Photobucket

Tuesday, March 11, 2008

Mari Memperkuat Sinyal-Sinyal Cinta!

Assalamu'alaikum Warohmatullahi wa barokatuh... Tahmid wa sholawat,

Anda sudah menikah berapa tahun? belom sampai setahun? atau 2 tahun? 5 tahun kah? 10 tahun? 15 tahun lebih? 25 tahun lebih? subhanallah, Semoga Pernikahan anda selalu diberkahiNYA, teruntai indah dalam jalinan kasih abadi, amiin Ya Allah. :)

Dalam banyak kasus yang berujung pada munculnya "PIL", WIL", bahkan perceraian, meredupnya cinta dalam keluarga terjadi karena lemahnya sinyal2 cinta yang disampaikan kepada pasangan, juga pada anak-anak...Naudzubillah, :( Biasanya orang menganggap remeh sinyal-sinyal cinta, apalagi dengan beralasan kesibukan sehari-hari dan padatnya "jam terbang"...

Hmm, berikut tips2 praktis, agar sinyal-sinyal cinta dalam kehidupan rumah tangga kita makin kuat seiring berjalannya sang waktu :

1. Tebarkan Pesona dengan Senyuman. Dalam sabda Nabi Muhammad SAW,"Raut wajah yang dihiasi senyuman terhadap saudaramu adalah shadaqah", Senyuman adalah bahasa wajah yang paling cepat sampai menembus jiwa, ya kan? ;) Coba aja kita renungkan, kadangkala di depan relasi kita jaim banget, senyum tiada henti, (supaya dibilang ramah kali?), tapi ternyata di depan pasangan dan anak2 malah lupa senyum, mungkin karena udah padat "jadwal terbang",hehe3... (hayo, ngaku?! :) )
2. Berbicara dgn sebaik-baik kata, jangan segan memuji, dan ucapan dgn memanggil nama-nama yg indah. :) Contoh nyata, " aduh, papa, cintaku baru habis mandi, udah harum nih... kita mau jalan kemana weekend ini pah?", atau "anakku pinter, sayang, sholeh... jangan lupa nanti mainannya disusun lagi dalam lemarimu kalau udah selesai bermain yah sayang?", atau, "wah, bunda cantik habis ngepel,ya? subhanallah lantainya udah licin banget, ayah jadi tambah salut deh sama bunda!", dll. Jangan canggung2 dalam mengekspresikan pujian tanda-tanda cinta,lho...jangan pernah berpikiran "ah, kayak manten baru aja, mesra banget...". Karena pikiran begitu termasuk peredup sinyal-sinyal cinta.
3. Usahakan selalu mengungkapkan ekspresi akan tiga hal ini :
- Jika meminta pertolongan, sampaikan kata awal "tolong say,...",atau, "please help me, say..."
- Jika usai diservis, misalkan sang suami baru aja menikmati makan siang hasil masakan istri, atau sang istri baru saja dihadiahi seuntai berlian dari suami, dan servis2 lainnya yang merupakan sinyal-sinyal cinta, maka jangan lupa balas sinyal itu dgn ucapan Terima Kasih. Hal ini sering diremehkan pasangan tua, lho... padahal, kalo slalu dilakukan, waaaah... "berterima kasih" menyebabkan desir di hati terasa menyejukkan, sinyal-sinyal cinta dalam rumah tangga tentu makin kokoh. :) Yakinlah... ;)
- Jika ada kesalahan, sekecil apapun, jangan lupa bilang " maaf yah kang/ dik... tadi khilaf, janji gak ngulangi lagi deh, doain yah..."
4. Kritikan disampaikan sehalus mungkin, dan dalam kondisi yg tepat (mood yg baik, tak ada orang lain (rahasia gitu lho...), sikon yg kondusif), misalnya, kalo ngingetin suami yg blom gosok gigi, "hmmm, papa sayang... tadi mama baru beli odol baru, udah dicobain blom pah? ;) " atau misalnya suami mau ngingetin istri yang lagi ngegosip, "mama, yok kesini dulu, mau nambah pahala gak nih, papa mau minta pijat nih ma... " :) pokoknya carilah kata2 yg halus, sehalus mungkin, dan mungkin saja persepsi "kehalusan kata" bisa berbeda2 tiap individu, tergantung background "poleksosbud" yah, ;) . Hmmm kalau sama anak2, biasanya kita paling mudah yah ngungkapin kritikan, jangan lupa untuk tetap halus, dan rahasia (jgn di depan orang lain, misalnya dipanggil terlebih dahulu dan dibisikkan pelan2 jika berada dalam suatu acara "kumpul2" gitu...). Btw, satu pesan indah dari seorang sahabatku, "sebelum tidur malam, semua anggota keluarga hendaknya saling bermaafan", jangan ada lagi hal yg masih mengganjal hati. Alhamdulillah,kami terbiasa mempraktekkan pesan ini,& memang dahsyat dampaknya,lhoo ;)
5. Sinyal-sinyal cinta dapat disampaikan dalam sentuhan lembut penuh cinta dan kasih sayang. Misalnya melepas suami saat bekerja, suami menyentuh pipi sang istri seraya berkata, "iringi do'a yah sayang... I love you...", sambil sun cipika-cipiki, dan sang istri selalu sungkem suami, serta membalas kata2, "iyah, good luck my dear... i love you too", wadoooh... Subhanallah, jangan absen tiap hari do that yah, pasti sinyal-sinyal cinta makin kuat! (Dan juga pada hubungan intim suami-istri terdapat kebahagiaan lahir dan batin sebagai penambah kekuatan dahsyat sinyal-sinyal cinta jika momentum ini didahului dan dilakukan dengan terampil, dalam suasana yang penuh cinta dan kasih sayang tersebut).
6. Utamakan kebersamaan (makan bareng, rihlah, dll), terutama sholat berjama'ah, ;) . No problem kalau baru bisa melaksanakannya seminggu sekali, besok2 khan bisa ditingkatkan, ;). Jangan lupa, anak-anak meneladani kita sebagai orang tuanya, kebersamaan menumbuhkan cinta kasih yang semakin subur dalam keluarga. Saya dan suami tetap sering suap-suapan lho... ;) Anak-anak jadi ngikut!
7. Jangan bosan saling kirim kabar, saling perhatian, walaupun terhadap hal kecil. Maksudnya, gak usah malu2 donk kalo jam lunch, telpon suami, "ayah udah makan siang? ini bunda lagi nyuapin kak vio, nih, baru aja pulang sekolah. dek syafi'i lagi bobo', sama abang fadhil...dst", biasanya sang suami juga nanya, "bunda udah makan blom sayang? jangan lupa bunda cepat makan siang lho, nanti maghmu kumat, say..." (misalnya doank, bo'! ;) Kalau Ummu Azzam mah Onlene YM-nya supaya bisa slalu menyapa abinya, ;) . Juga bisa dgn cara sms, lho... " wah, mama kangen banget deh sama papah. padahal baru 3 jam lalu kita sarapan bareng, pokoknya salam kangen pah...good luck pah yah! ich liebe dich..." (misal gitu, ;) ). Subhanallah, mesranya... ;)

Bapak-bapak dan ibu-ibu juga dapat memperkuat sinyal-sinyal cinta saat memberikan hadiah kejutan, tidak perlu yang mahal nominalnya, yang penting nilai kasih sayang di dalamnya, misalnya sang bapak mampir beli buah favourite istri saat pulang kerja, atau sang ibu masak makanan kesukaan suami dengan menu spesial, dan tidak lupa menceritakan perkembangan buah hati dengan wajah berseri indah. :)
Btw, beragam peristiwa yang kita jalani selalu penuh hikmah. Sinyal-sinyal cinta dalam rumah tangga akan makin kokoh saat kita berhasil mengambil hikmah akan segala skenario Allah SWT, yah... misalkan waktu itu,, juga saat kangen orang tua, dan berbagai moment lainnya. Yang penting yang nomor satu di hati kita adalah Allah SWT, yakinkan dalam hati bahwa setiap masalah akan membuat kita makin dewasa dan "naik kelas" tentunya, so... mari selalu berusaha keep smile .

Mohon maaf lahir batin yah, apalagi kalau ada yang tersinggung juga tersungging, hehe3... Semoga bermanfaat, mari kita perkuat sinyal-sinyal cinta dalam keluarga untuk selalu menjadi rumah tangga yang sakinah mawaddah warohmah, dan buat yang single, smoga Allah SWT segera mendekatkan jodoh anda, tetap semangat dalam berikhtiar yah! :) Buat adik2 yang "nyasar" baca artikel ini, pesan Ummi : "No Narkoba, No drugs, no sex without married" yah!
Buat bapak-bapak & ibu-ibu "manten baru" maupun "manten lama", Semoga selalu langgeng, ;) Barokallahu fiik...
This article is special gift for my parents-kandung (happy anniversary 38th), my parents-mertua (happy anniversary 26th) and my lovely sister yang baru nikah tahun lalu, dan sekarang baru hamil 3 bulan, congrats yah!


***Ya Allah, jadikan cinta kami kepada suami/istri kami sebagai cinta karenaMu, yang menjadi wasilah kami dalam merasakan manisnya iman dan meraih segala ridhaMu. Ya Allah, ampuni kami ketika berlebihan dalam berkata-kata jua bersikap. Ya Allah, karuniakanlah kepada kami "teman sejati" nan slalu setia dalam menapaki jalanMU dan anak-anak yang tetap mendorong kami untuk istiqamah dalam iman dan perjuangan. Amiin.***

Wassalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh, :)
(referensi dari berbagai sumber sekaligus my experience :D )

10 comments:

arif rahmawan said...

kalo tips2 cinta buat yang belum nikah gimana..ya?

bidadari_Azzam said...

@ mas arif, itu mah antum bisa searching artikel2 taaruf ;)
kalo' tulisan ku ini memang khusus untuk "menambah kekuatan cinta"... :)
Good luck yah!

Cinta selalu said...

Semoga kita makin cinta pula pada saudara2 sesama muslim, terutama yg saat ini makin tertindas oleh zionist, Allahu Akbar!

Um Ibrahim said...

Salaam,
memang kadang kita terlalu"berlari" mengejar dunya,jadi semakin jarang mengedarkan sinyal2 cinta :)

yanti(latqueire) said...

wehehehe... aku dan misua senang memperbesar hal yang kecil... spt ucapan love setiap mau tidur dan brkt kantor.. simple tapi its work :D

bidadari_Azzam said...

@ yanti, n Ummu Ibrahim, semoga tips2ku tsb makin memperkuat sinyal2 cinta kalian dgn suami& anak2, :) Kalo' "manten baru" memang desirannya sangat kuat, yan... Tapi kalo' gak "dipupuk", cepet ilang say, ;) Sooo, pupuk& siram slalu, yah say...hehehe...

muslim watashiwa said...

Amin Ya robb... syukron, ukhtiy...Barokallah...!

angin-berbisik said...

wah makasih ya bunda azzam, postingannya sungguh bermanfaat

sang pencinta said...

wow...thanks mbak, nice article...

akan siap2 diaplikasikan, wuehehehe :P

muslimah said...

waaaah... jadi terharu,sist...