Photobucket

Thursday, July 26, 2012

Barokalloh! ^-^





Assalamu'alaykum, Sohib-sohib muallaf di Krakow dan teman-teman non-muslim ternyata senang mengintip blog ini pula, :-) Welcome, Witamy!...

Beberapa hari lalu, di antara mereka ada yang bertanya tentang makna "Barokalloh..." yang sering kuucapkan. Saya pun bilang bahwa "Barokalloh" adalah do'a, tulisannya dalam bahasa Arab bermakna Semoga Allah memberkahimu, :-)

Salah satu petikan informasi mengenai hal ini adalah sebagai berikut :

Asy Syaikh Ahmad bin Yahya An Najmi ditanya: Apa hukumnya mengucapkan, “Syukran (terimakasih)” bagi seseorang yang telah berbuat baik kepada kita?

Beliau menjawab:

Yang melakukan hal tersebut sudah meninggalkan perkara yang lebih utama, yaitu mengatakan, “Jazaakallahu khairan (semoga ALLAH membalas kebaikanmu).” Dan pada Allah-lah terdapat kemenangan.

Menjawab dengan “Wafiika barakallah”. Apabila ada seseorang yang telah mengucapkan do’a “Barakallahu fiikum atau Barakallahu fiika” kepada kita, maka kita menjawabnya: “Wafiika barakallah” (Semoga Allah juga melimpahkan berkah kepadamu) (lihat Ibnu Sunni hal. 138, no. 278, lihat Al-Waabilush Shayyib Ibnil Qayyim, hal. 304. Tahqiq Muhammad Uyun)


Menjawab dengan “jazakallahu khair”.

Ada satu hadits yang menjelaskan sunnahnya mengucapkan “jazakallahu khairan”, dari Usamah bin Zaid radhiyallahu anhu bahwa Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam bersabda:

“Barangsiapa yang diberikan satu perbuatan kebaikan kepadanya lalu dia membalasnya dengan mengatakan : jazaakallahu khair (semoga Allah membalasmu dengan kebaikan), maka sungguh hal itu telah mencukupi dalam menyatakan rasa syukurnya.” (HR.At-Tirmidzi (2035), An-Nasaai dalam Al-kubra (6/53), Al-Maqdisi dalam Al-mukhtarah: 4/1321, Ibnu Hibban: 3413, Al-Bazzar dalam musnadnya:7/54. Hadits ini dishahihkan Al-Albani dalam shahih Tirmidzi)

Ada beberapa ketentuan dalam mengucapkan jazakallah (terkait 'grammar arabic' yaitu :

- jazakallahu khairan (engkau, lelaki)

- jazakillahu khairan (engkau, perempuan)

- jazakumullahu khairan (kamu sekalian)

- jazahumullahu khairan (mereka)


Alangkah senangnya memiliki kebiasaan saling mendo'akan dengan sahabat di seluruh penjuru dunia, Alhamdulillah. Tentunya kita ingat pula bahwa puncak dari pemahaman ilmu dan iman adalah aplikasi akhlaq yang terpuji dalam amalan hidup sehari-hari, insya Allah. Semoga secuil artikel ini bermanfaat di dunia dan akhirat, Barokalloh always, Wallahu ta’ala a’lam bissowab

Salam Ukhuwah dari Krakow! :-)

Twitter follow : @bidadari_azzam

Wassalamu'alaykum Wrwb.

Thursday, July 19, 2012

Alhamdulillah Berjumpa Ramadhan (lagi...)

رمضان كريم



Alangkah malu hatiku

Ucapan syukur hanya seujung kuku

Namun Sang Penyayang melimpahkan berkah-Nya selalu

Hingga nikmat karunia terus bertambah setiap waktu

Oh, Allah

Tuhan Semesta Alam

Kutarik nafas dalam diam

'tuk rasakan ekstra kekuatan

Kala berteman sajadah

Bercakap mesra di sujud-sujud panjang



Oh, Allah

Sang Maha Cinta

Sumber inspirasi dan cinta utamaku

Ampuni hamba yang penuh dosa

Ajarkan diri memperbaiki akhlaq

Agar kian pantas mendamba cinta-Mu



Alangkah beruntung wahai jiwa

Khilaf dan lumpur sesal dapat dihapus seketika

Sirna oleh ombak samudera cinta-Nya

Kesempatan emas 'tuk dekap hidayah sepanjang masa

Selamat memperbaiki diri, duhai jasmani dan rohani...

Ingatlah, Berprasangka baik dan ikhlas adalah paket solusi...


Wallohu 'alam bisshowab :-)



Alhamdulillah 'ala kulli hal...

Salam Ukhuwah dari Krakow, :-)

Jangan lupa bersua di twitter yah say... @bidadari_azzam

Barokalloh always!

Tuesday, July 17, 2012

Setiap Problema Pasti Beriring Solusi







“Aku terus menyuapkan potongan bakwan kepada si kecil nan lucu ini, abangnya tak mau kalah, menyantap bakwan, panas-panas di tengah malam, puas, batinku. Hasil gorengan pertama (bakwan buatan dua jagoanmu) itu sangat gurih dan membuatku ketagihan, tentu diriku turut menikmati suapan mereka, tangan-tangan mungil bergantian menyuapiku, langsung kosong piring di tanganku yang tadinya penuh dengan bakwan dan saos sambal. Alhamdulillah….” tulisku pada saat “laporan” kepada kekasih halalku via video-call, Saya dan anak-anak tetap beraktivitas di Krakow, sedangkan suamiku sedang berada di Lausanne, Swiss. Karena di seberang sana ia sedang menikmati makan malamnya, kita saling memandang di web-came itu, sementara tangan sibuk mengetikkan pesan cinta.

Namun, sikap antusiasnya seolah harus ditahan, ia malah “melaporkan” urusan lain, meskipun diriku mengetahui bahwa ia selalu sangat antusias jika mendengarkanku bercerita tentang tumbuh kembang anak-anaknya. “Rugi deh abimu, nak…. Dua minggu gak ketemu kalian, jangan lupa doain abi yah seusai sholat, dan jaga ummi-mu baik-baik… Mmmmuach…” ujarnya subuh itu seraya menciumi permata jiwa, ketika harus terbang dari Krakow ke Swiss selama dua minggu. Waktu terlama baginya untuk ‘tugas kantor’ yang kudu meninggalkan keluarga sejak tiga tahun terakhir ini. Biasanya bisnis-trip hanya tiga sampai lima hari saja.

Ia menuliskan balasan di pesan instant tersebut :

Tiba-tiba teleponku tadi berdering, “Assalamu’alaykum, brother…” suara di seberang sana mengawali percakapan.

“Ya, wa’alaykumussalaam warohmatullohi wabarokatuh… What’s up brother?” jawabku cepat. Lalu meminta maaf karena teleponnya itu sudah yang kesekian kalinya berdering, namun baru kuangkat, aku sedang meeting.

Ahmad maklum, saudara kita yang menelepon malam itu. Ia bercerita bahwa dirinya sedang menanti kelahiran bayi pertama, namun rencana yang semula sudah ia beritahukan dengan jelas kepadaku harus berubah, “Istriku harus operasi, sekarang sudah di dalam ruangan, brother… Tolong do’akan yah, syukron.”

Jadi, sekarang anaknya sudah lahir, lho sayang, kamu mungkin belum tau, karena Ahmad bilang bahwa “Ummu Azzam masih bercakap di skype dengan istriku malam-malam ketika istriku tak dapat memejamkan mata di rumah sakit. Pasti Ummu Azzam terkejut kalau tau bahwa pagi hari usai begadang itu, air ketuban istriku mengalir, dan selanjutnya kejadiannya begitu cepat….”

... :-) Lanjutannya di link Eramuslim-Oase Iman yah ciiin...

Salam Ukhuwah dari Krakow, (^-^)

Barokalloh always!

Tuesday, July 10, 2012

Musim Panas di Krakow 2012

Assalamu'alaikum Warohmatullahi wabarokatuh, Summer ketiga kami di Poland, :-)



Uwaga, bardzo goronco weekendu, peringatan itu biasanya tertulis di layar-layar televisi di atas bus kota atau tram, atau di jalan raya, Krakow sedang garing euy.... Suhu 41 derajat celsius membuat para penduduknya merasa nyaman tanpa busana....

Mereka mengira makhluk muslim atau muslimah yang dililit busana menutup aurat adalah makhluk planet lain, *lirikan mata menyiratkan hal itu, detail... mata liar yang menelanjangi orang asing atau pendatang di bumi Krakow, dan mata yang mengiringi ocehan di mulut, kita yang berbusana disangka orang gila* hehehehe. (Namun, tetaaap, kadang masih ada 1 atau 2 orang yang berjumpa di jalan, pakaian 'normal' masih dikenakannya, maksudnya : busana seperti celana panjang dan baju kaos berlengan, :-P tapi kalau sempat ngobrol, biasanya yg seperti itu non-pribumi Krakow juga, :-D)

Biasanya, di bawah sinar mentari garang summer, kepala pening kalau berlama-lama berada di luar... Tambah pening (kalau si mata) ter-lihat yg telanjangan dimana-mana. Let me tell you, bro&sist, di Krakow, hampir semua perempuan (tua muda) cuek bebek kalau keluar gak ber-bra, suhu memang panas sekali (wallohu'alam, apalagi neraka yah :-)), mereka pakai kaos dengan bahan transparan dan cedal doang atau pakai bikini saja, atau baju yang bahannya kayak handuk bayi---hemat bahan. Kaum laki-laki sama parah, mereka memakai sempak doank tua muda, laki bini cuek bulu-bulu di sekujur tubuh atau gelembar-gelember kulit dan keringatnya mengucur kemana2.hehehe (Istighfar....) Bayangkanlah kalau serombongan itu ketemu tumplek di bus,:-)

Alhamdulillah kami dilimpahkan-Nya rezeki appartemen yang nyaman, punya stok berliter-liter jus, bisa pijat-pijatan dan bebas berekspresi mesra sekeluarga. Berusaha menjaga diri dari ragam godaan dan fitnah dunia yang kian meraja-lela, Oh Allah...

Doain yah sobat-sobat, semoga kami sekeluarga tetap menjaga diri, bermalu diri dan istiqomah dalam keimanan ini, yaaah say... Salam Ukhuwah, Barokalloh always ^^...

PS : Jangan lupa follow yah, twitter : @bidadari_azzam, :-)

Wednesday, July 4, 2012

Libur Musim Panas 2012



Weekend with my lovely kids



Hembusan angin sesekali

Temani jundi terbuai mimpi

Musim panas penuh energi

Bersiram terik cinta mentari



Dan engkau disana, sahabatku

Adakah jantung berdebar rindu

Ungkapkan jujur bahasa kalbu

Dalam sujud-sujud panjang tanpa ragu



Duhai Allah

Syukurku atas rasa ini

Mengecap lidah nan tetap basah

Mereguk makna alhamdulillah



(@Krakow, 11:33am. 2 juli 2012)




pic : EUFA Euro-Wrszaw

Summer : Jalan sehat ^^

pic : Pelangi di Lausanne

Suasana Old Town Krakow

Abang Azzam sedang bergembira karena naik kelas dengan nilai gemilang, ;-))

Bang Sayyif juga senang berlarian di taman sambil bilang Allahu Akbar! :-) *menanti mainan insinyur-annya*,

serta adek Zuhud pun menunggu keluangan waktu abi buat membelikannya sepeda mini, :-D

Alhamdulillah 'ala kulli hal... Salam Ukhuwah dari Krakow... ^^ Barokalloh always! (^-^) @bidadari_azzam :-)