Photobucket

Sunday, May 4, 2014

Gel Gula Buat Bayi Telah Dikenal Islam Lebih Dulu

Assalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh. :-) 💖




GEL Gula-Terapi ini membantu bayi prematur, bunyi berita utama di akhir tahun lalu pada berita dunia. Dosis gula diberikan dalam bentuk gel, lalu digosok ke bagian dalam pipi adalah cara yang murah dan efektif untuk melindungi bayi prematur terhadap kerusakan otak, kata para ahli.


Gula darah sangat rendah mempengaruhi sekitar satu dari 10 bayi yang lahir terlalu dini. Jika tak segera disikapi, dapat menyebabkan kerusakan permanen.


Para peneliti dari Selandia Baru menguji terapi gel pada 242 bayi di bawah perawatan mereka, lalu berdasarkan hasil, mereka katakan bahwa sekarang terapi ini harus menjadi pengobatan lini pertama.

Banyak pakar lainnya di Eropa dan Amerika pun mengikuti kajian ilmiah mengenai gel gula tersebut. Pekerjaan mereka diterbitkan dalam The Lancet, penelitian ini menilai apakah pengobatan dengan dextrose gel lebih efektif dalam menguatkan bayi prematur.

Neil Marlow, dari Institut Kesehatan Perempuan di University College London, mengatakan bahwa meskipun gel dekstrosa telah masuk ke dalam makanan pertama bayi, temuan ini menyarankan bahwa hal ini harus dikembangkan sebagai pengobatan.

“Kami sekarang memiliki bukti berkualitas tinggi bahwa dosis gula ini adalah amat berharga,” ujarnya.

Andy Col, kepala eksekutif bayi prematur Yayasan Bliss, mengatakan, “Ini adalah bagian yang sangat menarik dari penelitian baru dan kami selalu menyambut apa pun yang memiliki potensi untuk meningkatkan hasil terbaik bagi bayi yang lahir prematur atau sakit….”

“Ini adalah biaya pengobatan yang efektif dan dapat mengurangi penerimaan ke layanan perawatan intensif, yang sudah bekerja pada tingkat kapasitas tinggi,” tambahnya.

“Sementara hasil awal dari penelitian ini menunjukkan manfaat bagi bayi yang lahir dengan gula darah rendah, jelas ada penelitian lebih lanjut dengan harus menerapkan pengobatan ini. Biaya dosis gel gula adalah sekitar 1 Poundsterling saja…”


Tahnik Bayi Dalam Islam

Lebih dari 1400 tahun yang lalu, ketika seorang anak lahir, utusan-Nya ( Baginda ShalAllahu alaihi wa sallam) melakukan sunnah untuk mengambil sebagian kecil dari kurma dan beliau tempatkan dalam mulutnya. Nabi SAW kemudian mengunyah kurma itu sampai lembut dan kemudian dia akan gosok ke langit-langit mulut bayi yang baru lahir. Ini disebut “Tahneek”, islam sudah mengenalnya selama sekian belas abad yang lalu.

Sebagaimana diriwayatkan oleh al-Bukhari dan Muslim dari hadits Abu Burdah dari Abu Musa, dia berkata,

وُلِدَ لِى غُلاَمٌ فَأَتَيْتُ بِهِ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- فَسَمَّاهُ إِبْرَاهِيمَ وَحَنَّكَهُ بِتَمْرَةٍ

“Pernah dikaruniakan kepadaku seorang anak laki-laki, lalu aku membawanya ke hadapan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka beliau memberinya nama Ibrahim dan mentahniknya dengan sebuah kurma.” (Dikeluarkan oleh Al-Bukhari (5467 Fathul Bari) Muslim (2145 Nawawi), Ahmad (4/399), Al-Baihaqi dalam Al-Kubra (9/305) dan Asy-Syu’ab karya beliau (8621, 8622)

Adapun pengertian tahnik dijelaskan pula oleh Ibnu Hajar al-Asqalani rahimahullah, yang maknanya, “Tahnik ialah mengunyah sesuatu kemudian meletakkan/memasukkannya ke mulut bayi, lalu menggosok-gosokkan ke langit-langit mulutnya. Dilakukan demikian kepada bayi agar supaya ia terlatih terhadap makanan dan untuk menguatkannya. Dan yang patut dilakukan ketika mentahnik hendaklah mulut bayi tersebut dibuka sehingga sesuatu yang telah dikunyah masuk ke dalam perutnya. Dan yang lebih utama ketika mentahnik ialah dengan kurma kering (tamr). Jika tidak mudah mendapatkan kurma kering (tamr), maka dengan kurma basah (ruthab). Dan kalau tidak ada kurma dengan sesuatu yang manis dan tentunya madu lebih utama dari yang lainnya (kecuali kurma).”(Fathul Bari, 9:558, Darul Ma’rifah, Beirut, 1379 H, syamilah)

Hikmah tahnik adalah agar yang paling pertama masuk di perut bayi adalah sesuatu yang manis dan ketika itu berdoa mengharapkan keberkahan.

Hari ini, lebih dari 1400 tahun kemudian – BBC News melaporkan bahwa “para ahli” mereka mengatakan,  “Sebuah dosis gula diberikan sebagai gel, digosok ke bagian dalam pipi adalah cara yang murah dan efektif untuk melindungi bayi prematur terhadap kerusakan otak…”


#Islam memang informasi terdepan, masya Allah... subhanalloh walhamdulillah wa laa ilaha illallohu Allahu Akbar!
Wallohu a'lam bisshowab.

Barokallohu fiikum, Salam Ukhuwah ... ^-^ ❤ Mari silaturrahim via twitter : @bidadari_azzam 




(Still, you can visit Islamic Center Krakow, I'm here insya Allah... ;-) link islam-krakow.Poland ^_^)
Wassalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh. :-) 💖

Saturday, April 5, 2014

Tips Cantik Setiap Waktu

Assalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh. :-) 
Tahmid wassholawat ^_^




Baru diingatkan dalam sebuah tausiyah saudariku nan sholihat... Kushare disini yah, :-)

Ini gara-gara tambah banyaknya perlengkapan tata rias (termasuk produk-produk skin-care) 'gentayangan', dari yang 'abal-abal', hingga yang merk-merk beken, sampai banyak muslimah tergoda untuk memilikinya, hingga ada acara arisan atas produk-produk perawatan tersebut. 

:-( Padahal, cuma kerutan sedikit atau tubuh menjadi gemuk karena usia bertambah, itu berefek positif juga buat pengingat diri, bahwa tambah dekat antrian menuju alam barzah, lho dear! :-)
Saya perhatikan, teman-temanku, baik yang biasanya memang doyan ke salon, ke acara pengajian dan arisan ini-itu, hingga 'level'an Ustadzah dan gurunda, tergoda juga buat 'ikutan' memborong produk kecantikan fisik tersebut, astaghfirrulloh... Iklannya terlalu parah nkalee yah, segitu besar kebohongan pengiklan, toh hasilnya akan tergantung pada si pemakai masing-masing, terkait 'record kasus pada fisiknya', tata cara pemakaian, serta kedisiplinan dalam mengikuti aturan pakai produk tersebut.

Cobalah kita pikirkan kalimat Abu Azzam, "Nanti kalau Allah SWT izinkan kita menuju syurgaNya, maka gratisssss semua, termasuk muka dan tubuh kita adalah dalam keadaan yang sebagus-bagusnya.... Gak ada keriput-keriputan, gak ada bintik coklat atau hitam efek cuaca atau efek suatu makanan, gak ada bagian badan yang sakit-sakitan, semuanya kenikmatan yang utuh di dalamnya, kenikmatan dan keindahan yang tak pernah dibayangkan oleh siapa pun juga..." Masya Allah...

Berapa jam waktu yang kita gunakan untuk ke salon?! Meskipun perawatan sekujur tubuh dan muka di rumah sendiri, sejam-an?! Hitung dananya pula... >_< *minimal 4 juta rupiah, kocek dikeluarkan buat se-set produk terbaru yg lagi hangat pembicaraannya di kalangan teman-teman 'grup pebisnis cantik' sekarang ini. Naaah, -maaf banget- pas lihat hasilnya juga, duhai sobat, 'gak ada perubahan drastis---gitu aja koq, kamu yah tetap aja seorang teman cantik dan sholihat, gak berubah jadi lebih mempesona koq, hehehehe *_^... 

Justru memudar kekaguman padamu yang 'heboh-hebohan' pada alat-alat kecantikan tersebut, karena kamu seolah tak peduli akan kondisi di sekitarmu :-(. Kan dana segitu, coba langsung lempar saja ke rekening saudari kita yang kesulitan bayar bea rawatan anaknya, misal lho... Juga bisa saja cepat beli baju-baju dan makanan buat anak-anak Suriah di pengungsian, buat bantuan iuran sekolah para yatim dan dhuafa yang bertebaran di pelosok nusantara, dan banyak hal lainnya yang lebih terasa manfaatnya. :-)

Dalam suatu sesi pelatihan pengurusan jenazah muslimah, yang jadwal selanjutnya adalah pelatihan singkat tentang penggunaan sebuah produk kecantikan, sister sholihat temanku (yang akan menyampaikan tata cara pemakaian produk tersebut) ternyata mengurungkan niatnya setelah melihat balutan tubuh teman lainnya di dalam kain kafan... Masya Allah, suatu anugerah terindah, hidayahNya menelusup ke dalam rongga-rongga hatinya. Celetuknya, "Insya Allah, lain kali aja yah... Tata cara kecantikan ini soalnya urusan dunia banget. Sedangkan pelajaran memandikan jenazah tadi, bikin merinding, urusan akhirat bangeeeet..." 
Subhanalloh walhamdulillah... 'Pengakuan spontan' bahwa memang mayoritas wanita memperhatikan kondisi kecantikan buat 'hal dunia', untuk urusan cinta dunia semata.... >_<  (yeee, benar kan?! Kalau di depan suami, gak segitu lamanya kalau berdandan, iya kan?!)

Banyak suami yang sholih justru berkata, "Gak usah ribet-ribet, sayang... Aku suka kamu apa adanya, kamu gak dandan pun, sudah amat cantik..." (Iya, kan?! *_^ jujur aja yaaah...)

Kasian juga sama si mbak asisten di rumah, kudu punya tambahan pekerjaan dengan mengelap benda-benda di atas meja rias majikannya, tumpukan alat kecantikan serta jenis-jenis 'set perawatan fisik', kepikiran gak sampai hal ini?! *_* hihihi, soalnya ada maid teman yang curhat seperti ini, dear!

Nah, supaya tak pening-pening, tak fokus pada perawatan fisik nan melelahkan, simak dua hal sebagai kalimat motivasi ini :

1. Kamu selalu cantik, karena Allah SWT senantiasa menjagamu, menciptakanmu dengan sebagus-bagusnya. Camkan itu ^_^

2. Kamu makin cantik jika di kala sendirian~ ibadahmu lebih khusyuk dan lebih banyak amal baik, dibandingkan saat kamu berada di depan orang banyak. 
Noted yeah...

Sekarang tips cantik buatmu :

1---> Matamu sangat cantik, karena kamu melihat kebaikan dan kelebihan orang lain. Mata indahmu menjadi tambah tajam dengan kesabaran atas kekurangan teman-temanmu. (Psssst, bukan dengan cara diwarna-warnai dengan zat kimia itu lho...)
Semua manusia memiliki sisi tercantik di ragam hal dalam hidup, dear.... 

Basuh lelah pada wajah dengan kesegaran wudhumu, selalu... 

*Pernah kutulis di artikel lainnya tentang cantik karena wudhu nan terjaga* ^_^

2---> Miliki bibir dan mulut terindah (paling seksi, istilah orang-orang, :-D) dengan cara : Berucaplah hal-hal yang baik. (Bukan dengan pensil bibir dan pewarnanya yang mencolok...) Tahan lidah diri ketika akan berkata kasar, mencaci, atau hal buruk lainnya. Yakinkan diri bahwa orang-orang di sekitarmu 'aman' dari gangguan perkataan yang diluncurkan sang lidah. Sure, you have beautiful lips, sisters!

Duhai lidah yang cantik, tambah cantik ketika melantunkan al-Quran, ^_^ 

3---> Keseimbangan atau ketenangan, dapatkan hal ini dengan cara terus melangkah ke depan, berpegang teguh dan optimis padaNya, menggali ilmu pengetahuan, serta yakinlah bahwa kamu tak pernah sendirian. Sepanjang usia, jangan kamu hitung jumlah lemak yang bertambah atau berkurang di badan, jangan hitung kerutan pada kulit, jangan hitung bekas-bekas luka usai melahirkan, dsb... Melainkan hitunglah kenikmatan dalam menapaki keberkahan usia, berapa jumlah anak sholeh/ sholihat yang menjadi 'tabungan hakiki', berapa juta pengalaman dan jejak langkahmu di muka bumi, berapa banyak manusia terinspirasi atas akhlaq baikmu, semua hal berupa anugerahNya, tak kan mungkin bisa kita hitung, lebih dari trilyunan jumlahnya.... Apalagi ketika kita (para bunda) yg telah merasakan 'detik persalinan', pernah merasakan operasi dan teraphy atas penyakit serius, seolah telah dilimpahkanNya kesempatan 'lagi' untuk memperbaiki hidup. :-)

Percayalah sobat, sepanjang usiamu, ada yang senantiasa mencintai dan menyayangimu :-). Congrats!

Yok, kian ber #Syukur :-* 



Fabi-ayyi ala-i rabbikuma tukaththibani. Then which of the favours of your Lord will ye deny?

Duhai jiwa, Nikmat tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? #Reminder for my self.


Itu dulu yah sayang... Semoga beroleh manfaat, aamiin.
Yok, belajar dulu, belajar lagi, belajar terus, dan lagi... ^_^
 ❤ Mari silaturrahim via twitter : @bidadari_azzam 

(Still, you can visit Islamic Center Krakow, I'm here insya Allah... ;-) link islam-krakow.Poland ^_^)
Wassalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh. :-) 💖

 

Wednesday, March 19, 2014

Empat Aktivitas Sebelum Tidur

Assalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh. :-) 💖
Tahmid wa sholawat...



#Reminder nasehat dari orang tua kita sejak kecil nih, *Tiba-tiba kangeeeeeeen, ^_^ Barokalloh my parents...


Ada 4 aktivitas yang kita lakukan sebelum tidur malam, seusai berwudhu... #LoveIslam 




Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassalam 
berpesan kepada siti Aisyah r.a. Maknanya, 
"Yaa Aisyah, jangan engkau tidur sebelum melakukan empat perkara yaitu :

1. Sebelum khatam Al-Quran.
2. Sebelum menjadikan para nabi bersyafaat untukmu di hari kiamat.
3. Sebelum para muslimin meridhai engkau.
4. Sebelum engkau melaksanakan haji dan umrah.

Bertanya siti Aisyah r.a. :
“Ya Rasulullah, bagaimana aku dapat melaksanakan empat perkara seketika ?“

Rasul Shalallahu 'alaihi wassalam 
tersenyum dan bersabda :
1. Jika engkau akan tidur, membaca surat al-Ikhlas tiga kali, maka 
Seakan-akan engkau telah meng-khatamkan Al-Quran.


Bismillaahirrohmaanirrohiim...
“Qulhu Allaahu ahad' Allaahushshamad' lam yalid walam yuulad' walam yakul lahuu kufuwan ahad' (3x)”

2. Membaca shalawat untukku dan untuk para nabi sebelum aku.
Maka kami semua akan memberimu syafaat di hari kiamat.

Bismillaahirrahmaanirrahiim .
Allaahumma shallii 'alaa Muhammad wa'alaa aalii Muhammad (3x).

3. “Beristighfarlah” untuk para mukminin maka mereka akan meridhai engkau.

“Astaghfirullaahal adziim aladzii laa ilaaha illaa huwal hayyul qoyyuum wa atuubu ilaih (3x).


4. Dan perbanyaklah “bertasbih, bertahmid, bertahlil dan bertakbir”.

Maka seakan-akan engkau telah melaksanakan ibadah haji dan umrah.

Bismillaahirrahmaanirrahiim...
Subhanallaahi Walhamdulillaahi walaailaaha illallaahu allaahu akbar (3x)" 

*Ingat, kan?! Guru ngaji, uyut-uyut, kakek, nenek, emak, abah kita, sejak dulu mengingatkan hal ini... Plus diawali dengan banyak cerita atau dongeng dan legenda kalau sebelum tidur yaks... :-) Ya Allah, 
الْحَمْدُ للّهِ رَبّالْعَالَمِينَ 


Dari Abu Sa’id Ra ia berkata: Rasulullah SAW bertanya kepada para sahabatnya: “Apakah kalian merasa berat untuk membaca sepertiga Al-Qur’an setiap malam? Maka hal tersebut membuat para sahabatnya merasa berat dan mereka berkata : “Siapakah diantara kami yang mampu melaksanakannya wahai Rasulullah? Beliau menjawab: “Surat Al-Ikhlas sebanding dengan sepertiga Al-Qur’an.” (HR. Bukhori) 

*gak sampai semenit bacanya, berlimpah pahala dariNya sedemikian besar, masya Allah... Dari pada bengong, bosan, melamun kala menunggu kantuk, mending baca Quran, minimal mengulangi Quran surah al-Ikhlas dengan meresapi maknanya, dear....  

Bagaimana kalau selanjutnya, kita teruskan kebiasaan ini, dan sampaikan kepada anak-anak sebelum bobok malam juga. ;-) Gampang khan say?
*_^ semoga anak-anak kita menjadi anak-anak sholeh, yg merasakan nikmat persatuan ummat #Islam dalam ikatan ukhuwah Islamiyah nan erat di seluruh wilayah dunia, aamiin Allahumma 'aamiin...


#Foto
Nemu, idiiih, anak siapa ini ketiduran di tangga?! >_< 

Barokallohu fiikum, Salam Ukhuwah ... ^-^ ❤ Mari silaturrahim via twitter : @bidadari_azzam 

(Still, you can visit Islamic Center Krakow, I'm here insya Allah... ;-) link islam-krakow.Poland ^_^)
Wassalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh. :-) 💖

 

Tuesday, March 11, 2014

Suatu Ketika #Sajak






Suatu Ketika

Tatkala diam menjadi bahasa kita
Mataku tertutup bening nan menganak sungai
Hening adalah ukiran kata
Badai menjadi tanda baca nan membuai

Sebuah cerita sunyi
Kutatap kepingan negeri-negeri
Tiada pernah ada kata rugi
Jika petikan hikmah terselip di hati

Duhai Sang Penyejuk Jiwa
Tiada resah jika diri bercengkerama
Menunduk dalam sujud panjang 
Luruskan niat dan menuai qolbu nan lapang

Suatu ketika
Kupejamkan dua bola mata
Kilasan peristiwa berayun-padu
Alangkah indah skenario-Mu

Suatu ketika
Terkenang ratusan problema
Dalam sedetik berlalu sirna
Atas kuasa dan kehendakMu jua

Suatu ketika
Hari terpenting akan tiba
Kala senyum segar atau sesal abadi
Sebagai tanda balasan sejati

#Alhamdulillah 'ala kulli hal
*thank You, Allah....^_^

(@bidadari_azzam, KL, 2 am, 11 march 2014)


Barokallohu fiikum, Salam Ukhuwah ... ^-^ ❤ Mari silaturrahim via twitter : @bidadari_azzam 

(Still, you can visit Islamic Center Krakow, I'm here insya Allah...
 ;-) http://islam-krakow.pl ^_^)

Wassalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh. :-) 

Tentang Hati yang Keras









Assalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh. :-) 

Tahmid wa sholawat...

Dalam kehidupan di dunia ini, kondisi iman kita bergelombang, bersemangat kadang naik, juga kadang turun... tergantung pada bagaimana hati berperan mengendalikan hawa nafsu, keinginan, dan menjaga keimanan. Setiap manusia pasti memiliki "Hati", yang kita ingat bahwa sebongkah hati dapat membuat prilaku individunya bagus, dapat pula menyebabkan jasad berprilaku keji.

Hati manusia itu ada yang bersih, ada yang berlumur debu-debu dosa. Semakin tebal dosa, kian keras kondisi hati. Na'udzubillahi minzaliik... disaat hati sudah keras, kita sudah dibutakan oleh dosa, merasa tak bersalah atas gelimang dosa, enggan untuk mengingat Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Fenomena /ciri hati yang keras, sebagai berikut : 
1. Malas berbuat baik
2. Disaat ada orang membaca alqur'an, tidak ada reaksi, bahkan diri merasa bacaan alQur'an itu biasa saja.
3.Takabur, Sombong (enggan menerima kebenaran),
4. Lemah dalam mengagungkan asma Allah SWT,
5. Mementingkan kehidupan dunia, urusan dunia diutamakan.
6. Saat suara azan berkumandang, diri tak merasakan panggilan sholat, tiada pengaruh pada hatinya.

Jika ciri-ciri diatas kita rasakan, waspadalah! Harus bersegera menyatakan taubatan nasuha, jangan sampai hati kita mati dalam mengingat Allah SWT, sang pencipta semesta. 
Betapa celakanya kita, jika dihati kita cuma cinta terhadap dunia, lupa akan pertanggung jawaban kelak. Contoh nyata ketika kita mendahulukan perhitungan laba saat berdagang dari pada 'on-time' sholat fardhu di saat adzan telah berkumandang, kita lebih memilih undangan pesta dengan campur-baur lelaki dan wanita ajnabi, padahal di saat yang sama~ ada undangan majelis ilmu dengan efek lebih bermakna dan jauh lebih membawa manfaat. Astaghfirrulloh...

Penyebab hati menjadi keras, yaitu : 

1. Lalai, dalam mengingat Allah, lalai dalam beribadah, perjalanan hidup meyepelekan agama.
2. Lupa dengan adanya Kematian, merasa hidup ini adalah selamanya, seolah tidak sadar, suatu saat pasti akan kembali. Kita antri untuk mati.
3.Terlalu cinta dunia, sehingga lupa setelah dunia ini, akan ada akhirat yang abadi.
4. Lingkungan yang tidak baik, atau kawan kawan yang membawa kearah sikap tercela, maka carilah teman yang bisa membuat kita makin dekat kepada-Nya, mengingat Allah SWT setiap waktu.
5.Terlalu banyak berbuat dosa, sehingga hati sudah enggan untuk berbuat baik. Ibarat titik hitam yang kian bertambah, makin gelap hati, sehingga maksiat dianggap hal yang lumrah... Hal ini menjadi penyakit menular dalam kehidupan masyarakat muslim. Sungguh mengerikan kondisi yang sudah sering kita lihat sekarang, zina dan khamr seolah 'biasa saja', harga nyawa sangat murah, penghinaan dan celaan terhadap kaum berilmu dan manula pun menjadi hal sepele... Astaghfirrulloh...

Jangan terlena dalam kerasnya hati, mari kita perbaiki diri, jaga jiwa supaya terus-menerus membaik. Kita bertaubat, mohon ampunan kepada Allah SWT, bersungguh-sungguh dalam menjaga hati agar mantap mendekap taufiq hidayahNya, insya Allah...
Cara hati untuk bisa hidup segar kembali, adalah sbb. :

1. Mengetahui ilmu agama, menuntut ilmu agama, mengetahui mana perbuatan dosa dan apa saja yang tidak berdosa.
2. Membantu orang yang kesusahan.
3. Ziarah kubur, mengingat diri bahwa kita akan tinggal di kubur juga sebentar lagi...
4. Ingat Mati setiap hari, supaya enyah kesombongan dalam meneguk kenikmatan duniawi,
5. Tadabur al-ayat, menganalisa, mempelajari ayat-ayat alqur'an, berusaha memahaminya dengan hadir di majelis ilmu,
6.Do'a, kencangkan dzikir kepada Allah SWT, terus-menerus berdoa supaya Allah SWT memantapkan keteguhan hati dalam menaati perintahNya, dalam menjauhi laranganNya, jangan bosan berdoa.

Semoga bermanfaat, catatan diri sendiri ini adalah #MUHASABAH bagi jiwa hamba yang lemah, faghfirlii...

(Beberapa kutipan singkat, kelas #tafsir jum'at bersama Ust. Muntaha-KL)


Barokallohu fiikum, Salam Ukhuwah ... ^-^ ❤ Mari silaturrahim via twitter : @bidadari_azzam 

(Still, you can visit Islamic Center Krakow, I'm here insya Allah...
 ;-) http://islam-krakow.pl ^_^)

Wassalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh. :-)