Wassalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh. :-)
Sunday, February 23, 2014
Bersama Perisai-Menulis
Wassalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh. :-)
Tuesday, August 27, 2013
Pasar Ikan di Kuwait
Ini penampakan dari jendela luar samping kanan gedung, kalau dari pintu gerbang depan, tulisan "Fish Marketnya" berwarna terang dan pakai lampu-lampu...Tetap saling do'a ^^ Semoga tetap bisa silaturrahim via twitter @bidadari_azzam ^^
Jangan sungkan 'nge-mention'.
Thursday, July 11, 2013
Pergi Belanja ~ Nebeng Mobil Teman di Kuwait
Assalamu'alaykum dear friends!:-)
Namanya rezeki, internet putus nyambung di Kuwait sekarang, yah disyukuri saja, semoga persahabatan kita gak kayak koneksi internet disini, hihihi.... aamiin.
Ceritanya awal-awal datang di Kuwait, biasanya nebeng mobil keluarga abu Ridho, abu Rizky, atau bapak-ibu lainnya (terutama buat urusan civil ID kan...), pokoknya diaspora Indonesia yg sholeh/at di Kuwait sangat ringan tangan dan siap ditebengin insya Allah :-D. Pas lagi ada senggang weekend beberapa waktu yang lalu, mbak Diana mengajak kami ke Grand Avenue (mal terbesar di Kuwait) yang ternyata sedang ada 'sudut acara' pameran informasi pariwisata Indonesia, gitu...
Jadi, disana jumpa beberapa sobat WNI, bapak-ibu dubes dan keluarganya, serta bapak-ibu KBRI Kuwait (sekalian setor muka jadinya sebagai new comer :-P hehehehe....)
Tidak banyak yang perlu dituliskan, pandangi saja keceriaan kami karena 'kalau gak weekend~berkurung di rumah kayak katak dalam tempurung'
hihihi, suhu sudah di atas 50 derajat celcius, dear.... Mau tau gimana rasanya suhu di luar rumah? Hmmmmm, coba nyalakan kompor, biarkan apinya agak besar, dekatkan tangan atau muka beberapa inchi dari api, naaaah.... terasa kobaran api (ada asap-asapnya sampai ke kulit kan?:-D) begitulah kira-kira cuaca di luar rumah saat di Kuwait. Setengah jam ke 'kedai' saja, mandinya bisa dua jam, saking badan langsung kayak kaktus~kering kerontang kalau diajak keluar...hehehehe....
Apalagi bang Azzam sedang sibuk persiapan ujian sekolah tempo hari, ~_~
Rezeki bertubi-tubi setelah mencicipi belanja murah beberapa perlengkapan rumah tangga, kami menikmati bakso khas Swedia yang kuahnya adalah crem kentang yang enak. Lagi pula, beberapa hari sebelumnya, saya nebeng belanja sama ummu Ridho dan punya stok bakso di kulkas juga. Tambah pas ketika civil ID selesai, visa umroh pun kelar. Umroh kami percepat jadwalnya di bulan syaban dengan pertimbangan 'kursi kuota penuh saat ramadhan', teman-teman kasih saran juga bahwa sebaiknya umroh sebelum ramadhan saja jika membawa balita atau anak-anak, Makkah dan Madinah seperti suasana haji kalau sedang ramadhan.
Alhamdulillah, semoga kebahagiaan ini menular di hati kalian semua...
Barokallohu fiikum , semoga kita senantiasa mengerjakan segala yang bermanfaat, Salam Ukhuwah dari Kuwait ... ^-^ ❤
Tetap saling do'a yah...^^ Jangan segan bersilaturrahim via twitter @bidadari_azzam ^^
Wassalamu'alaykumWrwb... :-)
Wednesday, May 29, 2013
Receh For Books 20013 (projek bang Azzam)
Assalamu'alaykumwrwb.... Tahmid wa sholawat,
Usai membaca salah satu postingan blog di Warung_Blogger, Saya tertarik untuk membantu bang Azzam 'join' projek baru ini : Spesial Receh buat beli buku di akhir tahun. :-) Hostnya di blog ini...
Recehan yang dikumpulkan pada kencleng-kencleng alias cara klasik menabung adalah hal biasa dalam keluarga kami. Saya dan suami menikah ketika masa kuliah, kencleng receh merupakan pos-pos tabungan yang amat bermanfaat buat kami, cara menabung yang menyenangkan. Kalau sudah membeli buku dan keperluan kuliah lainnya, sisa recehan yang 'pos kencleng sudah dijebol' biasanya kami gunakan buat ongkos angkot atau sekedar jajan sup buah dan cimol, hehehe... *memori indah* dan pos kencleng kami tidak pernah kosong, ^_* selalu ada banyak receh buat "siap siaga" kalau ada keperluan mendadak. Alhamdulillah...
Begitu pun bang Azzam, ketika mengenal receh, saat itulah ia mengenal cara menabung ortunya. Maka, Azzam pun memiliki kencleng receh sendiri selama beberapa tahun ini. :-) Azzam biasanya membeli mainan yang diinginkannya, makanan favoritnya serta beberapa souvenir buat nenek kakek dan para sepupunya dengan hasil tabungan sendiri (uang jajan yang dimilikinya selalu punya jatah untuk dikumpulkan dan dimasukkan ke dalam kencleng recehnya... ^_^)
Jadi, saya ajak ikutan projek ini saja sebagai tugas #homeschoolingnya pula, sebab dalam satu tahun ini, bang Azzam berada di tiga negara berbeda, saya harap dia bisa memilih buku-buku istimewa ketika menikmati masa liburan akhir tahun nanti, serta dapat menceritakan pengalaman berharga ketika mengumpulkan receh for books-nya, saat memilih buku yang diinginkannya, sekaligus pada saat menikmati baca buku dengan hasil projek inspiratif ini, dan melupakan kesedihan serta ketegangan suasana ketika pindah lokasi bersama ummi&abinya, aamiin.
Oke...
Mengenai kelanjutan challenge ini, akan aku bikin lagi buat tahun ini dengan peraturan yang sama dengan tahun lalu :
1. Kumpulkan uang receh dari Januari-Desember
2. Jangan dihitung sampai akhir tahun 2013
3. Setelah semua uang terkumpul, belikan buku yang kamu inginkan/bukunya dihadiahkan ke orang lain
4. Kalau mau ikut, bikin posting mengenai challenge ini di blog masing-masing (tidak harus blog buku) kemudian masukkan link dari postingan kamu di mr.linky J
5. Pasang banner Receh for book(s)
Kalau ada pertanyaan, silahkan 'lari' ke blog-hostnya... Buat yang tahun lalu ikutan challenge ini, ditunggu warp-up post-nya!
Happy Reading (^_^)
Salam Ukhuwah... :-)
Barokalloh! ^-^
Sunday, March 16, 2008
Let's Be Friends... forever... :)

Blue sky or rainy day
winter or summer
in sadness or happy smile
when really red or blue
I saw u...
thanks 'coz always beside me
thanks 'coz ur being my friends
wish we can be friends forever
(in badmood ;p,KL6.29. 16-03-2008)
Friends VS Enemies
We always make relationship whenever, say to any good-person "lets be friends" wherever, and hope we can share everything, improve knowledges from our relationship. Although we can choose who are the friends, we can't choose the enemies, and sometimes a friend can be an enemy, or enemy can be a friend...? Although we don't want to have enemy, sometimes this person is present in our life and make we can improve our experiences of life, be patients... be stronger everyday, ;)
today, may be the friend is beside u, but we dont know if he or she could be ur enemy one day...
becarefull everymoment! ;)
Friday, March 7, 2008
Atasi "high emotion"
Qola Rasulullah SAW, "la taghdhob, la taghdob, walaa taghdhob..." (jangan marah, jangan marah, dan jangan marah, inget khan?)
Ada temen yg nanyain, gimana sih mengendalikan rasa marah, cara praktis gitu, lho, 'coz marah2 memang bikin nyesel abis "pelampiasannya", yg lagi marah2 tuh ngerasain banget kalo energinya terbuang sia2 saat "ngamuk2nya kumat", :-P
Saya tulis pengalaman pribadi aja yah, jangan marah2 kalo gak puas nih yah... ;)
Cara kamu mengendalikan diri saat "high emotion" :
1.Sering tilawah qur'an, beneran deh... kalo kamu sering membaca ayat2Nya, dzikrullah, diresapi artinya, kaji bareng2 teman2, dijamin rasa hati sejuk dan tentram slalu deh ...
2.Saat "on"( mo ngamuk2, gitu...), segera wudhu, wudhu, dan wudhu! (dan usahakan selalu dalam keadaan berwudhu, pasti selalu segerr wajahmu, makin cantik n ganteng, dan kesejukan itu akan merasuk ke hati...), sering2lah wudhu (apalagi kita gak tau kapan saat sakaratul maut itu, semoga aja kita "dijemput" dalam keadaan berwudhu, dan khusnul khotimah, amiiin...). Sifat & sikap mudah Marah2 itu asalnya dari syetan, dan syetan itu asalnya dari api, dan api itu bisa dikalahkan dgn air wudhu, :) (itu nasehat ustadz saya dulu, bo'!)
3.Coba nih ya (serius, dicoba lho...) saat kamu mulai emosian, ambil nafas perlahan2, hembuskan... kemudian, hitunglah dgn perlahan2 (dalam hatimu) selama 6 hitungan, misalnya : 6 sahabat dekatmu (ingat2 coba...), 6 masakan favouritemu, 6 warna kesukaanmu, 6 buku yg ada di desk-mu, dll, pokoknya coba aja ingat 6 ... (ini pasti menurunkan kadar kemarahan/ emosimu, ini ilmu psikologis, say...)
4.Kalo' kamu sedang berpikir2, jgn sering mikirin kesalahan2 org lain, kamu harus banyak introspeksi diri. Coba kamu pikirkan sudut pandang org lain, pasti kamu menganalisa hal yg berbeda pula.
5.Ingatlah, catat dalam otakmu setiap wkt, bahwa "marah2" yg sangat tak terkontrol ujung2nya "jelek bersikap", "bicara kotor", dan semua itu sangat menyakitkan bagi "yg dimarahi", bagaimanakah bila kamu di posisinya? sakitkah? Lidah itu lebih tajam dari pada pisau, biasanya org kayak kamu banyak musuh, musuh2 itu datang akibat sang lidah dan perangai.
Btw, "high emotion" yg kumaksud, bukan cuma marah2 doang, tapi semua rasa "yg amat sangat", misalnya "amaaaat sedih", "amaaaat bingung", "amaaaat resah", dll...
Jangat "amaaat2" gitu donk, say... relaks aja, ;) dan jangan stop untuk meyakinkan diri, bahwa segala yg kita lewati "All The Best" yg merupakan ketetapan Allah SWT sebagai "surat cintaNya" buat kita semua.
Oke, itu dulu yah, makasih banyak mau mampir2 slalu, smoga budaya ngeblog menjadi ajang jalinan silaturrahim kita, :)
Masih ada waktu untuk selalu memperbaiki diri, sobat... kita sama2 belajar...
Good luck n wish u always successfull! ;)
Keep smile and try again, again, and again...

"oh,My God! How very difficult to understand this code HTML?! arrrgh!", crying me, puffed me, and very sad while see my template is broken,owh... :(
Ehem, suddenly my lovely son come, then give me his sweetest smile. "keep smile!", Ohhh, he don't angry with me though he can't play his game 'coz I'm using the laptop, so sweet, ;)
I close my window, then we go to my kitchen. We make two glasses of milk, take some chocolates, and enjoy that moment! ;) Hmmm, I'm forget my headache while change my template, so confused use photoshop 'coz learning without teacher... (do u want to be my teacher, please? ;) wehehehe...), and then I try change template again, again, and again, untill this time, :) my lovely son sitdown in front of this notebook too, give me high spirit, :D, ;)
And now... Thumb Up! You can visit here again, and wish u always be my good friends...
Don't forget "keep smile", ;) ur smiles can change situations, give spirit for others also for urself. Good Luck! ;)
Sunday, February 17, 2008
Aliran Rezki dan Datangnya Musibah : Semuanya Nikmat
"Sungguh menakjubkan urusan seorang mukmin, semua urusannya baik baginya dan kebaikan itu tidak dimiliki kecuali oleh seorang mukmin. Apabila ia mendapat kesenangan ia bersyukur dan itulah yang terbaik untuknya. Dan apabila mendapat musibah ia bersabar dan itulah yang terbaik untuknya." (hadits shahih muslim no. 7500 hal. 1295).
Biasanya kita diajak untuk selalu bersyukur "saat aliran rezki" senantiasa deras dan lancar,dan harus bersabar "saat datangnya musibah yang melanda". Benar, syukur dan sabar adalah konsep hidup terbaik bagi seorang mukmin. Dan kunci yg paling penting, janganlah "dibeda2kan" antara rezki dan musibah itu. Kalau alam pikiran kita me-menej bahwa rezki itu sangaaaat asyik dinikmati, sedangkan musibah sangaaaat pantas ditangisi dan disesali, maka periksa kembali "lubang2" di hati, ;)
Misalkan Hari ini. Saat kita makan malam di resto yg high-class dgn bergairah mencicipi menu serba lezat, trus tiba2 ada telepon bahwa orangtua sakit, besoknya ada kabar jakarta kebanjiran dan rumah kita juga jadi korban, besoknya anak kita demam, malamnya bertengkar dengan pasangan, ke rumah sakit jalanan macet, pagi2 ke kantor telat, belum sempat bayar tagihan2, teman2 kantor lagi pada nyebelin, bos gak ada di tempat padahal butuh konsul yg sgt penting, ada arsip2 yg hilang, :( :( :(
apakah kita pikir semua hal yg gak enak tsb adalah musibah, dan sangat pantas untuk disesali dan ditangisi? yakinlah, kalau itu ada di benak kita, maka perasaan kita "melewatinya" akan amat sakit, dan berat hati. Dan rasa ikhlas akan ketetapanNya sukar diwujudkan. Tata dan tanamkan dalam perenungan kita bahwa setiap yg terjadi hari ini (rezeki yg melimpah dan musibah yg datang) adalah moment2 yg nikmat. Makan malam yg lezat, adalah nikmat. Berita ortu sakit adalah nikmat (coba pikir aja kalau gak ditelepon, eh, kita gak dikasih tau kalo ortu lagi sakit... tau2nya tambah parah, pasti lebih sedih khan? ). Kebanjiran adalah nikmat (pengalaman saya, :D waktu pernah kebanjiran, sedih banget sih kehilangan puluhan buku :( tapi jd rajin nge-pel, dan rumah makin rapi setelah itu, coz makin banyak yg dibetulin...). Anak demam adalah nikmat (kita makin tau khan jadinya gimana merawat buah hati di kala sakit, dan makin berpengalaman tentunya), dan beragam peristiwa lain "gak nyenengin" yg kita namakan "musibah, pasti semua itu nikmat. Kalau ternyata rasa nikmat itu tidak instant hadir setelah peristiwa, berhusnuzon-lah selalu, mungkin efek nikmatnya besok, lusa, bulan depan, tahun depan, 2 tahun lagi, bahkan saat "kehidupan alam akhirat". [-O<
Mari kita selalu berprasangka bik padaNYA, rezeki dan musibah adalah nikmat. Dengan menikmatinya, kita wujudkan keihlasan... :)
Sekilas support dari nurani :
"Jannah diselimuti dengan perkara-perkara yang dibenci sedangkan neraka diselimuti dengan perkara-perkara yang mengundang syahwat." (Hadits Shohih Muslim no. 7130 hal.1288).
Good luck all!
Wednesday, January 16, 2008
Sayangi Anak-anak...

pic: Bangkok, Azzam's birthday party, august'07
Your Children are not your children
They are the sons and daughters of life’s longing for itself
They come through you but not from you…
And though they are with you yet they belong not to you…”
“Anak-anakmu bukanlah milikmu
Mereka adalah milik kehidupan itu sendiri
Mereka datang melaluimu, tapi bukan darimu…
Dan walaupun mereka bersamamu, tapi mereka bukan milikmu…”
(Kahlil Gibran,”The Prophet”)
Jika anak dibesarkan dengan CELAAN, Maka ia belajar Memaki,
Jika anak dibesarkan dengan PERMUSUHAN, Maka ia belajar Berkelahi
Jika anak dibesarkan dengan CEMOOHAN, Maka ia belajar Rendah Diri
Jika anak dibesarkan dengan HINAAN, Maka ia belajar Menyesali Diri
Jika anak dibesarkan dengan TOLERANSI, Maka ia belajar Menahan Diri
Jika anak dibesarkan dengan DORONGAN, Maka ia belajar Percaya Diri
Jika anak dibesarkan dengan PUJIAN, Maka ia belajar Menghargai
Jika anak dibesarkan dengan SEBAIK-BAIK PERLAKUAN, Maka ia belajar Keadilan
Jika anak dibesarkan dengan RASA AMAN, Maka ia belajar Menaruh Kepercayaan
Jika anak dibesarkan dengan DUKUNGAN, Maka ia belajar Menyenangi Dirinya
Jika anak dibesarkan dengan KASIH SAYANG dan PERSAHABATAN, Maka
Ia Belajar Menemukan Cinta dalam Kehidupan
(Dorothy Law Nolte,”Children Learn What They Live With”)
Anak-anak adalah cerminan kita...
Mereka meniru dan mencontoh orang tuanya...
Anak-anak adalah charger kita...
Mereka mengisi "batere" kosong dalam jiwa kita...
Anak-anak adalah bekal kita...
Anak-anak sholeh yang kelak mendo'akan kelapangan kubur kita...
Anak-anak adalah harapan kita di dunia...
Mereka tabungan kita di akhirat...
Anak-anak bukanlah sosok yang butuh banyak didikan kita...
Namun mereka adalah sosok-sosok yang bahkan mendidik kita...
Anak-anak...
Dulu kita merasakan indahnya masa menjadi anak-anak...
Dan kini, mari kita berusaha agar anak-anak kita mengenang keindahan yang lebih indah dalam nikmatnya masa anak-anak...
:)
(KL, 16.01.2008.20:13)
Buat anak-anak seisi dunia, "I love u all!!!" :) mmmmmmuach ;)
Dalam Perantauan : Pernahkah Kamu Kangen Ayah Bundamu?

Note: Sebelum berangkat lagi ke Bangkok, november 2007 lalu, foto2 dulu tuh, ;)
kangen? pasti pernah dong.... :D
tapi.... kita jauh dari ayah bunda, nih.... gimana yah? :)
Kita sama2 berdo'a yoook buat mereka... Setelah itu, kita telepon or sms-an nih... atau chatting juga boleh... :D... dijamin, makin kangeeeeen :) he3...
Do'a Anak Untuk Orangtuanya
Bismillahirrohmaanirrohiim...
Segala puji bagi Allah yang telah memerintah kami untuk bersyukur dan berbuat baik kepada ibu dan bapak dan berwasiat agar kami menyayangi mereka berdua sebagaimana mereka telah mendidik kami sewaktu kecil.
Ya Allah sayangilah kedua orang tua kami. Ampuni, rahmati dan ridhoilah mereka.
Ya Allah ampunilah mereka dengan ampunan yang menyeluruh yang dapat menghapus dosa-dosa mereka yang lampau dan perbuatan buruk yang terus menerus mereka lakukan.
Ya Allah berbuat baiklah kepada mereka sebanyak kebaikan mereka kepada kami setelah dilipatgandakan, dan pandanglah mereka dengan pandangan kasih sayang sebagaimana mereka dahulu memandang kami.
Ya Allah berilah mereka hak rububiyah-Mu yang telah mereka sia-siakan karena sibuk mendidik kami.
Ya Allah maafkanlah segala kekurangan mereka dalam mengabdi kepada-Mu karena mengutamakan kami dan maafkanlah mereka atas segala syubhat yang mereka jalani dalam usaha untuk menghidupi kami.
Walhamdulillaahi Rabbil ‘Alamin...
[ Dikutip dari : Do’a “Birrul Walidain” Karya Syeikh Muhammad Abil Hibb Al-Hadharami At-Tarimi ]
Wednesday, October 3, 2007
Azzam : "I love my friends..."




Hobi baru azzam apa coba ? ^-^ hayyyyo? :) ternyata, Azzam hobi Sekolah + Go to Embassy, ^-^ truss, pas ditanya, knapa... because I love my friends, itu katanya... :)
Eleuh2, jadi terharu... :'( kangen juga sama temen2 zaman kanak2 dulu, :D
Semoga smua temenku sukses dunia - akhirat, amiin :)
Wassalam wrwb...

















































