Photobucket

Wednesday, November 3, 2010

Sikap dan Reaksi Saat Marah

pic warga tawuran from googling


assalamu'alaykumwrwb...

lama gak menyapa teman-teman blogger, bukan berarti lupa, insya Allah do'a-do'a tetap teruntai agar tali ukhuwah kita tetap erat. :-)

Btw, lagi-lagi kali ini aq share artikel "isi hati" saat membaca berita-berita tanah air...

Kubaca banyak berita kala senggang pagi seraya menyusui, anehnya berita dari “negeri cantik gemah ripah loh jinawi” itu selalu mengangkat tema amuk massa, tawuran, tuntut-menuntut, tujah-menujah, bahkan wanita yang tengah berjuang saat hamil, saat berada dalam amarah, hingga bisa tega menghabisi anak kandungnya sendiri... emosi bisa jadi naik jika ikut terprovokasi warga sekitar, juga media, tentu lagi-lagi media memiliki peran besar untuk mempermainkan emosi pembaca, makin banyak “tema gontok-gontokan” maka makin tinggi ratingnya, bahkan membentuk opini publik, yang benar bisa disalahkan, dan yang salah bisa melanggeng dengan “innocent” karena telah dianggap benar, naudzubillah…

Berita berikut foto menyeramkan korban perkelahian massal di sudut Jakarta tentu malah membuat banyak orang makin was-was alias khawatir dengan kondisi keamanan daerah tersebut, apalagi banyak “tangan-tangan tak bertanggung jawab” yang memegang, menyimpan senjata seperti senjata api, samurai, keris, dan terbiasa mengancam orang lain dengan kepemilikan senjata tersebut.

Apakah kemarahan perlu dilampiaskan dengan adu senjata? Tak diragukan lagi, Indonesia “beken” dengan “jago adu ototnya”, seorang kakek tetanggaku yang Rusia dan dari wilayah Poland lainnya, mereka ini sudah renta, sekitar 80-tahun an, tapi masih kuat dan gagah, kisah perang dunia kedua tentu merupakan cerita favorit yang mereka hafal luar kepala.

Suatu hari mereka berjumpa denganku, selain bertanya tentang pakaianku, mereka bilang (dalam bahasa Poland), “Indonesia… ummm, itu negara yang masyarakatnya sering berantem khan?”, Saya kaget bagai terjepit pintu, waw…kenapa orang tua yang tinggalnya ribuan kilo dari situ, bisa “menggambarkan” pertiwiku seperti itu? Lalu meluncur cerita zaman bom atom jepang dan sekutu serta gigihnya perjuangan para pahlawan Indonesia.


... terusannya baca di TKP-oase iman eramuslim saja, yah... ;-)

2 comments:

IbuDzakyFai said...

brati Indonesia kebih terkenal berantemnya yach disana daripada negeri indah yang penduduknya ramah...duh ..duh...

Anonymous said...

mampir, dan kaget!

-meimei-