berkata, "Kenapa bingung?"

"Iya..." jawabku, "Temanku bilang, medical check up hanya tiga ratus ribuan, Pak. Apalagi ongkosnya besar, jauh-jauh dari luar Jakarta." dia tertawa sinis.

"Sejuta itu kecil, bu! Sedikit sekali ini! Beras, gendum, bensin, sekarang mahal semua di Indonesia! Apalagi nanti BBM naik lagi, harus naik lagi juga ini. Cuma duit sekecil ini aja, masa' bingung!" pedas kalimatnya, ia melanjutkan berbahasa Arab karena menjawab tamunya (yang membawa dua formulir buat umroh bergrup).

"Ooooh, kecil memang buat bapak. Saya di Poland kalau medical check up, full, tiga ratus-ribuan, Pak. Tapi malah gratis karena sudah ada kartu asuransi, gak ada urusan kenaikan BBM..." desisku singkat.

Dia cuek, sambil sibuk kesana-kemari mengontrol 'anak-buahnya', dan parahnya semua CTKW yang dipotret disitu, mereka suruh lepas hijabnya! Ya Allah, ampuni hamba yang tidak kuasa meruntuhkan kezaliman ini. :-'(

Saya tidak bisa berpura-pura senyum, biarlah fotoku disitu jelek. Setelah memilih klinik Assa'adah di form GAMCA tersebut, kami harus segera meluncur kesana. Klinik Assa'adah ini akan sulit dicari kalau kalian melihat nomor-nomor urut di alamatnya. Sebab, setelah nomor 80, bukan rumah nomor 81 (misal demikian). Kami nyasar, dari GAMCA itu sudah setengah lima. :-( Harap-harap cemas mudah-mudahan bisa tiba sebelum jam 5, Alhamdulillah ternyata lima menit sebelum jam 5, kami menemukan klinik Assa'adah tsb, di antara jejeran banyak klinik dan apotek (khusus lingkungan PJTKI/ CTKI).

Saya merasa kasihan sama dikau, boss! Sejuta memang kau anggap kecil, sebab tinggal nyomot dari semua orang yang akan melakukan medical check up buat ke GCC. :-) Padahal dinas kesehatan di Kuwaitnya saja tidak pernah memungut biaya tak resmi selain stamps! Stamps yang cuma 1 KwD. Saya kasihan sama dikau, boss GAMCA! Bagaimana engkau nanti menghadapi sakaratul maut?! Bagaimana engkau kelak berada di yaumil hisab! Bukan satu-dua yang sakit hati! Simak testimoni lainnya atas ulah GAMCA ini :

Eva : MAHAL BANGET YA…BIAYA GAMCA..DAN KENAPA SIH GAMCA HARUS DIJAKARTA,HARUSNYA DISEMARANG JG BISA..DIJAWA TENGAH…CUMA UNTUK MEDICAL DG BIAYA YG SEKIAN ITU HRUS PULA DATANG KE JAKARTA, KASIAN TKI NYA…

Aisya : apa harus medical bagi pembantu yg tujuan arab (krn sy sendiri arab saudi) harus telanjang bulat sedangkan aurat wanita ada batasnya wlupn di depan wanita,kemungkinan bgyg biasa telanjang tak apa2 tapi bagi wanita yg dr rumah menjaga hijabnya ll sampai tempat medical disuruh telanjang,apakah ini memang peraturannya krn sy sendiri merasakan sangat2lah malu dan menjijikkan....dan dipasporan apakah memang bgt tempatnya serba mencaci dr anjing sampai famili2yg ada dikuburan.tak ada niat dr hati tuk balik ketempat pasporan krn beringasnya pr petugas2nya ,... (maksudnya uneg-uneg di imigrasi juga, red.)

P wrote : GAMCA HANYALAH SUATU LAHAN PENIPUAN UNTUK MENCARI UANG DENGAN MENARI NARI DIATAS PENDERITAAN ORANG LAIN. GO TO HELL GAMCA.



Insya Allah besok lanjut : Review ketika di Assa'adah.... (mungkin saja ini klinik yang paling mendingan dibandingkan klinik lainnya~yang spesial GCC, lho....) :-D

Sebaiknya, KPK dan presiden *SBY melakukan sidak di kantor GAMCA, serta PJTKI cs-csnya. Bayangkan boss, yang ke GAMCA, jika sehari 1000 orang, berapa ratus juta pungli dari dana MCU yang sesungguhnya?! Berapa milyar korupsi itu dalam satu minggu saja? Apalagi sudah bilangan belasan tahun keberadaan lembaga tanpa status jelas seperti ini! Padahal CTKI tersebut 'ngutang' dari agen-agen, dari calo... (bukan dibayari majikan! info siapa itu?! Majikan-majikan alias orang Arabs sudah banyak yang saya tanyai, mereka rata-rata tau 'beres', bayar sekian ke agen. Mainan agen itulah termasuk berbelit-belitnya MCU ini, santapan sedap buat yang hobi uang haram. Ekspat aja bayar sendiri buat MCU tsb, apalagi CTKI. :'(....) Padahal bisa jadi, GAMCA telah memiliki dana resmi dari pemerintahan GCC sebagai representatif dinas kesehatannya?!

Saya tekankan lagi dari postingan saya sebelumnya, apabila kalian akan pindah ke negara GCC, maka bersiap-siaplah mengeluarkan dana yang besar. Lebih besar dari pada dana jalan-jalan ke beberapa kota di Eropa, lebih besar dari pada pembelian sepetak sawah atau kebun di kampung, :-). "It's not worthed..." jauh lebih beradab jika pindah ke Eropa memang. Bukan saja perkara dana, belit-belit prosedur dan urusan GAMCA serta penghinaan dan caci maki pihak-pihak di dalamnya merupakan ujian kesabaran tingkat tinggi. Carilah pekerjaan halal dan berkah dengan inisiatif dan inovasi yang tinggi, bukan dengan 'ujug-ujug' pelampiasan menjadi TKW/TKI (khusus saudara/i di bidang informal, yah...). Kalau teman-teman profesional rela membuang nominal uang 'hanya karena menimba pengalaman yang baru' di negara-negara Arab, keberanian itu didukung 'knowledge' yang baik. Sedangkan bagi kalian jika menjadi tenaga informal, *cobalah pertimbangkan ulang* kalian bisa saja bertemu majikan yang baik, namun godaan dunia yang begitu besar (untuk mengembalikan utang-utang kepada agen, rentenir dan calo-calo itu secepatnya) dapat menjerumuskan kalian kepada nista dan prahara yang lebih besar.

Jujur saja, kalau sudah berada di tanah Arab, 'menjadi keji' alias terjerumus amatlah mudah, saudaraku... Banyak ekspat yang terpisah dari keluarganya, banyak buruh yang tinggal jauh dari anak dan istrinya, dan mereka semua butuh pemuasan biologis, dan itu bisa didapat dengan 'membeli tubuh-tubuh kalian', bahkan pribumi Arabs pun bisa memperbudak kalian di kasurnya yang busuk, naudzubillahiminzaliik...

Maafkan, postingan ini memang postingan terpedas yang pernah saya tulis.

Semoga Allah ta'ala senantiasa melimpahkan kemudahan dalam semua urusan dan permasalahan yang dihadapi sobat semua, aamiin... Semoga meraih manfaat dari step-step MCU kami ini :-) aamiin.

Barokallohu fiikum :-)

Salam Ukhuwah dari Kuwait! ^-^ @bidadari_azzam :-)

5 comments:

fiu choppie said...

setuju banget GAMCA emang nyedot duit ... :) eh ada photo sy juga dsitu ... hehehe salam ukhuwah http://choppie88.blogspot.com

IBU PUSPITA said...

Saya ingin berbagi cerita kepada anda bahwa saya ini IBU PUSPITA seorang TKI dari malaysia dan secara tidak sengaja saya buka internet dan saya melihat komentar ibu hayati yg dari honkong tentan MBAH KABOIREN yg telah membantu dia menjadi sukses dan akhirnya juga saya mencoba menghubungi beliau dan alhamdulillah beliau mau membantu saya untuk memberikan nomor toto 6D dan alhamdulillah itu betul-betul terbukti tembus,kini saya sangat berterimakasih banyak kepada MBAH KABOIREN dan jika anda ingin seperti saya silahkan hubungi MBAH KABOIREN di 085-260-482-111,saya juga tidak lupa mengucap syukur kepada ALLAH karna melalui MBAH KABOIREN saya juga sudah bisa sesukses ini dan jangan mudah percaya kepada MBAH yg lain selain MBAH KABOIREN karna saya juga pernah mengalami yg namanya dibohongin sama para normal yg lain,ini bukan rekayasa dari saya melainkan ini kisah nyata dari seorang TKI....Untuk yg punya rum erimakasih atas tumpangannya. KLIK _ GHOB _ 2D 3D _ 4D _ 6D _ DISINI












Saya ingin berbagi cerita kepada anda bahwa saya ini IBU PUSPITA seorang TKI dari malaysia dan secara tidak sengaja saya buka internet dan saya melihat komentar ibu hayati yg dari honkong tentan MBAH KABOIREN yg telah membantu dia menjadi sukses dan akhirnya juga saya mencoba menghubungi beliau dan alhamdulillah beliau mau membantu saya untuk memberikan nomor toto 6D dan alhamdulillah itu betul-betul terbukti tembus,kini saya sangat berterimakasih banyak kepada MBAH KABOIREN dan jika anda ingin seperti saya silahkan hubungi MBAH KABOIREN di 085-260-482-111,saya juga tidak lupa mengucap syukur kepada ALLAH karna melalui MBAH KABOIREN saya juga sudah bisa sesukses ini dan jangan mudah percaya kepada MBAH yg lain selain MBAH KABOIREN karna saya juga pernah mengalami yg namanya dibohongin sama para normal yg lain,ini bukan rekayasa dari saya melainkan ini kisah nyata dari seorang TKI....Untuk yg punya rum erimakasih atas tumpangannya. KLIK _ GHOB _ 2D 3D _ 4D _ 6D _ DISINI


Ahmad Alfalimbany said...

Masya Alloh ya pengalamannya. Alhamdulillah saya juni 2015 kmrin bru saja mengikuti prosedur yg sama dg mbk. Hanya saja saya ke saudi. Ya ke Gamca juga. Bedanya skrg pembayaran 1 jt nya bukan di Gamcanya tp di klinik yg di tunjuk. Waktu itu saya dpt di moslem medical centre di Jl. Asem Baris.

Ahmad Alfalimbany said...

Masya Alloh ya pengalamannya. Alhamdulillah saya juni 2015 kmrin bru saja mengikuti prosedur yg sama dg mbk. Hanya saja saya ke saudi. Ya ke Gamca juga. Bedanya skrg pembayaran 1 jt nya bukan di Gamcanya tp di klinik yg di tunjuk. Waktu itu saya dpt di moslem medical centre di Jl. Asem Baris.

ica anjasari bogor said...

SAYA SEKELUARGA INGIN MENGUCAPKAN BANYAK TERIMAH KASIH KEPADA AKI NAWE BERKAT BANTUANNNYA SEMUA HUTANG HUTANG SAYA SUDAH PADA LUNAS SEMUA BAHKAN SEKARAN SAYA SUDAH BISA BUKA TOKO SENDIRI,ITU SEMUA ATAS BANTUAN AKI YG TELAH MEMBERIKAN ANKA JITUNYA KEPADA SAYA DAN ALHAMDULILLAH ITU BENER2 TERBUKTI TEMBUS..BAGI ANDA YG INGIN SEPERTI SAYA DAN YANG SANGAT MEMERLUKAN ANGKA RITUAL 2D 3D 4D YANG DIJAMIN 100% TEMBUS SILAHKAN HUBUNGI AKI NAWE DI 085-218-379-259