Photobucket
Showing posts with label Love Islam. Show all posts
Showing posts with label Love Islam. Show all posts

Sunday, July 20, 2014

Aku Malu Padamu, yaa Ukhti...

Assalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh. :-) 💖

Tahmid wassholawat,



...

GAZA terus bergejolak, menampar jutaan tokoh di dunia yang masih saja sibuk berebut mahkota tahta, harta dan wanita. Tiga lokasi ‘permata dunia’ tak dipedulikan oleh kaum pecinta materi, terbiasa mengumbar obrolan tentang kemewahan kendaraan, berbelanja benda dengan merk ternama, atau berwisata tanpa tujuan taqarrub Ilallah. Yah, Gaza, Syria, dan Mesir…. Tiga lokasi yang pemberitaannya dipecah-pecah dengan bumbu fitnah sana-sini supaya ummat tetap terkota-kotak dan lupa pada identitas diri sebagai satu keluarga : muslim.


Seiring dengan ragam rasa geram, gelisah dan merinding bagi jiwa raga kita atas segala berita dari bumi para syuhada, kuutarakan rasa malu diri kepada saudariku disana, ukhti fillah… Bukan hanya para sisters Palestine yang telah populer seperti sist sarah, Ummu Nidhal, sist Andalib, Hiba, Reem Shalih, Fatimah Umar, Sist Mirvat, Hamadi, Zainab Abu Salim, Sist Wafa, dan banyak lagi. Melainkan kepada semua saudari mukminah nan istiqomah di bumi jihad itu, sungguh aku bermalu diri…


Aku malu padamu, yaa ukhti...

Ketika engkau telah menjadi yatim, piatu atau bahkan kehilangan kedua orang tua, hidupmu sejak kecil sudah terpola mengatur jadwal diri dengan mendalami kitbulloh dan sunnah rasulNya SAW. Sementara aku dan teman-teman wanita di tanah air sibuk bermain boneka, masak-masakan, dan bertabur hadiah dari ayah bunda.

Ketika engkau remaja, duhai ukhti, telah terekam kuat dalam benakmu untuk meneruskan perjuangan para syuhada… Bahkan engkau biarkan ragamu menjadi martir demi menegakkan kalimat tauhid di tanah kiblat pertama muslim sedunia. Astaghfirrulloh, ukhti… teman-teman remaja di tanah pertiwi malah sibuk bergonta-ganti pasangan demi menamai diri sebagai ‘orang modern’ yang menyerap tradisi barat.

Ketika engkau ‘ngefans’ dengan para syuhada, engkau mengenali tokoh-tokoh jihad yang senantiasa memperjuangkan keesaan Allah SWT, yaa ukhti… Kupandangi teman-teman remaja di tanah air asyik mengoleksi foto penyanyi, aktor, dan idola mereka, yang dengan sadar mereka turut menghadiahkan peluru-peluru buatmu, ukhti… Karena kaum kuffar sengaja ‘menerbitkan artis idola’ dengan mendulang dana di setiap acara konser megahnya.




Aku malu padamu, yaa ukhti...

Yaa ukhti, kutatap wajah jelitamu dengan raut ketenangan di sana, padahal jarak kita terpisah benua. Namun menelusup rasa tenang damai dalam relung jiwa, seolah tertular dari senyum semangatmu. Bagai telah lama kukenal, ketika berita tentangmu hadir, lidah turut berbisik mendoakan perjuanganmu, mata membanjir membayangkan ketegaranmu.

Beginilah rasa dalam jiwa kita, yaa ukhti, karena kita adalah sebuah bangunan utuh yang mewarisi pesan ber-illah satu sebagai wasiat Rasulullah Muhammad SAW.

Suatu hari aku membaca berita darimu, engkau berseru takbir dan bersorak girang seraya membersihkan luka saudaramu. Innalillahi, ukhti… Saudara lelakimu syahid, dan engkau ucapkan ‘congrats’ buatnya, sementara media kuffar dan teman-temanku disini sibuk mencemooh keteguhanmu.


Saat berjumpa dengan seorang saudaramu yang baru menyelesaikan sekolah di bumi Eropa, “Selanjutnya tetap meneruskan perjuangan…” ujarnya. Ia tak hanya hafiz quran, melainkan juga menyelesaikan penelitian-penelitian ilmiah yang diimpikan sejak lama, dan well done. Gelar doctor sangat berguna jika bisa mendidik generasi qurani dan mencintai jihad, bukan buat mengincar kursi ‘dosen senior’ dengan pangkat tinggi di universitas seperti desas-desus di tanah antah-berantah itu. Masya Allah, prinsip tegas yang amat kukagumi, yaa ukhti…


Sungguh, aku malu padamu, ukhti....

(Lanjutkan baca disini yah : http://www.islampos.com/aku-malu-padamu-ukhti-bidadari_azzam-122157/ ~_~ )

#Info pics : ragam berita fakta tentang #Gaza #Palestine 


 ❤ Mari silaturrahim via twitter : @bidadari_azzam 

(Still, you can visit Islamic Center Krakow, I'm here insya Allah... ;-) link islam-krakow.Poland ^_^)

Wassalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh. :-) 💖

Monday, June 30, 2014

Catatan Ramadhan (1)

Assalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Tahmid wa sholawat...


#Ramadhan Mubarok, Ramadhan kareem...

Kali ini, saya ingin berbagi secuil #Info sederhana. Yang pertama, berkenaan dengan sahur :-).



Hadits Anas r.a katanya: Rasulullah SAW bersabda: Hendaklah kamu bersahur karena di dalam bersahur itu ada keberkatannya.

عن زيد بن ثابت رضي الله عنه قال تسحرنا مع رسول الله صلى الله عليه وسلم ثم قمنا إلى الصلاة قلت كم كان قدر ما بينهما قال خمسين آية

Hadis Zaid bin Thabit r.a katanya: Kami pernah bersahur bersama Rasulullah SAW, Setelah itu kami pun mendirikan sholat Subuh. Kemudian aku bertanya: Berapakah selang waktu di antara keduanya? Baginda menjawab: Kira-kira bacaan lima puluh ayat.

Bersahur hukumnya sunnah, dan sungguh sangat besar manfaatnya, dear....

1) Manfaat untuk diri sendiri. Mendapat tenaga untuk berpuasa. Optimalkan masa sahur dengan makanan yang tepat nutrisi, bukan dengan menambahi banyak asupan kapsul 'penguat puasa'.
2) Mendapat rewards-Nya sebagai pahala kebaikan.

Meninggalkan sahur merupakan kerugian, 'taktik menghidupkan alarm' buat bersahur dapat menjadi tips buat kita. Sewaktu keluarga kami berpuasa di Krakow dan Kuwait (yang pada malam harinya, jarak waktu tidur ke waktu subuh sangat sedikit) tahun lalu, 'alarm' tambahan saya adalah : "miscall" dari dua kakakku di Indonesia. Pokoknya kalau miscall-an  mereka belum dibalas, berarti kami belum bangun untuk sahur. >_< *hihihihi, parah juga yah....

Terhitung sekitar dua atau tiga kali di setiap tahun (mulai ramadhan 2010 di Krakow), kami 'tertidur pulas' tanpa sahur di saat puasa Ramadhan, :-( hiks.... Musim panas, >_<
Mudah-mudahan tahun ini, di Kuala Lumpur 'full suhoor' sebulan penuh, aamiin...

Tips sahur sederhana di keluargaku adalah : 
1. Biasakan untuk makan buah-buahan di waktu jeda saat bangun tengah malam selagi menyiapkan menu utama. Misalkan kurma, mangga, pisang, apel yang dipotong kecil-kecil, dll.

2. Makan nasi tidak banyak. *Hmmm, dulu waktu di Krakow, justru seringnya hanya makan sahur berupa roti gandum pakai keju, yogurt dan minum tanpa gula. Bahkan sulungku lebih kuat, makan sereal dan minum susu saja, padahal puasa kita disana sekitar 21 jam-an. Bang Azzam POL puasanya di empat musim panas berturut-turut, di dua benua berbeda itu sejak 4 tahun lalu. ^_^ masya Allah!

Kalaupun makan nasi, yang dibanyakin adalah lauk dan sayurnya. Hmmmm, dan biasanya kami jarang pakai menu gorengan, 'terasa gak nyaman pas baca quran'. Lauk biasa saya steam atau rebusan.

3. Milih minuman : Hindari soft-drink, tentunya. Perbanyak air putih. Meskipun jadi tambah lancar ke WC karena mau buang air kecil. Biasanya kami minum susu atau teh tanpa gula, atau tehnya pakai madu. Lanjut ditutup dengan air putih hangat. #Alhamdulillah segar! 
Kecukupan air putih kita bisa ditengok dari warna urine, kalau bukan bening jernih, berarti masih kurang minum tuh.... ;-)

#Info kedua, berkenaan dengan 'candid camera' hehehehe... Berhasil ngejepret #Triokids seusai mandi, that's special-time... Ternyata bang Azzam 'ngelonin' adik-adiknya seraya baca #Quran, sementara emaknya sedang beberes pas pulang dari belanja di siang pertama ramadhan 1435 hijriyyah kemarin. Masya Allah, semoga anak-anak ini berada dalam penjagaan terbaikMU, aamiin....


Pic : 
@bidadari_azzam: #Ramadhan #Picture #Family #TrioKids #KL
A big one is reading #Quran  until his two little brothers sleep, Masya Allah! 
#Alhamdulillah 

Lanjut... #Info ketiga adalah nasehat ketika berbuka puasa, ;-), *Repost sebagai pengingat diri setiap tahunnya.

Adab-adab berbuka puasa:

1. Menyegerakan berbuka puasa ketika sudah masuk waktu magrib. Ini sunnah Nabi & untuk menyelisihi Yahudi & Nasrani. Rasululloh SAW bersabda, “Manusia senantiasa diiringi kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka puasa.” (HR Bukhari & Muslim)

2. Berbuka puasa itu sebelum shalat magrib. Dari Anas berkata, “Rasulullah SAW berbuka puasa sebelum beliau shalat.” (HR Abu Daud, hadits hasan)

3. Berbuka puasa dengan apa? Dari Anas bin Malik berkata, “Nabi berbuka puasa dengan beberapa kurma basah sebelum beliau shalat. Jika tak ada kurma basah maka dengan kurma kering. Jika tidak ada kurma kering maka beliau minum beberapa teguk air putih.” (HR Abu Daud, hadits shahih)

4. Dari hadits di atas dipahami bahwa berbuka puasa itu maksudnya membatalkan puasa dengan memakan makanan tertentu atau meminum air putih. Jadi berbuka puasa yg dimaksud bukan berupa sepiring nasi lengkap dengan lauk pauk & air minum. Dalam masyarakat kita, berbuka puasa yg dimaksud hadits di atas disebut takjil. Setelah membatalkan puasa dengan takjil, kemudian shalat magrib. Dengan demikian, shalat maghrib tidak tertunda lama.

5. Termasuk sunnah Nabi SAW, sederhana dalam berbuka puasa & berbuka puasa dengan apa yg ada, tidak mengada-ada dalam hidangan berbuka puasa karena hakikat puasa itu adalah ibadah kepada Allah SWT dengan menahan hawa nafsu.

6. Doa yg dibaca ketika berbuka puasa. Rasululloh SAW bersabda, “Orang yg berpuasa memiliki doa yg tidak akan ditolak yaitu ketika berbuka puasa.” (HR Ibnu Majah, hadits shahih)

Beliau membaca doa ketika berbuka puasa,

ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوْقُ، وَثَبَتَ اْلأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللهُ

Telah hilang dahaga, telah basah kerongkongan, & telah ditetapkan pahala, jika Allah menghendaki. (HR Abu Daud, hadits shahih)

بارك الله فيكم

Itu dulu yah...
Yok, belajar lagi, belajar terus, dan lagi... ^_^
 ❤ Mari silaturrahim via twitter : @bidadari_azzam 

(Still, you can visit Islamic Center Krakow, I'm here insya Allah... ;-) link islam-krakow.Poland ^_^


وَالسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ

Sunday, June 29, 2014

Ramadhan Mubarok!

Assalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh. :-) 
Tahmid wassholawat...







Ahlan wa sahlan...
Yaa Ramadhan Kariim, Ramadhan Mubarok!

Selamat datang tamu agung yg dinanti-nantikan oleh seluruh muslim beriman... #Alhamdulillah bulan mulia nan dirindukan ini telah hadir, hidangan istimewa berupa bonus-bonus tabungan 'rewards-Nya' pun telah siap direbut, teristimewa kehadiran malam lailatul qodar, nan lebih baik dari seribu bulan, masya Allah!

Seiring awal masuk Ramadhan Mubarok, Saya sekeluarga memohon maaf atas segala khilaf, semoga kita semua berhasil meningkatkan kualitas ibadah, melakukan 'apa-apa yg terbaik' di hadapanNya, aamiin...




Duhai Allah, berikan kemudahan bagi kami semua dalam menjalani Ibadah Ramadhan 1435 H, aamiin...

Semoga sahabat-sahabat mendapatkan Rahmat kasih sayang-Nya, ampunan Allah SWT atas segala dosa-dosa, dan Allah berkenan menjaga diri kita sekeluarga dari siksa api neraka, serta meraih derajat Taqwa yang istiqomah hingga akhir hayat... Khusnul khotimah, aamiin yaa Robb.

Selamat Menikmati Indahnya Ramadhan dan Manisnya Iman, dalam keberkahan Allah SWT...



Mari silaturrahim via twitter : @bidadari_azzam 

(Still, you can visit Islamic Center Krakow, I'm here insya Allah... ;-) link islam-krakow.Poland ^_^)
Wassalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh. :-) 💖

Wednesday, May 7, 2014

Sabar, Sabar dan Tetap Sabar ^_^



Assalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh. :-) 💖

Tahmid wa sholawat...


Seluruh manusia pasti merasakan masalah. Tidak ada seorang pun di dunia ini yang lahir dan menjalani kehidupan dengan tanpa problema atau permasalahan, kecuali mereka yang telah terbaring di dalam tanah pekuburan. 

Saat ditimpa suatu masalah ---terutama problema yang banyak kaitannya, atau suatu permasalahan kompleks dengan keterlibatan banyak pihak dan efek-efeknya di kemudian hari, banyak di antara kita yang merasa 'musibah telah datang', berat sekali dalam menjalani hari... Padahal sungguh, di saat ini, bagaimanakah besar nilai keimanan kita tengah di uji. Seberapa tegarkah kita dalam mengatasi masalah-masalah itu? Serta bagaimana 'suara' atau sikap kita dalam melalui proses penyelesaian masalah tersebut? Allah SWT makin cinta dengan kita, maka makin bervariasi cara-Nya dalam melimpahkan ujian kepada kita, baik berupa nikmat suka cita, maupun nikmat permasalahan yang ada setiap hari.




Kunci mencari solusi tepat dalam setiap permasalahan adalah "Bertanya, meminta jawaban kepada Sang Maha Pemberi, yang juga melimpahkan problema tersebut atas izin dan kuasaNYA", maka sikap selanjutnya bagi kita hanyalah terus bersyukur dan bersabar.

Melatih kesabaran salah satunya adalah dengan cara menahan lisan dari keluhan, sebab keluh kesah biasanya dimaknai sebagai tanda kurang bersyukur.



Ketika masalah beragam datang, bersabar dirasa berat, logika seolah tak mampu lagi mengatasinya, maka marilah kita perbanyak istighfar dan terus berusaha memohon hanya kepada-Nya. Tak terhitung jumlah manusia yang meminta kepada selain-Nya di kala kalut, gundah dan resah, sehingga jatuh ke dalam kemusyrikan, naudzubillahi minzaliik...

Bersabar itu menunjukkan kita ridho atas qodho dan qodarNya, dan terus bersikap optimis dalam menyelesaikan permasalahan tersebut. Sedikit tips supaya diri kita kian merasakan manisnya kesabaran, saat problema datang, marilah kita lakukan hal ini :

1. Berwudhu, mantapkan untuk sholat fardhu di awal waktunya, serta perbanyak sholat sunnah. 

2. Membaca ayat-ayat al-Quran, resapi maknanya, tekankan dalam hati bahwa "Laa yukallifullahu nafsan illa wus'aha.." “Allah tidak akan membebani seseorang melainkan dengan kesanggupannya.. (QS. Al-Baqarah:286). Teruskan memperbanyak dzikir, mantapkan hati bahwa : 

 - لاَ هَوْلَ وَلاَ قُوَّتَ اِلاَّبِاللّهِ. La haula wa la quwwata illa billah. 

(Tiada daya dan tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah semata-mata).

3. Tengoklah alam, pantai, langit biru, pepohonan dengan rimbun daun hijau berseri, suara burung, katak, dsb... Betapa cantik alam ini, begitu indah dan amat sayang jika kita lalai dalam mensyukuri kebesaran Allah, tata letak semesta nan indah ini dengan segala perangkat komplet tentu 'lebih pantas' untuk dipuji dari pada dicemberuti. Subhanalloh walhamdulillah, betapa trilyunan nikmat tercurah kepada kita, masa' sih hanya gara-gara satu - dua problema, lalu menjadikan kita manyun, sebel, bahkan kufur terhadap nikmat-Nya?! Naudzubillah, faghfirlana... >_<

4. Ingatlah bahwa banyak manusia lainnya yang memiliki problema lebih banyak, lebih beragam, bahkan bersikap lebih bijak dari pada kita. "Mereka dapat bijak memetik hikmah dalam menemukan solusi, lantas kenapa diri kita tidak bisa?!" :-)

5. Ingatlah bahwa para nabi dan rasul pun 'sama', seluruh usia hidup mereka dipergunakan untuk perjuangan yang tak pernah putus asa. Mereka memiliki ujian permasalahan yang jauh lebih dahsyat dari pada hal yang menimpa kita, tentu kita harus introspeksi diri, kita sering lupa dan lalai, serta malas 'mengulangi renungan' pelajaran-pelajaran lama. Sesungguhnya tatkala kita mengenang shirah para nabi, maka kita bermalu diri jika tidak bersabar, sebab problema kita hari ini---belum sampai seujung kuku dibandingkan dengan perjuangan para nabi Allah SWT tersebut.


6. Renungkan bahwa waktu selalu berlari... hidup bagaikan roda sepeda, kadang bertumpuk problema, kadang bertumpuk senyum dan tawa girang pula, inilah nikmat 'masa hidup', masa 'naik level' setiap melalui permasalahan yang seabrek-abrek, masa memperbanyak amal shalih, masa aktif kreatif jiwa raga dalam memperbaiki kualitas diri. Insya Allah... Musibah terbesar adalah apabila kita kian jauh dari jalan keridhoan-Nya.

7. Senyum sabar, terus menerus belajar bersabar, dapat menularkan kebahagiaan kepada orang sekitar, kebaikan bagi lingkungan kita, juga menjadi perhitungan amal kebajikan di sisiNya. Bukankah duri yang menyakiti telapak kaki, atau saat tersandung pun ada 'dosa berguguran' sebagai balasan buat kita? Masya Allah, Maka kita manfaatkan setiap momen 'banyak masalah', kita isi dengan selalu sabar, sabar dan terus bersabar :-).


Itu dulu yah sayang... Semoga beroleh banyak manfaat, aamiin.
Yok, belajar dulu, belajar lagi, belajar terus, dan lagi... ^_^
 ❤ Mari silaturrahim via twitter : @bidadari_azzam 

(Still, you can visit Islamic Center Krakow, I'm here insya Allah... ;-) link islam-krakow.Poland ^_^)
Wassalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh. :-) 💖

 

Monday, May 5, 2014

Segenggam Mutiara Pagi


Assalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh. :-) 

Tahmid wassholawat...
Tengah malam, asyik kubaca pesan-pesan, buku mini, atau tausiyah dari saudari-saudari nan sholihat, beginilah jadinya~ mata tak mengantuk, seolah ingin melotot sampai pagi >_<... (Mungkin ini efek buruk kalau doyan baca yah, hihihihi, jgn ditiru... Jangan bobok terlalu larut yah, dear!)



"Nasehat adalah Mutiara :-)"

---------->1. 

Umar bin Khathab menulis surat kepada anaknya yang bernama Abdullah...

"Amma ba'du..
Sesungguhnya siapa yang bertaqwa kepada Allah,
Allah akan menjaganya...
Siapa yang bertawakkal kepadaNya,
Allah akan mencukupinya..
Siapa yang bersyukur kepada Allah,
Allah akan memberinya tambahan..
Siapa yang berinfaq,
Allah akan memberinya balasan..

Jadikanlah taqwa menjadi kemakmuran hatimu dan pembening matamu..
Karena tidak amal bagi yang tidak punya niat..

Tidak ada kebaikan bagi yang yang tidak punya rasa takut kepadaNya..."

(Al aqdul farid 3/114)

Nasehat orang tua yang amat bijak, yang menginginkan kebaikan untuk anaknya.
Bukan hanya kebaikan saat di dunia, Cita yang terbesar adalah kebaikan akhirat...

الْحَمْدُ للّهِ رَبّالْعَالَمِينَ  atas inspirasi dari khalifah yang mulia ini, *jadi berkaca* Apakah nasehat buat anak-anak kita hari ini? Dan apakah kita telah menjalankan nasehat dari ibu bapak kita? :-/ faghfirlana...




----------> 2.

Suatu ketika ada seseorang mendatangi Imam Ahmad bin Hambal, lalu ia berkata,
"Semoga Allah memberkahimu, berilah aku nasihat..."

Sang Imam pun seraya memberi petuah,
"Jika kamu sudah mengetahui bahwa Allah pasti menjamin rezekimu, kenapa kamu terlalu ngotot & menghalalkan segala cara untuk mendapatkannya?"

"Bila Allah sudah pasti mengganti setiap apa yg kamu infakkan di jalan Allah, lalu untuk apa kamu pelihara sifat pelit & kikir itu, dan apa manfaatnya?"

"Kalau Syurga & nikmatnya sudah pasti, lalu kenapa kamu membiarkan dirimu dilalaikan oleh urusan Fana duniamu?"

"Jika Neraka adalah sesuatu yang pasti, bukan mimpi & bukan khayalan, kenapa masih berani bermaksiat?"


"Bila semua orang tahu, bahwa Dunia ini fana & semu, kenapa masih banyak orang yang tidak mampu beribadah dengan dunianya, justru lebih banyak yang disombongkan & dilalaikan olehnya?"

"Kalau kita semua sadar bahwa setiap harta kita pasti akan dihisab, lalu kenapa kita masih  suka menumpuk-numpuk harta benda, tak peduli terhadap sumbernya & penggunaannya serta tak mampu memanfaatkannya dengan berada di jalan Allah?"

Ya Allah... Kenapa kami masih sukar 'praktek', doyan dengan 'teori' melulu? :-'(
Jagalah hati kami agar tetap mampu berdzikir kepada-Mu sepanjang waktu, mohon ampunan atas kebodohan dan kelemahan diri ini, fagfirlana...

آمينَ يَا مُجِيبَ السَّائِلِينَ


----------> 3.

::: Empat Jenis Teman :::

Berteman merupakan perkara lumrah manusia selaku makhluk sosial, mari kita jaga rambu-rambu Islam, 
selektiflah dalam berteman...

Ibnul Qayyim rahimahullah membagi teman dalam 4 bagian, yaitu :

1. Teman bergaul laksana makanan yang tidak dapat ditinggalkan walau sehari pun.

Mereka adalah para ulama’, teman-teman nan sholeh... Bergaul dengan kelompok ini membawa keuntungan besar, di dunia hingga kelak di akhirat, insya Allah...

2. Teman bergaul bagaikan obat, yang dibutuhkan kala sakit.

Kita membutuhkan mereka untuk memenuhi keperluan hidup, semisal: rekan kerja, tetangga-tetangga, kerabat.

3. Teman bergaul bagaikan penyakit, dengan berbagai tingkatan dan macamnya.

Berkawan dengannya tidaklah memberikan keuntungan dunia, terlebih lagi buat akhirat.

Termasuk dalam bagian ini adalah kawan yang malas belajar, doyan gossip, iri dengki, pembenci, suka ghibah, dan lainnya.

4. Teman bergaul yang membawa kebinasaan, seperti racun bagi kita. :-(

Merekalah para penyeru kesesatan, orang yang gemar berbuat dosa dan maksiat, tiada takut melakukan dosa besar, selalu menggoda untuk melakukan sikap prilaku buruk dan tercela, serta yang semisalnya.

(Bada’iul Fawaid; Ibnul Qayyim)
~_~ astaghfirrulloh...



Hati ini lemah. Maka jagalah ia dengan berkawan kepada teman yang shalih...

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

ﺍﻟﻤﺮﺀ ﻋﻠﻰ ﺩﻳﻦ ﺧﻠﻴﻠﻪ ﻓﻠﻴﻨﻈﺮ ﺃﺣﺪﻛﻢ ﻣﻦ ﻳﺨﺎﻟﻞ

“Agama seseorang sesuai dengan agama teman dekatnya. Hendaklah kalian melihat siapakah yang menjadi teman dekatnya…” (HR. Abu Daud, Tirmidzi, Silsilah Ash-Shahihah: 927)

Maafkanlah hati, perbuatan, dan lisan ini yang tanpa sengaja dan mungkin disengaja telah menyakiti hati para kawan/sahabat dimana pun berada. Berilah diri ini nasehat, berbagi tausiyah supaya saling menguatkan.... Semoga dengan begitu, iman-iman kita akan tetap terjaga, karena ada kawan yang membersamai di waktu "rawan".



*Semoga Allah SWT menjadikan kita bersahabat hingga ke jannahNYA, aaamiin....*

Aamin allahumma aamiin...
Barokallohu fiikum, Salam Ukhuwah ... ^-^ ❤ Mari silaturrahim via twitter : @bidadari_azzam 

(Still, you can visit Islamic Center Krakow, I'm here insya Allah... ;-) link islam-krakow.Poland ^_^)
Wassalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh. :-) 💖



Sunday, May 4, 2014

Gel Gula Buat Bayi Telah Dikenal Islam Lebih Dulu

Assalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh. :-) 💖




GEL Gula-Terapi ini membantu bayi prematur, bunyi berita utama di akhir tahun lalu pada berita dunia. Dosis gula diberikan dalam bentuk gel, lalu digosok ke bagian dalam pipi adalah cara yang murah dan efektif untuk melindungi bayi prematur terhadap kerusakan otak, kata para ahli.


Gula darah sangat rendah mempengaruhi sekitar satu dari 10 bayi yang lahir terlalu dini. Jika tak segera disikapi, dapat menyebabkan kerusakan permanen.


Para peneliti dari Selandia Baru menguji terapi gel pada 242 bayi di bawah perawatan mereka, lalu berdasarkan hasil, mereka katakan bahwa sekarang terapi ini harus menjadi pengobatan lini pertama.

Banyak pakar lainnya di Eropa dan Amerika pun mengikuti kajian ilmiah mengenai gel gula tersebut. Pekerjaan mereka diterbitkan dalam The Lancet, penelitian ini menilai apakah pengobatan dengan dextrose gel lebih efektif dalam menguatkan bayi prematur.

Neil Marlow, dari Institut Kesehatan Perempuan di University College London, mengatakan bahwa meskipun gel dekstrosa telah masuk ke dalam makanan pertama bayi, temuan ini menyarankan bahwa hal ini harus dikembangkan sebagai pengobatan.

“Kami sekarang memiliki bukti berkualitas tinggi bahwa dosis gula ini adalah amat berharga,” ujarnya.

Andy Col, kepala eksekutif bayi prematur Yayasan Bliss, mengatakan, “Ini adalah bagian yang sangat menarik dari penelitian baru dan kami selalu menyambut apa pun yang memiliki potensi untuk meningkatkan hasil terbaik bagi bayi yang lahir prematur atau sakit….”

“Ini adalah biaya pengobatan yang efektif dan dapat mengurangi penerimaan ke layanan perawatan intensif, yang sudah bekerja pada tingkat kapasitas tinggi,” tambahnya.

“Sementara hasil awal dari penelitian ini menunjukkan manfaat bagi bayi yang lahir dengan gula darah rendah, jelas ada penelitian lebih lanjut dengan harus menerapkan pengobatan ini. Biaya dosis gel gula adalah sekitar 1 Poundsterling saja…”


Tahnik Bayi Dalam Islam

Lebih dari 1400 tahun yang lalu, ketika seorang anak lahir, utusan-Nya ( Baginda ShalAllahu alaihi wa sallam) melakukan sunnah untuk mengambil sebagian kecil dari kurma dan beliau tempatkan dalam mulutnya. Nabi SAW kemudian mengunyah kurma itu sampai lembut dan kemudian dia akan gosok ke langit-langit mulut bayi yang baru lahir. Ini disebut “Tahneek”, islam sudah mengenalnya selama sekian belas abad yang lalu.

Sebagaimana diriwayatkan oleh al-Bukhari dan Muslim dari hadits Abu Burdah dari Abu Musa, dia berkata,

وُلِدَ لِى غُلاَمٌ فَأَتَيْتُ بِهِ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- فَسَمَّاهُ إِبْرَاهِيمَ وَحَنَّكَهُ بِتَمْرَةٍ

“Pernah dikaruniakan kepadaku seorang anak laki-laki, lalu aku membawanya ke hadapan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka beliau memberinya nama Ibrahim dan mentahniknya dengan sebuah kurma.” (Dikeluarkan oleh Al-Bukhari (5467 Fathul Bari) Muslim (2145 Nawawi), Ahmad (4/399), Al-Baihaqi dalam Al-Kubra (9/305) dan Asy-Syu’ab karya beliau (8621, 8622)

Adapun pengertian tahnik dijelaskan pula oleh Ibnu Hajar al-Asqalani rahimahullah, yang maknanya, “Tahnik ialah mengunyah sesuatu kemudian meletakkan/memasukkannya ke mulut bayi, lalu menggosok-gosokkan ke langit-langit mulutnya. Dilakukan demikian kepada bayi agar supaya ia terlatih terhadap makanan dan untuk menguatkannya. Dan yang patut dilakukan ketika mentahnik hendaklah mulut bayi tersebut dibuka sehingga sesuatu yang telah dikunyah masuk ke dalam perutnya. Dan yang lebih utama ketika mentahnik ialah dengan kurma kering (tamr). Jika tidak mudah mendapatkan kurma kering (tamr), maka dengan kurma basah (ruthab). Dan kalau tidak ada kurma dengan sesuatu yang manis dan tentunya madu lebih utama dari yang lainnya (kecuali kurma).”(Fathul Bari, 9:558, Darul Ma’rifah, Beirut, 1379 H, syamilah)

Hikmah tahnik adalah agar yang paling pertama masuk di perut bayi adalah sesuatu yang manis dan ketika itu berdoa mengharapkan keberkahan.

Hari ini, lebih dari 1400 tahun kemudian – BBC News melaporkan bahwa “para ahli” mereka mengatakan,  “Sebuah dosis gula diberikan sebagai gel, digosok ke bagian dalam pipi adalah cara yang murah dan efektif untuk melindungi bayi prematur terhadap kerusakan otak…”


#Islam memang informasi terdepan, masya Allah... subhanalloh walhamdulillah wa laa ilaha illallohu Allahu Akbar!
Wallohu a'lam bisshowab.

Barokallohu fiikum, Salam Ukhuwah ... ^-^ ❤ Mari silaturrahim via twitter : @bidadari_azzam 




(Still, you can visit Islamic Center Krakow, I'm here insya Allah... ;-) link islam-krakow.Poland ^_^)
Wassalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh. :-) 💖

Saturday, April 5, 2014

Tips Cantik Setiap Waktu

Assalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh. :-) 
Tahmid wassholawat ^_^




Baru diingatkan dalam sebuah tausiyah saudariku nan sholihat... Kushare disini yah, :-)

Ini gara-gara tambah banyaknya perlengkapan tata rias (termasuk produk-produk skin-care) 'gentayangan', dari yang 'abal-abal', hingga yang merk-merk beken, sampai banyak muslimah tergoda untuk memilikinya, hingga ada acara arisan atas produk-produk perawatan tersebut. 

:-( Padahal, cuma kerutan sedikit atau tubuh menjadi gemuk karena usia bertambah, itu berefek positif juga buat pengingat diri, bahwa tambah dekat antrian menuju alam barzah, lho dear! :-)
Saya perhatikan, teman-temanku, baik yang biasanya memang doyan ke salon, ke acara pengajian dan arisan ini-itu, hingga 'level'an Ustadzah dan gurunda, tergoda juga buat 'ikutan' memborong produk kecantikan fisik tersebut, astaghfirrulloh... Iklannya terlalu parah nkalee yah, segitu besar kebohongan pengiklan, toh hasilnya akan tergantung pada si pemakai masing-masing, terkait 'record kasus pada fisiknya', tata cara pemakaian, serta kedisiplinan dalam mengikuti aturan pakai produk tersebut.

Cobalah kita pikirkan kalimat Abu Azzam, "Nanti kalau Allah SWT izinkan kita menuju syurgaNya, maka gratisssss semua, termasuk muka dan tubuh kita adalah dalam keadaan yang sebagus-bagusnya.... Gak ada keriput-keriputan, gak ada bintik coklat atau hitam efek cuaca atau efek suatu makanan, gak ada bagian badan yang sakit-sakitan, semuanya kenikmatan yang utuh di dalamnya, kenikmatan dan keindahan yang tak pernah dibayangkan oleh siapa pun juga..." Masya Allah...

Berapa jam waktu yang kita gunakan untuk ke salon?! Meskipun perawatan sekujur tubuh dan muka di rumah sendiri, sejam-an?! Hitung dananya pula... >_< *minimal 4 juta rupiah, kocek dikeluarkan buat se-set produk terbaru yg lagi hangat pembicaraannya di kalangan teman-teman 'grup pebisnis cantik' sekarang ini. Naaah, -maaf banget- pas lihat hasilnya juga, duhai sobat, 'gak ada perubahan drastis---gitu aja koq, kamu yah tetap aja seorang teman cantik dan sholihat, gak berubah jadi lebih mempesona koq, hehehehe *_^... 

Justru memudar kekaguman padamu yang 'heboh-hebohan' pada alat-alat kecantikan tersebut, karena kamu seolah tak peduli akan kondisi di sekitarmu :-(. Kan dana segitu, coba langsung lempar saja ke rekening saudari kita yang kesulitan bayar bea rawatan anaknya, misal lho... Juga bisa saja cepat beli baju-baju dan makanan buat anak-anak Suriah di pengungsian, buat bantuan iuran sekolah para yatim dan dhuafa yang bertebaran di pelosok nusantara, dan banyak hal lainnya yang lebih terasa manfaatnya. :-)

Dalam suatu sesi pelatihan pengurusan jenazah muslimah, yang jadwal selanjutnya adalah pelatihan singkat tentang penggunaan sebuah produk kecantikan, sister sholihat temanku (yang akan menyampaikan tata cara pemakaian produk tersebut) ternyata mengurungkan niatnya setelah melihat balutan tubuh teman lainnya di dalam kain kafan... Masya Allah, suatu anugerah terindah, hidayahNya menelusup ke dalam rongga-rongga hatinya. Celetuknya, "Insya Allah, lain kali aja yah... Tata cara kecantikan ini soalnya urusan dunia banget. Sedangkan pelajaran memandikan jenazah tadi, bikin merinding, urusan akhirat bangeeeet..." 
Subhanalloh walhamdulillah... 'Pengakuan spontan' bahwa memang mayoritas wanita memperhatikan kondisi kecantikan buat 'hal dunia', untuk urusan cinta dunia semata.... >_<  (yeee, benar kan?! Kalau di depan suami, gak segitu lamanya kalau berdandan, iya kan?!)

Banyak suami yang sholih justru berkata, "Gak usah ribet-ribet, sayang... Aku suka kamu apa adanya, kamu gak dandan pun, sudah amat cantik..." (Iya, kan?! *_^ jujur aja yaaah...)

Kasian juga sama si mbak asisten di rumah, kudu punya tambahan pekerjaan dengan mengelap benda-benda di atas meja rias majikannya, tumpukan alat kecantikan serta jenis-jenis 'set perawatan fisik', kepikiran gak sampai hal ini?! *_* hihihi, soalnya ada maid teman yang curhat seperti ini, dear!

Nah, supaya tak pening-pening, tak fokus pada perawatan fisik nan melelahkan, simak dua hal sebagai kalimat motivasi ini :

1. Kamu selalu cantik, karena Allah SWT senantiasa menjagamu, menciptakanmu dengan sebagus-bagusnya. Camkan itu ^_^

2. Kamu makin cantik jika di kala sendirian~ ibadahmu lebih khusyuk dan lebih banyak amal baik, dibandingkan saat kamu berada di depan orang banyak. 
Noted yeah...

Sekarang tips cantik buatmu :

1---> Matamu sangat cantik, karena kamu melihat kebaikan dan kelebihan orang lain. Mata indahmu menjadi tambah tajam dengan kesabaran atas kekurangan teman-temanmu. (Psssst, bukan dengan cara diwarna-warnai dengan zat kimia itu lho...)
Semua manusia memiliki sisi tercantik di ragam hal dalam hidup, dear.... 

Basuh lelah pada wajah dengan kesegaran wudhumu, selalu... 

*Pernah kutulis di artikel lainnya tentang cantik karena wudhu nan terjaga* ^_^

2---> Miliki bibir dan mulut terindah (paling seksi, istilah orang-orang, :-D) dengan cara : Berucaplah hal-hal yang baik. (Bukan dengan pensil bibir dan pewarnanya yang mencolok...) Tahan lidah diri ketika akan berkata kasar, mencaci, atau hal buruk lainnya. Yakinkan diri bahwa orang-orang di sekitarmu 'aman' dari gangguan perkataan yang diluncurkan sang lidah. Sure, you have beautiful lips, sisters!

Duhai lidah yang cantik, tambah cantik ketika melantunkan al-Quran, ^_^ 

3---> Keseimbangan atau ketenangan, dapatkan hal ini dengan cara terus melangkah ke depan, berpegang teguh dan optimis padaNya, menggali ilmu pengetahuan, serta yakinlah bahwa kamu tak pernah sendirian. Sepanjang usia, jangan kamu hitung jumlah lemak yang bertambah atau berkurang di badan, jangan hitung kerutan pada kulit, jangan hitung bekas-bekas luka usai melahirkan, dsb... Melainkan hitunglah kenikmatan dalam menapaki keberkahan usia, berapa jumlah anak sholeh/ sholihat yang menjadi 'tabungan hakiki', berapa juta pengalaman dan jejak langkahmu di muka bumi, berapa banyak manusia terinspirasi atas akhlaq baikmu, semua hal berupa anugerahNya, tak kan mungkin bisa kita hitung, lebih dari trilyunan jumlahnya.... Apalagi ketika kita (para bunda) yg telah merasakan 'detik persalinan', pernah merasakan operasi dan teraphy atas penyakit serius, seolah telah dilimpahkanNya kesempatan 'lagi' untuk memperbaiki hidup. :-)

Percayalah sobat, sepanjang usiamu, ada yang senantiasa mencintai dan menyayangimu :-). Congrats!

Yok, kian ber #Syukur :-* 



Fabi-ayyi ala-i rabbikuma tukaththibani. Then which of the favours of your Lord will ye deny?

Duhai jiwa, Nikmat tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? #Reminder for my self.


Itu dulu yah sayang... Semoga beroleh manfaat, aamiin.
Yok, belajar dulu, belajar lagi, belajar terus, dan lagi... ^_^
 ❤ Mari silaturrahim via twitter : @bidadari_azzam 

(Still, you can visit Islamic Center Krakow, I'm here insya Allah... ;-) link islam-krakow.Poland ^_^)
Wassalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh. :-) 💖

 

Wednesday, March 19, 2014

Empat Aktivitas Sebelum Tidur

Assalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh. :-) 💖
Tahmid wa sholawat...



#Reminder nasehat dari orang tua kita sejak kecil nih, *Tiba-tiba kangeeeeeeen, ^_^ Barokalloh my parents...


Ada 4 aktivitas yang kita lakukan sebelum tidur malam, seusai berwudhu... #LoveIslam 




Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassalam 
berpesan kepada siti Aisyah r.a. Maknanya, 
"Yaa Aisyah, jangan engkau tidur sebelum melakukan empat perkara yaitu :

1. Sebelum khatam Al-Quran.
2. Sebelum menjadikan para nabi bersyafaat untukmu di hari kiamat.
3. Sebelum para muslimin meridhai engkau.
4. Sebelum engkau melaksanakan haji dan umrah.

Bertanya siti Aisyah r.a. :
“Ya Rasulullah, bagaimana aku dapat melaksanakan empat perkara seketika ?“

Rasul Shalallahu 'alaihi wassalam 
tersenyum dan bersabda :
1. Jika engkau akan tidur, membaca surat al-Ikhlas tiga kali, maka 
Seakan-akan engkau telah meng-khatamkan Al-Quran.


Bismillaahirrohmaanirrohiim...
“Qulhu Allaahu ahad' Allaahushshamad' lam yalid walam yuulad' walam yakul lahuu kufuwan ahad' (3x)”

2. Membaca shalawat untukku dan untuk para nabi sebelum aku.
Maka kami semua akan memberimu syafaat di hari kiamat.

Bismillaahirrahmaanirrahiim .
Allaahumma shallii 'alaa Muhammad wa'alaa aalii Muhammad (3x).

3. “Beristighfarlah” untuk para mukminin maka mereka akan meridhai engkau.

“Astaghfirullaahal adziim aladzii laa ilaaha illaa huwal hayyul qoyyuum wa atuubu ilaih (3x).


4. Dan perbanyaklah “bertasbih, bertahmid, bertahlil dan bertakbir”.

Maka seakan-akan engkau telah melaksanakan ibadah haji dan umrah.

Bismillaahirrahmaanirrahiim...
Subhanallaahi Walhamdulillaahi walaailaaha illallaahu allaahu akbar (3x)" 

*Ingat, kan?! Guru ngaji, uyut-uyut, kakek, nenek, emak, abah kita, sejak dulu mengingatkan hal ini... Plus diawali dengan banyak cerita atau dongeng dan legenda kalau sebelum tidur yaks... :-) Ya Allah, 
الْحَمْدُ للّهِ رَبّالْعَالَمِينَ 


Dari Abu Sa’id Ra ia berkata: Rasulullah SAW bertanya kepada para sahabatnya: “Apakah kalian merasa berat untuk membaca sepertiga Al-Qur’an setiap malam? Maka hal tersebut membuat para sahabatnya merasa berat dan mereka berkata : “Siapakah diantara kami yang mampu melaksanakannya wahai Rasulullah? Beliau menjawab: “Surat Al-Ikhlas sebanding dengan sepertiga Al-Qur’an.” (HR. Bukhori) 

*gak sampai semenit bacanya, berlimpah pahala dariNya sedemikian besar, masya Allah... Dari pada bengong, bosan, melamun kala menunggu kantuk, mending baca Quran, minimal mengulangi Quran surah al-Ikhlas dengan meresapi maknanya, dear....  

Bagaimana kalau selanjutnya, kita teruskan kebiasaan ini, dan sampaikan kepada anak-anak sebelum bobok malam juga. ;-) Gampang khan say?
*_^ semoga anak-anak kita menjadi anak-anak sholeh, yg merasakan nikmat persatuan ummat #Islam dalam ikatan ukhuwah Islamiyah nan erat di seluruh wilayah dunia, aamiin Allahumma 'aamiin...


#Foto
Nemu, idiiih, anak siapa ini ketiduran di tangga?! >_< 

Barokallohu fiikum, Salam Ukhuwah ... ^-^ ❤ Mari silaturrahim via twitter : @bidadari_azzam 

(Still, you can visit Islamic Center Krakow, I'm here insya Allah... ;-) link islam-krakow.Poland ^_^)
Wassalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh. :-) 💖

 

Tuesday, March 11, 2014

Suatu Ketika #Sajak






Suatu Ketika

Tatkala diam menjadi bahasa kita
Mataku tertutup bening nan menganak sungai
Hening adalah ukiran kata
Badai menjadi tanda baca nan membuai

Sebuah cerita sunyi
Kutatap kepingan negeri-negeri
Tiada pernah ada kata rugi
Jika petikan hikmah terselip di hati

Duhai Sang Penyejuk Jiwa
Tiada resah jika diri bercengkerama
Menunduk dalam sujud panjang 
Luruskan niat dan menuai qolbu nan lapang

Suatu ketika
Kupejamkan dua bola mata
Kilasan peristiwa berayun-padu
Alangkah indah skenario-Mu

Suatu ketika
Terkenang ratusan problema
Dalam sedetik berlalu sirna
Atas kuasa dan kehendakMu jua

Suatu ketika
Hari terpenting akan tiba
Kala senyum segar atau sesal abadi
Sebagai tanda balasan sejati

#Alhamdulillah 'ala kulli hal
*thank You, Allah....^_^

(@bidadari_azzam, KL, 2 am, 11 march 2014)


Barokallohu fiikum, Salam Ukhuwah ... ^-^ ❤ Mari silaturrahim via twitter : @bidadari_azzam 

(Still, you can visit Islamic Center Krakow, I'm here insya Allah...
 ;-) http://islam-krakow.pl ^_^)

Wassalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh. :-) 

Tentang Hati yang Keras









Assalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh. :-) 

Tahmid wa sholawat...

Dalam kehidupan di dunia ini, kondisi iman kita bergelombang, bersemangat kadang naik, juga kadang turun... tergantung pada bagaimana hati berperan mengendalikan hawa nafsu, keinginan, dan menjaga keimanan. Setiap manusia pasti memiliki "Hati", yang kita ingat bahwa sebongkah hati dapat membuat prilaku individunya bagus, dapat pula menyebabkan jasad berprilaku keji.

Hati manusia itu ada yang bersih, ada yang berlumur debu-debu dosa. Semakin tebal dosa, kian keras kondisi hati. Na'udzubillahi minzaliik... disaat hati sudah keras, kita sudah dibutakan oleh dosa, merasa tak bersalah atas gelimang dosa, enggan untuk mengingat Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Fenomena /ciri hati yang keras, sebagai berikut : 
1. Malas berbuat baik
2. Disaat ada orang membaca alqur'an, tidak ada reaksi, bahkan diri merasa bacaan alQur'an itu biasa saja.
3.Takabur, Sombong (enggan menerima kebenaran),
4. Lemah dalam mengagungkan asma Allah SWT,
5. Mementingkan kehidupan dunia, urusan dunia diutamakan.
6. Saat suara azan berkumandang, diri tak merasakan panggilan sholat, tiada pengaruh pada hatinya.

Jika ciri-ciri diatas kita rasakan, waspadalah! Harus bersegera menyatakan taubatan nasuha, jangan sampai hati kita mati dalam mengingat Allah SWT, sang pencipta semesta. 
Betapa celakanya kita, jika dihati kita cuma cinta terhadap dunia, lupa akan pertanggung jawaban kelak. Contoh nyata ketika kita mendahulukan perhitungan laba saat berdagang dari pada 'on-time' sholat fardhu di saat adzan telah berkumandang, kita lebih memilih undangan pesta dengan campur-baur lelaki dan wanita ajnabi, padahal di saat yang sama~ ada undangan majelis ilmu dengan efek lebih bermakna dan jauh lebih membawa manfaat. Astaghfirrulloh...

Penyebab hati menjadi keras, yaitu : 

1. Lalai, dalam mengingat Allah, lalai dalam beribadah, perjalanan hidup meyepelekan agama.
2. Lupa dengan adanya Kematian, merasa hidup ini adalah selamanya, seolah tidak sadar, suatu saat pasti akan kembali. Kita antri untuk mati.
3.Terlalu cinta dunia, sehingga lupa setelah dunia ini, akan ada akhirat yang abadi.
4. Lingkungan yang tidak baik, atau kawan kawan yang membawa kearah sikap tercela, maka carilah teman yang bisa membuat kita makin dekat kepada-Nya, mengingat Allah SWT setiap waktu.
5.Terlalu banyak berbuat dosa, sehingga hati sudah enggan untuk berbuat baik. Ibarat titik hitam yang kian bertambah, makin gelap hati, sehingga maksiat dianggap hal yang lumrah... Hal ini menjadi penyakit menular dalam kehidupan masyarakat muslim. Sungguh mengerikan kondisi yang sudah sering kita lihat sekarang, zina dan khamr seolah 'biasa saja', harga nyawa sangat murah, penghinaan dan celaan terhadap kaum berilmu dan manula pun menjadi hal sepele... Astaghfirrulloh...

Jangan terlena dalam kerasnya hati, mari kita perbaiki diri, jaga jiwa supaya terus-menerus membaik. Kita bertaubat, mohon ampunan kepada Allah SWT, bersungguh-sungguh dalam menjaga hati agar mantap mendekap taufiq hidayahNya, insya Allah...
Cara hati untuk bisa hidup segar kembali, adalah sbb. :

1. Mengetahui ilmu agama, menuntut ilmu agama, mengetahui mana perbuatan dosa dan apa saja yang tidak berdosa.
2. Membantu orang yang kesusahan.
3. Ziarah kubur, mengingat diri bahwa kita akan tinggal di kubur juga sebentar lagi...
4. Ingat Mati setiap hari, supaya enyah kesombongan dalam meneguk kenikmatan duniawi,
5. Tadabur al-ayat, menganalisa, mempelajari ayat-ayat alqur'an, berusaha memahaminya dengan hadir di majelis ilmu,
6.Do'a, kencangkan dzikir kepada Allah SWT, terus-menerus berdoa supaya Allah SWT memantapkan keteguhan hati dalam menaati perintahNya, dalam menjauhi laranganNya, jangan bosan berdoa.

Semoga bermanfaat, catatan diri sendiri ini adalah #MUHASABAH bagi jiwa hamba yang lemah, faghfirlii...

(Beberapa kutipan singkat, kelas #tafsir jum'at bersama Ust. Muntaha-KL)


Barokallohu fiikum, Salam Ukhuwah ... ^-^ ❤ Mari silaturrahim via twitter : @bidadari_azzam 

(Still, you can visit Islamic Center Krakow, I'm here insya Allah...
 ;-) http://islam-krakow.pl ^_^)

Wassalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh. :-)