Photobucket
Showing posts with label Books. Show all posts
Showing posts with label Books. Show all posts

Wednesday, June 12, 2013

Barokalloh My Mom








Assalamu'alaykum, Juni dan Ramadhan adalah identik dengan 'kekompakan muhasabah diri' bagiku dan mama', alias Ombay Azzam, ;-)). Kami sama-sama lahir di bulan-bulan romantis itu (Juni~hitungan secara masehi, dan Ramadhan secara Hijriyyah...)

Di blog ini-archieve 2008, Aku pernah menguntai puisi buat mama'. Tidak bosan kalau kubaca-baca ulang, senang sekali mengenang masa kecil, kalimat dalam puisiku tetap relevan sampai kapan pun :-), tentang kehebatan ibu di mataku. Subhanalloh, my mom is very inspiring woman!

Ku re-Post disini yah :

The Language of Your Love



Dearest Mama

You speak it from within your heart only

But everyone can hear

You teach me everything in our special room

But everyone can know

Everyone see our journey

And give you an enormous thumb up

'coz my beautiful life now? actually, No

That thumb up for you

'coz your language for me

I understood 'coz of you

Your beautiful language

The language of your true love

(my old-file KL.11.43 am, march,18,2008)

I am remembering that my mom have said, "I believe that your children are like you...look like you in physics, also in habbits..." wooow! :) that's alright, sure mom, you'r great... and the language of your love, It's very special for me, for my brothers & sisters also, so meaningfull, We love you always, forever... :)


Hmmmmm, Membicarakan ibu, tidak akan habis bahasannya. Karena tema tentangnya adalah tentang ketulusan cinta. (Contoh kecilnya adalah jika kalian mengalami masa awal pengantin baru, dan deg-deg-an karena baru saat itu merasakan getaran cinta dahsyat antara suami istri. Namun begitu kalian hamil, melahirkan, apalagi menyusui pertama kalinya, 'deg-deg-an' masa awal pengantin berasa 'gak sebanding dengan kecamuk rasa kala menjadi ibu' di momen tersebut. Karena kehadiran anak adalah hadirnya permata ketulusan cinta, hadir amanah besar dariNya untuk senantiasa memupuk cinta, maka jutaan rasa antara suami istri 'gak deg-deg-an' kayak pertama kali bersua, namun bukan berarti rasa cinta itu berkurang :-D. Justru ketika si buah cinta hadir, suami istri kian merasa sejiwa, jadi fokus memikirkan buah cinta, ego-ego diri terkikis perlahan, 'deg-deg-an' saat banyak kejutan yang dibuat oleh si permata hati-lah ~nan lebih dahsyat dari awal pengantin baru. Cinta nan tulus memerlukan pengorbanan, ya kan? Sosok ibu adalah wanita yang paling setia dalam mendukung cita perjuangan anaknya, *_^ insya Allah, ibuku sedemikian, mungkin kamu dan aku juga?! Wallohu'alam, mempelajari ketulusan cinta adalah pelajaran setiap masa...)

Jadi tambahan secuil tips buat teman-teman yang stuck ketika menulis :

1. Bayangkanlah senyuman ibunda

2. Tulislah tentangnya, pasti banyak kalimat yang kamu bisa rangkai ketika sekelebat bayangan ibunda hadir... (contoh kecil, ketika saya menuliskan tentang beliau, baru saja setengah jam, tidak terasa sudah 12 halaman ~ketak-ketik, hihihi... belum ditambah air mata, dan beberapa tisu harus disiapkan :-D) Yah, sosok wanita yang urat-urat dan ototnya mengalami perubahan ajaib ketika melahirkan kita, amat wajar kalau setiap anak yang mengenang ibunya~menjadi banjir air mata, >_< termasuk aku. Ya Allah, berkahilah ia di dunia dan akhiratMu. aamiin...

Pas mudik maret lalu, ada tiga teman masa sekolahku yang baru saja kehilangan ibunda. Aku juga jadi ikut berurai air mata, karena ketiga mama sobat kecilku ini juga tersimpan sebagai kenangan masa kecil. Kalau kami bermain atau mengerjakan tugas kelompok, mama-mama mereka pasti menyiapkan kue-kue atau nasi & lauk pas makan siang. :-) Menu halal yang disiapkan oleh mereka berarti sudah pernah mampir ke perutku pula, aku masih sangat hafal raut wajah ketiga mama temanku ini. Semoga Allah SWT melapangkan kubur mereka, aamiin...

Tambah banjirlah mata temanku tatkala membaca bait-bait ini yang kutulis dalam kumpulan puisiku, "Sajak Mengeja Masa"

Pesan Ibu

(bidadari_Azzam, #SajakMengejaMasa)



Senyum untuk jiwa

Tenang hadirkan damai

Segala solusi adalah cinta

Problema datang bila janji belum tunai



Lagi dan lagi ibu berpesan

Ketika berbuat tanpa penghargaan

Disitulah letak keikhlasan

Ketika berkorban namun hadir pengkhianatan

Suka rela hati nantikan hari perhitungan

Tak pernah ada gelisah

Jika pancaran tulus tersirat pada wajah

Balasan Allah Selalu Maha Sempurna



Diam saja jika tak mampu berkata hal baik

Prilaku terpuji jangan ternoda serapah

Panjatkan do’a dimana saja

Dari pada terbuai sumpah dan caci

Kenang dan resapkan dalam dada

Segala kebaikan di sekeliling kita

Tiada guna merekam keburukan sesama

Cukuplah direnungkan sebagai pelajaran menuju dewasa



Usah balas amarah

Hadapi maki dengan karya

Sebarkan senyum meski banyak nan menghina

Karena pasti lebih banyak nan mencinta



Mentari selalu hangat

Hujan selalu sejuk

Rembulan tetap cantik

Dan engkau pun harus tetap berprilaku apik

Karena engkau berteman semesta

Karena engkau bersiram hidayah-Nya

Jaga diri di atas bumi

Bahkan penghuni langit menguntai doa buatmu



Oh Ibu

Pesanmu selalu hadir dalam kalbu

Cambuk diri di setiap waktu

Bagai rengkuhan sukma nan utuh

Oh Ibu

Selalu kurindu

Oh Ibu

Terima kasih atas segalanya

(bidadari_Azzam, Salam ukhuwah dari Krakow, malam 30 des 2012)

Mama'ku adalah orang yang paling excited kalau membaca puisi atau artikelku, (seraya terisak pula....) like mother ~like daughter bisa jadi pas saling merindukan, kami menangis di tempat yang berbeda... :-D

...Lanjut lagi nanti, ;-))

Barokalloh selalu, semoga tetap semangat dalam segala aktivitas kebaikan, aamiin...

Kalau punya niat melakukan kejahatan, cobalah ingat-ingat lagi pada ibu yang sudah letih dan lelah melahirkanmu. "Kasihanilah orang tuamu ketika ditanya Robbul 'izzati di saat laporan pertanggung-jawaban kelak, rugi banget kalau tidak berusaha menjadi anak yang baik, kerugian di dunia sampai akhirat....sure!"

Salam Ukhuwah, teman-teman! ^^

^^ Sudah follow twitter @bidadari_azzam, kan? ;-))

*Puisi di atas pernah dimuat pula di dua media islami

:-) Wassalamu'alaykum wa rahmatullahi wa barakatuh...

Wednesday, May 29, 2013

Receh For Books 20013 (projek bang Azzam)




Assalamu'alaykumwrwb.... Tahmid wa sholawat,

Usai membaca salah satu postingan blog di Warung_Blogger, Saya tertarik untuk membantu bang Azzam 'join' projek baru ini : Spesial Receh buat beli buku di akhir tahun. :-) Hostnya di blog ini...

Recehan yang dikumpulkan pada kencleng-kencleng alias cara klasik menabung adalah hal biasa dalam keluarga kami. Saya dan suami menikah ketika masa kuliah, kencleng receh merupakan pos-pos tabungan yang amat bermanfaat buat kami, cara menabung yang menyenangkan. Kalau sudah membeli buku dan keperluan kuliah lainnya, sisa recehan yang 'pos kencleng sudah dijebol' biasanya kami gunakan buat ongkos angkot atau sekedar jajan sup buah dan cimol, hehehe... *memori indah* dan pos kencleng kami tidak pernah kosong, ^_* selalu ada banyak receh buat "siap siaga" kalau ada keperluan mendadak. Alhamdulillah...

Begitu pun bang Azzam, ketika mengenal receh, saat itulah ia mengenal cara menabung ortunya. Maka, Azzam pun memiliki kencleng receh sendiri selama beberapa tahun ini. :-) Azzam biasanya membeli mainan yang diinginkannya, makanan favoritnya serta beberapa souvenir buat nenek kakek dan para sepupunya dengan hasil tabungan sendiri (uang jajan yang dimilikinya selalu punya jatah untuk dikumpulkan dan dimasukkan ke dalam kencleng recehnya... ^_^)

Jadi, saya ajak ikutan projek ini saja sebagai tugas #homeschoolingnya pula, sebab dalam satu tahun ini, bang Azzam berada di tiga negara berbeda, saya harap dia bisa memilih buku-buku istimewa ketika menikmati masa liburan akhir tahun nanti, serta dapat menceritakan pengalaman berharga ketika mengumpulkan receh for books-nya, saat memilih buku yang diinginkannya, sekaligus pada saat menikmati baca buku dengan hasil projek inspiratif ini, dan melupakan kesedihan serta ketegangan suasana ketika pindah lokasi bersama ummi&abinya, aamiin.

Oke...



Mengenai kelanjutan challenge ini, akan aku bikin lagi buat tahun ini dengan peraturan yang sama dengan tahun lalu :

1. Kumpulkan uang receh dari Januari-Desember

2. Jangan dihitung sampai akhir tahun 2013

3. Setelah semua uang terkumpul, belikan buku yang kamu inginkan/bukunya dihadiahkan ke orang lain

4. Kalau mau ikut, bikin posting mengenai challenge ini di blog masing-masing (tidak harus blog buku) kemudian masukkan link dari postingan kamu di mr.linky J

5. Pasang banner Receh for book(s)



Kalau ada pertanyaan, silahkan 'lari' ke blog-hostnya... Buat yang tahun lalu ikutan challenge ini, ditunggu warp-up post-nya!

Happy Reading (^_^)


Salam Ukhuwah... :-)

Barokalloh! ^-^

Wednesday, March 13, 2013

Kabar Sohib Krakow (dalam foto)

Assalamu'alaykumwrwb...

Menerima email cinta dari sohib ternyata mengingatkanku tentang rindu, *_^ Biasanya ketika berada di Poland, kangennya kan sama keluarga yang di tanah air :-). Namun tatkala telah menyadari kepindahan dari Krakow (yang sekarang sudah kami tinggalkan selama hampir dua bulan ini), ternyata mulai hadir kerinduan pula kepada sohib-sohib disana. :-) Begitulah kalbu, eratnya ukhuwah berbuah rindu. Semoga rasa ini menghadirkan keberkahanNya selalu... aamiin... ^^

In front of Masjid Krakow

Sisters' Room in Islamic Centre Krakow

"Dear Riry, Saya masih ingat raut wajahmu yang tetap ceria meskipun lelah. Kamu berkata bahwa saya adalah temanmu, padahal kita hanya beberapa kali berjumpa, saya sangat tersanjung! Bagi saya, kamu sangat unik dan dirindukan siapa pun, temanmu sangat banyak padahal kamu bukan orang Polskie, tandanya kamu adalah wanita hebat. Saya berharap bahwa saya dapat menjadi muslimah yang baik sepertimu... Dan kali ini, saya ingin membuatmu gembira, saya beritakan bahwa saya telah menjadi muslimah, 'I am muslimah, you know?!' Saya bersyahadat sewaktu sholat jum'at beberapa minggu lalu, sebuah pilihan hidup yang paling berat, keputusan saya yang sesuai dengan nurani. Semua sisters bercerita bahwa meskipun kamu tidak berada di Krakow sini, namun hati dan jiwamu sudah kamu simpan di sini... Saya bahagia sekali karena sekarang kita bersaudara, I love Riry:-*...."

>_< Riry is crying... but happy :-))


Teringat Old Town Krakow :-). Kalau disana, naik angkutan umum, semua orang menawarkan tempat duduknya. Bahkan aki-nini yang usianya 80++ masih berdiri tegap agar tampak lebih muda dan sehat! Namun disini, ketika berada di angkutan umum, para penumpang cuek bebek ketika melihat manula, ibu hamil, atau yang membawa bayi & anak-anak tidak mendapatkan tempat duduk di angkutan umum (malah rebutan kayak zaman penjajahan x_X *gakmalu sama kemerdekaan dan kemajuan pendidikan*), bahkan kondekturnya geleng-geleng kepala melihat dua bencong yang *pura-pura* tutup mata dan tutup telinga saat dimintai tolong merelakan kursinya di angkutan umum, :-P. (Riry tepar bo', kalau naik taxy mulu :-P)

Jadi curcol :-P

Katedral in Wavel Castle

Faghfirlana.... Ampuni hamba, Yaa Allah... Semoga Allah ta'ala meneguhkan hati kita dalam ketaatan padaNya, aamiin...

Tetap saling do'a yah ^^

Barokalloh selalu, aamiin... salam ukhuwah dari tanah air;-)

juga Salam Ukhuwah dari keluarga Muslim Krakow, teman-teman! ^^ Syukron jazzakumulloh khoiru jazza...

Sunday, March 10, 2013

Sekilas Sapa Mawar Cinta di Krakow



Assalamu'alaykum Wrwb... (^-^)



Ketika sibuk packing segala macam keperluan sebelum kami sekeluarga berangkat dari Poland januari 2013 lalu, Saya sampai lupa tentang artikel ini yang dimuat di dakwatuna dan islam pos :-)

Alhamdulillah diingatkan oleh sohib nun jauh disana (tapi dekat di hati, ;-D) Syukron jazzakumulloh yah ^^

Alhamdulillah... Sejarah terukir bahwa kita sebagai keluarga muslim Indonesia turut berperan aktif dalam merintis Islamic Centre Krakow, :-). Muslim-muslimah dari berbagai negeri maupun yang berasal dari kota kecil sekitar Krakow, merindukan acara "kumpul di masjid", memakmurkan masjid, rindu untuk berbagi suka duka... Rindu pelukan ukhuwah! Terutama di negeri minoritas muslim ini.

Winter kali ini, kita telah melaksanakan secuil program "Sekilas Sapa Mawar Cinta" sebanyak dua kali, sepintas kelihatan sepele~ namun dua televisi swasta -Polskie- mengajukan wawancara kepada saya via email, pertanyaan utamanya adalah "Kenapa anda mau menghabiskan uang untuk bagi-bagi mawar dan kalimat hadits Muhammad (Rasulullah Shall Allāhu ʿalay-hi wa-sallam) tsb?"

Mereka benar-benar terkecoh info media mengenai berita Islam nan mulia ini.... #LoveIslam

Langsung baca di TKP saja yah : dakwatuna~bidadari_Azzam

Kemudian setelah program part 2 bagi-bagi mawar lagi (januari yang lalu), dimuat pula disini : Islam Pos~bidadari_Azzam

:-) Semoga Allah ta'ala meneguhkan hati kita dalam ketaatan padaNya, aamiin...

Tetap saling do'a yah ^^

Barokalloh selalu, Yoook tetap semangat dalam segala aktivitas kebaikan, aamiin...

Salam Ukhuwah dari keluarga Muslim Krakow, teman-teman! ^^

Monday, October 22, 2012

Sekilas Goresan Sambut Hari

❤ Assalamu'alaykum :-)

Alhamdulillah, kami memperoleh berita-berita gembira di tengah riuhnya hal-hal yang kurang menyenangkan (apalagi awal bulan ini, kental suasana Eropa amat berduka dengan semua kenaikan harga barang dan penambahan jumlah pajak, dsb terkait krisis yang kian mencekik...).

Berita gembiranya, saya rahasiakan dulu, hihihi.... yang jelas, insya Allah Saya sedang mempersiapkan kuis syukuran sebagai bentuk silaturrahim dengan sobat semua. Blogku ini kan sudah pindah tiga negeri, sejak di Bangkok, Kuala Lumpur, kemudian ownernya pindah ke Krakow hingga terasa autumn ke-3 sekarang.

Semoga tetap saling do'a dan senantiasa berbagi hikmah, semoga kita makin bersemangat menggali ilmuNya di tengah arus kemalasan saat ini, hehehe... (Banyak teman-di link-link blogku ini yang 'sudah entah kemana', alias 'gugur di dunia per-blog-an'... :-) Kuharapkan mereka semua tetap sehat lahir batin dan senantiasa berbahagia dalam perlindungan terbaikNya, aamiin....)

Semangat memulai hari-hari, semoga selalu berprestasi!

Selamat berpuasa arafah yah ^^







Salam Ukhuwah dari Krakow!^^

Ketika kabut menipis, tampak jelas kilau mentari

Ketika usai gerimis, indah nian tampilan pelangi

Duhai hati nan manis, tunduk bersujud awali hari

KepadaNya senantiasa optimis, Sang Penolong hingga akhirat nanti



Barokalloh semua sahabat nan mendekap hidayah erat-erat :-)

Dzien dobry, miłego dnia ... Ma'assalamah...:-)

Tuesday, October 16, 2012

Hujan Berkah



Semakin mendekati akhir tahun, makin sering hujan di Krakow. Titik-titik bening itu mempercantik dedaunan coklat di musim gugur. Tatkala hujan, kantuk pasti kian mendera, mataku senang terpejam seraya menyusui baby-Zuhud.

Doa ketika hujan: اَللَّهُمَّ صَيِّبًا نَافِعًا Allahumma Shoyyiban Na’fian "Ya Allah turunkanlah hujan yang bermanfaat (HR. Bukhari)


Hujan di Krakow yang selalu deras ketika pergantian musim, berbeda dengan hujan di tanah air kita. Hujan bisa sangat awet hingga berhari-hari, misalnya pagi ini hujan deras, kemudian tersisa gerimis sampai petang. Kemudian malam menderas kembali, dan pagi berkabut serta gerimis terus-terusan.

Tentu kesamaannya adalah hujan kita berasal dari langit yang sam, yah kan teman-teman? :-)

Semoga kita tidak lupa bahwa hujan selalu membawa berkah, tanah dan rerumputan menyambut kucuran air cantik itu dengan dendang merdu memujiNya, Subhanalloh!

Sunnah rasul-Nya (SAW), bahwa “Dua doa yang tidak pernah ditolak ; doa ketika waktu adzan dan doa ketika waktu hujan”. (HR. Hakim), Yoook, perbanyak do'a dan perkencang ikhtiar di saat suasana hujan berkah saat ini :-)



Menggigil

Derai rinai membawa kabar

Sepanjang malam

Bulan balas tatap tanya di kalbu

Kupanjatkan syukur

Curahan berkahMu sepanjang waktu

Allah, ampuni hamba

Ketika ada detik lupa

(@bidadari_azzam ~Krakow 16/10/2012. 5:44 PM) ❤

Barokalloh selalu, semoga tambah semangat dalam meraih perbekalan, aamiin... Salam Ukhuwah dari Krakow ^^

Wednesday, August 8, 2012

Tentang Seorang Bapak... kangen bapak? ;-)

Assalamu'alaikumWrWb...
Kalau brothers and sisters sering kangen gak dgn Papa...? Atau Ayah, atau Bapak ?

Love father every day... ❤

Cerita teman kita berikut ini, pengobat kangen yang "gue banget".....

Bapakku is the best, kangen selalu dgn segala perhatian beliau. Beliau punya 4 anak cewek, sekarang udah jadi emak-emak semua. Ketika menikahkan kami, selalu menitikkan air mata. Dan kata mamaku, sebelum acara akad nikah, selalunya bapak meriang dan gak bisa tidur malam, menangis lamaaa seraya berbaring di bantalnya. wuaaaargh, jadi tambah kangeeen.

Bapakku yang selalu beliin coklat dan ngasih surprise kalo' aq dirawat di RS dulu pas masa kecil, bapakku juga nyediain jasa antar-jemput kemana2, berusaha sekuat tenaga "mengabulkan" keinginan putra-putrinya, dan memang tegas banget memegang prinsipnya. wuaaargh... tambah kangeeen, bapaaaaak....

Kesamaanku dengan si mbakyu yang nyindir di cerita adalah bahwa bapakku memang amat mengkhawatirkan anak-anaknya... Sehingga daku sadar, takdirNya bahwa anak-anak beliau kudu berada di luar kota& luar negeri merupakan ujian besar buat bapak, beliau tuh pingin banget 'anak cucu berkumpul semua' deketan rumahnya kayak di daerah-daerah Jawa, tapi cita yang satu itu memang bablas tiada sisa...

Bapak harus merelakan anak-anaknya tersebar merantau dengan lapang dada dan berusaha ikhlas...

Paling patut kusyukuri tentang kehidupan masa kecil &remaja kami yang memiliki ortu tegas, kami anak-anak perempuan, gak boleh keluar malam---apapun alasannya! Terutama keluar komplek perumahan, :-)hal ini yang berbeda dengan sharing kisah di bawah ini...

Berterima kasihlah dengan sosok bapak kita, teman-teman...

-sorry jadi mellow, Ry-

Sosok Seorang Ayah bagi Anak Perempuannya


Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya......Akan sering merasa kangen sekali dengan Mamanya. Lalu bagaimana dengan Papa?
Mungkin karena Mama lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari,tapi tahukah kamu, jika ternyata Papa-lah yang mengingatkan Mama untuk menelponmu?

Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Mama-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng,tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Papa bekerja dan dengan wajah lelah Papa selalu menanyakan pada Mama tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?

Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil......Papa biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda.
Dan setelah Papa mengganggapmu bisa, Papa akan melepaskan roda bantu di sepedamu...Kemudian Mama bilang : "Jangan dulu Papa, jangan dilepas dulu roda bantunya", Mama takut putri manisnya terjatuh lalu terluka....Tapi sadarkah kamu? Bahwa Papa dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu putri kecilnya PASTI BISA.

Pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau mainan yang baru, Mama menatapmu iba. Tetapi Papa akan mengatakan dengan tegas : "Boleh, kita beli nanti, tapi tidak sekarang". Tahukah kamu, Papa melakukan itu karena Papa tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi?

Saat kamu sakit pilek, Papa yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit membentak dengan berkata :"Sudah di bilang! kamu jangan minum air dingin!". Berbeda dengan Mama yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut.Ketahuilah, saat itu Papa benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu. Ketika kamu sudah beranjak remaja .... Kamu mulai menuntut pada Papa untuk dapat izin keluar malam, dan Papa bersikap tegas dan mengatakan: "Tidak boleh!". Tahukah kamu, bahwa Papa melakukan itu untuk menjagamu? Karena bagi Papa, kamu adalah sesuatu yang sangat - sangat luar biasa berharga.. Setelah itu kamu marah pada Papa, dan masuk ke kamar sambil membanting pintu...Dan yang datang mengetok pintu dan membujukmu agar tidak marah adalah Mama.... Tahukah kamu, bahwa saat itu Papa memejamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinnya, Bahwa Papa sangat ingin mengikuti keinginanmu, Tapi lagi-lagi dia HARUS menjagamu? Ketika saat seorang cowok mulai sering menelponmu, atau bahkan datang ke rumah untuk menemuimu, Papa akan memasang wajah paling cool sedunia.... :') Papa sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang ngobrol berdua di ruang tamu.. Sadarkah kamu, kalau hati Papa merasa cemburu?
Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan Papa melonggarkan sedikit peraturan untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya. Maka yang dilakukan Papa adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khawatir... Dan setelah perasaan khawatir itu berlarut - larut....Ketika melihat putri kecilnya pulang larut malam hati Papa akan mengeras dan Papa memarahimu .. . Sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang di sangat ditakuti Papa akan segera datang? "Bahwa putri kecilnya akan segera pergi meninggalkan Papa" Setelah lulus SMA, Papa akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang Dokter atau Insinyur. Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan Papa itu semata - mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti....Tapi toh Papa tetap tersenyum dan mendukungmu saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan Papa :)
Ketika kamu menjadi gadis dewasa....Dan kamu harus pergi kuliah dikota lain...Papa harus melepasmu di bandara.Tahukah kamu bahwa badan Papa terasa kaku untuk memelukmu?Papa hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini - itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati. Padahal Papa ingin sekali menangis seperti Mama dan memelukmu erat-erat.
Yang Papa lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan menepuk pundakmu berkata "Jaga dirimu baik-baik ya sayang". Papa melakukan itu semua agar kamu KUAT...kuat untuk pergi dan menjadi dewasa.

Disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah Papa. Papa pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan teman-temannya yang lain. Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta boneka baru, dan Papa tahu ia tidak bisa memberikan yang kamu inginkan...Kata-kata yang keluar dari mulut Papa adalah : " Tidak.... Tidak bisa!" Padahal dalam batin Papa, Ia sangat ingin mengatakan "Iya sayang, nanti Papa belikan untukmu". Tahukah kamu bahwa pada saat itu Papa merasa gagal membuat anaknya tersenyum?

Saatnya kamu diwisuda sebagai seorang sarjana. Papa adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu. Papa akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat "putri kecilnya yang tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang" Sampai saat seorang teman Lelakimu datang ke rumah dan meminta izin pada Papa untuk mengambilmu darinya. Papa akan sangat berhati-hati memberikan izin..Karena Papa tahu.... Bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti. Dan akhirnya....Saat Papa melihatmu duduk di Panggung Pelaminan bersama seseorang Lelaki yang di anggapnya pantas menggantikannya, Papa pun tersenyum bahagia.... Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu Papa pergi kebelakang panggung sebentar, dan menangis?

Papa menangis karena papa sangat berbahagia, kemudian Papa berdoa....Dalam lirih doanya kepada Tuhan, Papa berkata: "Ya Allah tugasku telah selesai dengan baik....Putri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi wanita yang cantik.... Bahagiakanlah ia bersama suaminya..."

Setelah itu Papa hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk... Dengan rambut yang telah dan semakin memutih... Dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya.... Papa telah menyelesaikan tugasnya.... Papa, Ayah, Bapak, atau Abah kita...Adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat... Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis... Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu.
Dan dia adalah yang orang pertama yang selalu yakin bahwa "KAMU BISA" dalam segala hal

Sent from my BlackBerry®



smoga bermanfaat....


Terima kasih Bapak...

Izinkan daku menjadi sekuntum bunga,
Yang dihiasi dengan kelopak akhlaq mulia,
Harum wanginya dengan ilmu agama,
Cantiknya karena iman dan taqwa,

Namun keindahan zahirnya ku simpan rapi,
Biar menjadi rahasia yang kekal abadi,
Bukan perhatian mata ajnabi,
Yang menjadi puncak fitnah hati,

Ya Allah,
Timbulkanlah duri-duri nan memagari diri,
Agar diriku terpelihara dari noda duniawi,
Yang akan menghilangkan keharuman sejati,
Yang akan memudarkan kecantikan diri...
Jadikan hamba mujahidah sejati...


Saturday, August 4, 2012

Kunci Bahagia ❤



Assalamu'alaykum Saudara-saudaraku yang dirahmati Allah, Ramadhan adalah bulan istimewa. Di negeri kita, perubahan besar segera terjadi dan kita rasakan di bulan Ramadhan ini. Tiba-tiba suasana menjadi lebih relijius. Tiba-tiba iklim agamis menyelimuti masyarakat kita. Bahkan sampai pada acara TV dan iklan. Bahkan sampai pada artis dan selebritis yang mendadak menutup kepala.





Di masyarakat, pengajian menjadi marak. Kebaikan menjadi mendominasi, dan kemaksiatan terusir pergi. Seakan-akan kondisi ini menggambarkan hadits Rasulullah SAW:

إِذَا دَخَلَ رَمَضَانُ فُتِّحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ جَهَنَّمَ وَسُلْسِلَتِ الشَّيَاطِينُ

Apabila telah masuk bulan Ramadhan, terbukalah pintu-pintu surga dan tertutuplah pintu-pintu neraka dan setan-setan pun terbelenggu. (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Saudara-saudaraku yang dirahmati Allah, Iklim agamis ini, akankah kembali menjadi sekedar rutinitas saja : hanya berlaku satu bulan saat Ramadhan kemudian nantinya ia akan berganti, kembali seperti bulan-bulan sebelum Ramadhan tiba? Kita mungkin tidak bisa memaksa orang lain atau menuntut masyarakat kita secara makro untuk mempertahankannya. Namun, kita sebagai pribadi bisa memulainya dengan mengubah dan memperbaiki diri kita. Ibda' binafsik. Mulailah dari dirimu.

Iklim agamis pada bulan Ramadhan ini, sesungguhya adalah momentum yang tepat bagi kita untuk membuat hidup kita berubah, menuju Islam yang kaffah. Ramadhan menghadirkan suasana yang kondusif bagi kita untuk lebih dekat kepada Allah dan mengamalkan Islam lebih dalam, tinggal bagaimana hal itu kita optimalkan, kita jaga dan kita kembangkan di luar Ramadhan nanti. Ramadhan, adalah kesempatan emas bagi kita untuk berupaya menerapkan Islam kaffah, kunci kebahagiaan di dunia dan akhirat.

Islam kaffah, yang artinya adalah ber-Islam secara total, tidak setengah-setengah, merupakan perintah dari Allah SWT. Seorang Muslim diseru Allah untuk mengarah ke sana.


Allah SWT berfirman: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا ادْخُلُوا فِي السِّلْمِ كَافَّةً وَلَا تَتَّبِعُوا خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُبِينٌ

Wahai orang-orang yang beriman, masuklah kalian ke dalam Islam secara kaffah dan janganlah kalian ikuti langkah-langkah syetan. Sesunggungguhnya syetan itu adalah musuh yang nyata bagimu. (QS.Al-Baqarah : 208)

Masuk Islam secara kaffah yang dimaksud dalam ayat di atas adalah masuk Islam secara keseluruhan. Menyeluruh, bukan setengah-setengah.

Ibnu Abbas menuturkan bahwa asbabun nuzul QS. Al Baqarah ayat 208 ini terkait dengan Abdullah bin Salam dan kawan-kawannya, mantan Yahudi yang telah masuk Islam. Mereka telah beriman kepada Nabi Muhammad SAW dan syariat Islam yang dibawa beliau, akan tetapi tetap mempertahankan keyakinan mereka kepada sebagian syariat Nabi Musa AS. Misalnya, mereka tetap menghormati dan mengagungkan hari Sabtu serta membenci daging dan susu unta. Hal ini telah diingkari oleh shahabat-shahabat Rasulullah SAW lainnya. Abdulah bin Salam dan kawan-kawannya berkata kepada Nabi SAW, "Sesungguhnya Taurat adalah kitabullah. Maka biarkanlah kami mengamalkannya". Setelah itu, turunlah firman Allah tersebut.

Imam Qurthubi menjelaskan bahwa lafadz kaaffah adalah sebagai haal (penjelasan keadaan) dari lafadz "al-silmi" atau dari dlomir "mu'minin". Sedangkan pengertian kaaffah adalah jamii'an (menyeluruh) atau 'aamatan (umum). Bila kedudukan lafadz kaaffah sebagai haal dari lafadz "al-silmi" maka tafsir dari ayat tersebut adalah Allah SWT menuntut orang-orang yang masuk Islam untuk masuk ke dalam Islam secara keseluruhan, tanpa memilih maupun memilah sebagian hukum Islam untuk tidak diamalkan.


Sedangkan Sayyid Quthb pada Fi Zhilalil Qur’an mengatakan, “Ketika menyeru orang-orang yang beriman agar masuk ke dalam kedamaian (Islam) secara total, Allah SWT memperingatkan mereka dari mengikuti langkah-langkah syaithan.

Petunjuk atau kesesatan. Islam atau jahiliyah. Jalan Allah SWT atau jalan syaithan. Petunjuk Allah SWT atau kesesatan syaithan. Dengan ketegasan seperti ini seharusnya seorang muslim bisa mengetahui sikapnya, sehingga tidak terombang-ambing, tidak ragu-ragu, dan tidak bingung di antara berbagai jalan dan dua arah.

Sesungguhnya di sana tidak ada beraneka ragam manhaj yang harus dipilih salah satunya oleh seorang Mukmin, atau dicampur aduk salah satunya dengan yang lain. Tidak! Sesungguhnya orang yang tidak masuk ke dalam kedamaian (Islam) secara total, orang yang tidak menyerahkan dirinya secara murni kepada pimpinan Allah SWT dan syari’at-Nya, orang yang tidak melepaskan semua tashawwur (konsepsi), manhaj dan syari’at lain, sesungguhnya ia berada di jalan syaithan dan berjalan di atas langkah-langkah syaithan.

Di sana tidak ada solusi tengah, tidak ada manhaj gado-gado, tidak ada langkah setengah-setengah! Di sana hanya ada kebenaran dan kebathilan. Petunjuk dan kesesatan. Islam dan jahiliyah. Manhaj Allah atau kesesatan syaithan. Allah SWT menyeru orang-orang yang beriman pada bagian pertama untuk masuk ke dalam kedamaian (Islam) secara total; dan memperingatkan pada bagian kedua dari mengikuti langkah-langkah syaithan. Kemudian hati dan perasaan mereka tersadar dan rasa khawatir mereka tersentak dengan peringatan tentang permusuhan syaithan terhadap mereka tersebut. Permusuhan yang sangat jelas lagi gamblang, yang tidak akan pernah dilupakan kecuali oelh orang yang lengah, sedangkan kelengahan memang tidak pernah terjadi bersama keimanan."

Mengamalkan atau menerapkan Islam secara kaffah dengan demikian berarti berserah diri kepada Allah secara totalitas, beriman dan tunduk kepada aturan-Nya. Terhadap ajaran Islam yang hukumnya fardhu ‘ain, maka setiap muslim mengimani wajibnya dan berkewajiban untuk melaksanakannya.


Terhadap ajaran Islam yang hukumnya fardhu kifayah, maka setiap muslim berkewajiban untuk meyakininya sebagai kewajiban dan melaksanakannya jika status fardhu kifayah itu berkenaan dengan dirinya, atau, melaksanakannya sebagai bentuk “sukarela”-nya untuk memikul tanggung jawab wajib kifayah meskipun –sebenarnya– tidak berkenaan dengan dirinya. Misalnya, seseorang yang mempunyai takhashshush (spesialisasi) seorang dokter, maka ia berkewajiban secara ‘aini untuk menjalankan perannya sebagai dokter, meskipun mempelajari kedokteran sendiri hukumnya fardhu kifayah, namun bisa saja dengan “sukarela” ia menambahkan spesialisasinya dengan mempelajari ilmu fiqih, walaupun untuk ilmu fiqih sudah ada yang mengisinya.

Terhadap ajaran Islam yang hukumnya sunnah, setiap muslim meyakini hukum sunnah-nya, dan berkeinginan serta senang untuk melaksanakannya. Terhadap hal-hal yang hukumnya makruh, maka muslim meyakini ke-makruh-annya, hatinya tidak menyukai hal-hal yang makruh itu, berkeinginan serta merasa senang untuk meninggalkannya. Sedangkan terhadap hal-hal yang hukumnya haram, maka setiap muslim meyakini ke-haram-annya dan menghalangi dirinya agar tidak sampai melakukannya.
Saudara-saudaraku yang dimuliakan Allah, Perintah masuk Islam secara kaffah ini dilanjutkan dengan larangan mengikuti langkah-langkah syetan. Di mana syetan itu menggelincirkan manusia dengan dua senjata : syubhat dan syahwat. Dua senjata itu pula yang jika mengenai manusia, maka ia meninggalkan sebagian ajaran Islam, tidak berislam secara kaffah.

Dari jalan syubhat, artinya timbul keraguan iman atau kerancuan pemikiran sehingga seorang Muslim bisa terjebak memandang sesuatu yang wajib sebagai sesuatu yang bukan wajib. Atau memandang sesuatu yang haram sebagai sesuatu yang boleh dilakukan. Misalnya kewajiban menutup aurat dengan berjilbab bagi Muslimah, betapa banyaknya orang-orang yang mengingkari atau meragukan kewajiban itu meskipun ia menyatakan diri sebagai Muslim.

Sedangkan dari jalan syahwat, artinya adalah dominasi nafsu sehingga manusia terperosok pada kemaksiatan, mendurhakai Allah SWT. Misalnya, seseorang mau melakukan shalat, tetapi ia enggan untuk berzakat karena nafsunya atas harta sangat mendominasi dan membuatnya bakhil.

Firman-Nya, إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُّبِينُ “sesungguhnya setan itu musuh yang nyata bagimu” menunjukkan bahwa syetan sebagai musuh yang nyata tidak akan mengajak kecuali kepada kejahatan dan kekejian serta segala yang mengandung bahaya bagi Muslim.

Saudara-saudaraku yang dirahmati Allah, Islam ini sebuah paket dari Allah SWT yang harus diambil secara keseluruhan. Al-Qur'an telah sampai kepada kita dengan sempurna. Maka ia bukan pilihan bagian mana yang kita senangi dan bagian mana yang boleh kita tawar.

Memang di zaman Rasulullah SAW, Al-Qur'an diturunkan secara gradual, sekian ayat lalu sekian ayat. Begitu ayat tertentu turun, ia berlaku. Demikian seterusnya hingga ia sempurna 114 surat. Di zaman kita, seluruh ayat itu telah diturunkan, maka tak ada lagi tawar menawar atau kita beralasan masih berada pada fase tertentu sehingga kewajiban atau larangan tertentu belum berlaku.

الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الْإِسْلَامَ دِينًا …Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu… (QS. Al-Maidah : 3)

Membeda-bedakan ajar Islam yang sama-sama berhukum wajib, atau memilah-milah perintah untuk dilaksanakan dan dilanggar sebagian adalah karakter orang-orang kafir. Syetan sebagai musuh yang nyata amat suka jika seorang Muslim terkontaminasi karakter itu, jauh dari Islam kaffah.

إِنَّ الَّذِينَ يَكْفُرُونَ بِاللَّهِ وَرُسُلِهِ وَيُرِيدُونَ أَنْ يُفَرِّقُوا بَيْنَ اللَّهِ وَرُسُلِهِ وَيَقُولُونَ نُؤْمِنُ بِبَعْضٍ وَنَكْفُرُ بِبَعْضٍ وَيُرِيدُونَ أَنْ يَتَّخِذُوا بَيْنَ ذَلِكَ سَبِيلًا

Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada Allah dan rasul-rasul-Nya, dan bermaksud memperbedakan antara (keimanan kepada) Allah dan rasul-rasul-Nya, dengan mengatakan: "Kami beriman kepada yang sebahagian dan kami kafir terhadap sebahagian (yang lain)", serta bermaksud (dengan perkataan itu) mengambil jalan (tengah) di antara yang demikian (iman atau kafir) (QS. An-Nisa' : 150)

Maka marilah kita berupaya menjadi Muslim kaffah, menjadi pribadi Muslim yang menerapkan Islam secara kaffah. Ramadhan, sekali lagi, adalah momentum tepat bagi kita untuk memperbaiki pemahaman kita dan melengkapi amal kita sehingga semua ajaran Islam bisa kita tunaikan.

Setelah pribadi kita beres, secara bersama-sama memperbaiki keluarga kita sehingga menjadi keluarga-keluarga muslim yang berupaya menerapkan Islam secara kaffah. Dari keluarga-keluarga muslim, terbentuklah masyarakat islami. Dengan itu, lebih mudah bagi kita untuk menggapai cita-cita bersama, negeri kita menjadi seperti yang digambarkan Allah dalam QS.Saba' ayat 15: بَلْدَةٌ طَيِّبَةٌ وَرَبٌّ غَفُورٌ "negeri yang baik dan dalam ampunan Allah."

Wallaahu a’lam bish shawab

(Source : Kajian di milist Islami)

Salam Ukhuwah dari Krakow! Barokallohufiikum... :-)

:-) twitter bareng di @bidadari_azzam

Tuesday, July 31, 2012

Ramadhan Penuh Cinta :-)

Assalamu'alaykum...walhamdulillah...



Keluarga adalah rumah jiwa...

الأَخِلاَّء يَوْمَئِذٍ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ إِلاَّ الْمُتَّقِينَ. الزخرف 67

“Orang-orang yang (semasa di dunia) saling mencintai pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain kecuali orang-orang yang bertaqwa.” (Qs. Az Zukhruf: 67)

Cinta.... jika tumbuh dikarenakan iman, amal sholeh, dan akhlaq yang mulia, tentu akan senantiasa bersemi. Abadi sepanjang musim, dan tidak akan putus walaupun ajal telah menjemput.

Cinta... semoga engkau memang tak salah menetapkan pilihan kalbu, :-)

Cinta... Insya Allah besok genap #10tahun usia pernikahan kita, masih pengantin baru yah, kakanda?

Happy wedding anniversary dear ^^



:-)

Ini projects banyak yang belum rampung, semoga usia kita berkah, :-* ♥

Allahumma 'aamiin...

Syukron Jazzakumulloh khoiru jazza buat semua sahabat yang senantiasa saling mendo'akan... :-) semoga ukhuwah kita makin kencang dalam ridhoNya, aamiin...

:-) Banyak do'a penuh cinta pula dikirim dari Krakow buat semua sahabat dimanapun berada... ^^ — at Krakow Old Town

Barokallohu fiikum...Wassalamu'alaykum WrWb :-)

Saturday, July 28, 2012

Apa Kabar Ramadhanku ?



pic : Summer Ramadhan w Polskie

:) Ramadhan diawali dengan senyum kesyukuran dimana pun berada, berbahagia akan mantapnya iman dan termotivasi dalam setiap kajian ilmu adalah kerinduan setiap muslim dan muslimah sejati.
Apa kabar ramadhanku? Apa kabar pula saudara-saudariku dalam aktivitas ramadhan? Ketika kita mengakui diri amat rindu dan kangen pada nuansa ramadhan, tetapi sering kali mengikuti rutinitas yang cenderung menyatakan biasa-biasa saja di hari-hari penuh samudera kemuliaan. Ketika kita ikrarkan diri telah membingkai cinta dan kasih untuk mendekap ramadhan, ternyata janji itu melebur dalam aktivitas nafsu diri yang tertutupi topeng-topeng nan dipoles dalam atmosfer ramadhan.


Masihkah kita ingat akan lembaran-lembaran qur’an dan shirah yang hanya dikoleksi dalam lemari kaca, menanti pemiliknya untuk membaca dan bersibuk merenungi maknanya? Ataukah guru-guru maya bernama jejaring sosial sudah amat kuat cengkeramannya hingga dering ponsel pun kita pasang khusus mengingatkan jadwal bisnis dunia yang kian bercabang, bukan alarm adzan pengingat sholat yang dahulu sangat diminati?

Oh, ramadhanku… Hanya empat minggu, dan alangkah bodoh diriku tatkala tidak lebih banyak mensyukuri nikmat-Mu dan tiada menghargai waktu, apalagi jika kudapati diri ini tetap sama angkuhnya dengan kondisi sebulan yang lalu.

Ahlan Wasahlan Ya Ramadhan, namun ternyata mata hati tak terbuka lebar-lebar. Pikiran tidak jernih, sibuk berstrategi untuk pernak-pernik duniawi terutama mengharapkan kemuliaan di depan para manusia dengan bermegah-megahan.

Tadinya mengultimatum diri agar melaksanakan Sunnatullah dengan kesederhanaan, berbuka dengan kurma dan menikmati berkah-Nya sepanjang berbuka hingga sahur kembali. Tadinya ingin menjauhi mungkar dan larangan Allah, ternyata tetap malas melangkah ke masjid dan memilih berada di balik selimut usai perut kekenyangan. Ah, janji kita memang mudah diucap namun teramat sulit dijalankan. Ramadhan dijadikan ajang pamer kuliner hingga lomba belanja benda-benda serta obrolan Te-Ha-Er.

Dan yang berubah bukan jiwa, perubahan itu adalah tumpukan daftar menu favorit serta pilihan busana baru untuk seragam hari raya.

Oh, Ramadhan… Tadinya hati berbicara tentang jatuh cinta pada bulan mulia, tentang kecintaan pada berkah dan rahmat-Nya, tentang tak terhitung nikmat-Nya nan berlipat ganda selama meningkatkan ibadah di dalam naungan ramadhan.


... :-) Lanjutannya di link Oase Iman-Eramuslim yah, dear sobat-sobat :-)

Barokalloh always, Salam Ukhuwah dari Krakow yah! :-)

Ramadhan Kariim... Ramadhan Mubarok!

Thursday, July 26, 2012

Barokalloh! ^-^





Assalamu'alaykum, Sohib-sohib muallaf di Krakow dan teman-teman non-muslim ternyata senang mengintip blog ini pula, :-) Welcome, Witamy!...

Beberapa hari lalu, di antara mereka ada yang bertanya tentang makna "Barokalloh..." yang sering kuucapkan. Saya pun bilang bahwa "Barokalloh" adalah do'a, tulisannya dalam bahasa Arab bermakna Semoga Allah memberkahimu, :-)

Salah satu petikan informasi mengenai hal ini adalah sebagai berikut :

Asy Syaikh Ahmad bin Yahya An Najmi ditanya: Apa hukumnya mengucapkan, “Syukran (terimakasih)” bagi seseorang yang telah berbuat baik kepada kita?

Beliau menjawab:

Yang melakukan hal tersebut sudah meninggalkan perkara yang lebih utama, yaitu mengatakan, “Jazaakallahu khairan (semoga ALLAH membalas kebaikanmu).” Dan pada Allah-lah terdapat kemenangan.

Menjawab dengan “Wafiika barakallah”. Apabila ada seseorang yang telah mengucapkan do’a “Barakallahu fiikum atau Barakallahu fiika” kepada kita, maka kita menjawabnya: “Wafiika barakallah” (Semoga Allah juga melimpahkan berkah kepadamu) (lihat Ibnu Sunni hal. 138, no. 278, lihat Al-Waabilush Shayyib Ibnil Qayyim, hal. 304. Tahqiq Muhammad Uyun)


Menjawab dengan “jazakallahu khair”.

Ada satu hadits yang menjelaskan sunnahnya mengucapkan “jazakallahu khairan”, dari Usamah bin Zaid radhiyallahu anhu bahwa Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam bersabda:

“Barangsiapa yang diberikan satu perbuatan kebaikan kepadanya lalu dia membalasnya dengan mengatakan : jazaakallahu khair (semoga Allah membalasmu dengan kebaikan), maka sungguh hal itu telah mencukupi dalam menyatakan rasa syukurnya.” (HR.At-Tirmidzi (2035), An-Nasaai dalam Al-kubra (6/53), Al-Maqdisi dalam Al-mukhtarah: 4/1321, Ibnu Hibban: 3413, Al-Bazzar dalam musnadnya:7/54. Hadits ini dishahihkan Al-Albani dalam shahih Tirmidzi)

Ada beberapa ketentuan dalam mengucapkan jazakallah (terkait 'grammar arabic' yaitu :

- jazakallahu khairan (engkau, lelaki)

- jazakillahu khairan (engkau, perempuan)

- jazakumullahu khairan (kamu sekalian)

- jazahumullahu khairan (mereka)


Alangkah senangnya memiliki kebiasaan saling mendo'akan dengan sahabat di seluruh penjuru dunia, Alhamdulillah. Tentunya kita ingat pula bahwa puncak dari pemahaman ilmu dan iman adalah aplikasi akhlaq yang terpuji dalam amalan hidup sehari-hari, insya Allah. Semoga secuil artikel ini bermanfaat di dunia dan akhirat, Barokalloh always, Wallahu ta’ala a’lam bissowab

Salam Ukhuwah dari Krakow! :-)

Twitter follow : @bidadari_azzam

Wassalamu'alaykum Wrwb.

Thursday, July 19, 2012

Alhamdulillah Berjumpa Ramadhan (lagi...)

رمضان كريم



Alangkah malu hatiku

Ucapan syukur hanya seujung kuku

Namun Sang Penyayang melimpahkan berkah-Nya selalu

Hingga nikmat karunia terus bertambah setiap waktu

Oh, Allah

Tuhan Semesta Alam

Kutarik nafas dalam diam

'tuk rasakan ekstra kekuatan

Kala berteman sajadah

Bercakap mesra di sujud-sujud panjang



Oh, Allah

Sang Maha Cinta

Sumber inspirasi dan cinta utamaku

Ampuni hamba yang penuh dosa

Ajarkan diri memperbaiki akhlaq

Agar kian pantas mendamba cinta-Mu



Alangkah beruntung wahai jiwa

Khilaf dan lumpur sesal dapat dihapus seketika

Sirna oleh ombak samudera cinta-Nya

Kesempatan emas 'tuk dekap hidayah sepanjang masa

Selamat memperbaiki diri, duhai jasmani dan rohani...

Ingatlah, Berprasangka baik dan ikhlas adalah paket solusi...


Wallohu 'alam bisshowab :-)



Alhamdulillah 'ala kulli hal...

Salam Ukhuwah dari Krakow, :-)

Jangan lupa bersua di twitter yah say... @bidadari_azzam

Barokalloh always!

Tuesday, July 17, 2012

Setiap Problema Pasti Beriring Solusi







“Aku terus menyuapkan potongan bakwan kepada si kecil nan lucu ini, abangnya tak mau kalah, menyantap bakwan, panas-panas di tengah malam, puas, batinku. Hasil gorengan pertama (bakwan buatan dua jagoanmu) itu sangat gurih dan membuatku ketagihan, tentu diriku turut menikmati suapan mereka, tangan-tangan mungil bergantian menyuapiku, langsung kosong piring di tanganku yang tadinya penuh dengan bakwan dan saos sambal. Alhamdulillah….” tulisku pada saat “laporan” kepada kekasih halalku via video-call, Saya dan anak-anak tetap beraktivitas di Krakow, sedangkan suamiku sedang berada di Lausanne, Swiss. Karena di seberang sana ia sedang menikmati makan malamnya, kita saling memandang di web-came itu, sementara tangan sibuk mengetikkan pesan cinta.

Namun, sikap antusiasnya seolah harus ditahan, ia malah “melaporkan” urusan lain, meskipun diriku mengetahui bahwa ia selalu sangat antusias jika mendengarkanku bercerita tentang tumbuh kembang anak-anaknya. “Rugi deh abimu, nak…. Dua minggu gak ketemu kalian, jangan lupa doain abi yah seusai sholat, dan jaga ummi-mu baik-baik… Mmmmuach…” ujarnya subuh itu seraya menciumi permata jiwa, ketika harus terbang dari Krakow ke Swiss selama dua minggu. Waktu terlama baginya untuk ‘tugas kantor’ yang kudu meninggalkan keluarga sejak tiga tahun terakhir ini. Biasanya bisnis-trip hanya tiga sampai lima hari saja.

Ia menuliskan balasan di pesan instant tersebut :

Tiba-tiba teleponku tadi berdering, “Assalamu’alaykum, brother…” suara di seberang sana mengawali percakapan.

“Ya, wa’alaykumussalaam warohmatullohi wabarokatuh… What’s up brother?” jawabku cepat. Lalu meminta maaf karena teleponnya itu sudah yang kesekian kalinya berdering, namun baru kuangkat, aku sedang meeting.

Ahmad maklum, saudara kita yang menelepon malam itu. Ia bercerita bahwa dirinya sedang menanti kelahiran bayi pertama, namun rencana yang semula sudah ia beritahukan dengan jelas kepadaku harus berubah, “Istriku harus operasi, sekarang sudah di dalam ruangan, brother… Tolong do’akan yah, syukron.”

Jadi, sekarang anaknya sudah lahir, lho sayang, kamu mungkin belum tau, karena Ahmad bilang bahwa “Ummu Azzam masih bercakap di skype dengan istriku malam-malam ketika istriku tak dapat memejamkan mata di rumah sakit. Pasti Ummu Azzam terkejut kalau tau bahwa pagi hari usai begadang itu, air ketuban istriku mengalir, dan selanjutnya kejadiannya begitu cepat….”

... :-) Lanjutannya di link Eramuslim-Oase Iman yah ciiin...

Salam Ukhuwah dari Krakow, (^-^)

Barokalloh always!

Tuesday, July 10, 2012

Musim Panas di Krakow 2012

Assalamu'alaikum Warohmatullahi wabarokatuh, Summer ketiga kami di Poland, :-)



Uwaga, bardzo goronco weekendu, peringatan itu biasanya tertulis di layar-layar televisi di atas bus kota atau tram, atau di jalan raya, Krakow sedang garing euy.... Suhu 41 derajat celsius membuat para penduduknya merasa nyaman tanpa busana....

Mereka mengira makhluk muslim atau muslimah yang dililit busana menutup aurat adalah makhluk planet lain, *lirikan mata menyiratkan hal itu, detail... mata liar yang menelanjangi orang asing atau pendatang di bumi Krakow, dan mata yang mengiringi ocehan di mulut, kita yang berbusana disangka orang gila* hehehehe. (Namun, tetaaap, kadang masih ada 1 atau 2 orang yang berjumpa di jalan, pakaian 'normal' masih dikenakannya, maksudnya : busana seperti celana panjang dan baju kaos berlengan, :-P tapi kalau sempat ngobrol, biasanya yg seperti itu non-pribumi Krakow juga, :-D)

Biasanya, di bawah sinar mentari garang summer, kepala pening kalau berlama-lama berada di luar... Tambah pening (kalau si mata) ter-lihat yg telanjangan dimana-mana. Let me tell you, bro&sist, di Krakow, hampir semua perempuan (tua muda) cuek bebek kalau keluar gak ber-bra, suhu memang panas sekali (wallohu'alam, apalagi neraka yah :-)), mereka pakai kaos dengan bahan transparan dan cedal doang atau pakai bikini saja, atau baju yang bahannya kayak handuk bayi---hemat bahan. Kaum laki-laki sama parah, mereka memakai sempak doank tua muda, laki bini cuek bulu-bulu di sekujur tubuh atau gelembar-gelember kulit dan keringatnya mengucur kemana2.hehehe (Istighfar....) Bayangkanlah kalau serombongan itu ketemu tumplek di bus,:-)

Alhamdulillah kami dilimpahkan-Nya rezeki appartemen yang nyaman, punya stok berliter-liter jus, bisa pijat-pijatan dan bebas berekspresi mesra sekeluarga. Berusaha menjaga diri dari ragam godaan dan fitnah dunia yang kian meraja-lela, Oh Allah...

Doain yah sobat-sobat, semoga kami sekeluarga tetap menjaga diri, bermalu diri dan istiqomah dalam keimanan ini, yaaah say... Salam Ukhuwah, Barokalloh always ^^...

PS : Jangan lupa follow yah, twitter : @bidadari_azzam, :-)

Wednesday, July 4, 2012

Libur Musim Panas 2012



Weekend with my lovely kids



Hembusan angin sesekali

Temani jundi terbuai mimpi

Musim panas penuh energi

Bersiram terik cinta mentari



Dan engkau disana, sahabatku

Adakah jantung berdebar rindu

Ungkapkan jujur bahasa kalbu

Dalam sujud-sujud panjang tanpa ragu



Duhai Allah

Syukurku atas rasa ini

Mengecap lidah nan tetap basah

Mereguk makna alhamdulillah



(@Krakow, 11:33am. 2 juli 2012)




pic : EUFA Euro-Wrszaw

Summer : Jalan sehat ^^

pic : Pelangi di Lausanne

Suasana Old Town Krakow

Abang Azzam sedang bergembira karena naik kelas dengan nilai gemilang, ;-))

Bang Sayyif juga senang berlarian di taman sambil bilang Allahu Akbar! :-) *menanti mainan insinyur-annya*,

serta adek Zuhud pun menunggu keluangan waktu abi buat membelikannya sepeda mini, :-D

Alhamdulillah 'ala kulli hal... Salam Ukhuwah dari Krakow... ^^ Barokalloh always! (^-^) @bidadari_azzam :-)

Friday, June 22, 2012

Antologi Indahnya Persahabatan

Bismillah wahamdulillah,

Assalamu'alaykumWrwb...



Buku ini mewakili kalimat nurani : "Salam Persahabatan selalu....",

semoga bisa mengencangkan tali persahabatan kita semua, aamiiin....



Petikan Sekapur Sirih (by : bidadari_Azzam)

Buku yang anda pegang ini mungkin hanya buku biasa bagi sebagian orang, namun buku ini dapat menjadi cermin diri nan luar biasa bagi sebagian besar yang lain pula.

Noviana, Bunda Lily, Abi Sabila, Riri Ansar, Zahidah Zulfa Zahira dan penulis lain dalam ragam kisah nyata yang mengukir untaian cerita sahabat dengan tarian pena yang ada di dalam buku ini, insya Allah dapat mengobok-obok suasana hati bagi setiap pembaca dengan ragam usia dan latar belakang berbeda.

Sedih, terluka, senyum, dan tawa, semua rasa dalam setiap tapak peristiwa bersama sahabat yang telah mendewasakan diri akan tampak tersirat dan tersurat melalui kalimat-kalimat sederhana di dalamnya. Ada kalanya tertoreh rasa pedih akibat kekecewaan atau merasa dikhianati oleh sesosok sahabat, namun seiring waktu, penulis memaparkan bahwa hal tersebut adalah pembelajaran diri dan sangat manusiawi.
...

Alhamdulillah, senangnya *nulis bareng* dan membaca kisah nyata penuh hikmah dari Abi Sabila, Bunda Lily, Riri Ansar, dan penulis lainnya disini, sungguh bersyukur memiliki banyak sahabat, Alhamdulillah...

Lanjutkan langsung baca bukunya yah.... :-) ^-^ ❤

Teruntai paket promosi bareng CCK-1 dengan stok terbatas, silakan hubungi bunda Sari (telp/sms +62 813 8224 7730)
Syukron Jazzakumulloh khoiru jazza atas dukungan do'a dan penularan semangat juang dari sahabat semua, Barokallohulakuum... Salam Ukhuwah dari Krakow :-)

Tuesday, June 19, 2012

Alhamdulillah, 29 Tahun Menikmati Keindahan Semesta

Alhamdulillahirobbil 'alamiin...



اَللّهُمَّ اِنَّا نَسْأَلُكَ سَلاَمَةً فِى الدِّيْنِ وَعَافِيَةً فِى الْجَسَدِ وَزِيَادَةً فِى الْعِلْمِ وَبَرَكَةً فِى الرِّزْقِ وَتَوْبَةً قَبْلَ الْمَوْتِ وَرَحْمَةً عِنْدَ الْمَوْتِ وَمَغْفِرَةً بَعْدَ الْمَوْتِ

Allahumma 'aamiin...

Wanita yang cantik, anggun, bersahaja dan penuh pengabdian, serta selalu siap mengulurkan tangannya untuk memeluk, merangkul, maupun mengencangkan pegangan tanganku... wanita yang berbahagia, menggendong cucu-cucunya, menjawab dengan sabar atas berjuta tanya malaikat-malaikat mungil itu...

Wanita yang tiada henti mengerahkan energi buat keluarga, mengirimkan tasbih-tasbih do'a kepada-Nya buatku, buat saudara-saudariku, buat suami dan anak-anakku, bahkan tetap bangun tengah malam, sejenak mendo'akan ummat ini...

Wanita itu, yang merupakan seseorang yang memperkenalkanku pada Sang Cinta, pada jati diri sebagai hamba-Nya yang dhaif, pada ketegaran dan keikhlasan...

Wanita mulia yang kuharapkan semoga Allah ta'ala menghadiahkannya surga (aamiin), wanita mulia yang mengatakan bahwa dirinya sehat padahal sedang sakit, bahwa tangannya mampu menggendongku, padahal tangan itu sakit, bahwa ia sedang bahagia dan gembira, padahal sedang merindukan penyelesaian ragam masalah....

Wanita yang menutupi luka dan duka dengan senyuman...

Wanita yang ditinggalkan ibundanya sejak masih balita...

Wanita mulia itu yang menjadi inspirasiku....

Ibuku... Sayangilah selalu dirinya, Duhai Rabbku...

Ampuni hamba nan lemah ini, yang belum berbakti sepenuh jiwa ragaku, yang hanya mampu mengucap sejumput dzikir pada-Mu, Semoga diri ini kelak dapat menjadi salah satu bukti bahwa ibuku sudah mengemban amanah-Mu dengan baik, sudah mendidik anak-anaknya untuk bercita menuju cinta-Mu, menggali perbekalan di dunia untuk akhirat kelak...

Wanita mulia itu...

ibuku... sudah berjasa membuatku hidup di alam semesta-Mu, dalam didikan-MU... dan diri ini, sekarang berusia 29 tahun, Ya Allah... Alhamdulillah!

رَبَّنَااَتِنَافِى الدُّنْيَاحَسَنَةً وَفِى اْلاَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَاالنَّارِ

“Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka”.

Syukron jazzakumulloh khoiru jazza atas segala dukungan sahabat-sahabat... :-)

Salam Ukhuwah dari Krakow...

Friday, June 15, 2012

Abang Azzam Cinta Indonesia :-)

Assalamu'alaykumwrwb... Tahmid wa sholawat... :-) Subhanalloh...

Setelah mudik singkat 7 minggu (dipotong seminggu capek usai perjalanan) awal tahun lalu, Abang Azzam yang 'merasa berat' meninggalkan ombay-akas dan semua paman+bibinya di Indonesia, masih sering menyisakan air mata dan raut wajah sedih setiba di Krakow.

"Hayoooo, muslim kid harus kuat dan tegar, bang!", sang bunda dan bucha di Indonesia menyemangatinya... Abang Azzam pun dapat tersenyum kembali ketika Saya mengajarkannya untuk lebih aktif "ber-email-ria" :-)). Selama ini, bang azzam cuma tau 'YM-an' dan telepon-an via skype... Then sekarang ia sudah bisa ngeklak-klik tulisan di email, mencurahkan isi hatinya dengan sepenuh cinta kepada keluarga besar di Indonesia. Alhamdulillaaah, Azzam bilang, "Aku mau nabung dulu nih, supaya nanti bisa jalan-jalan liburan ke Indonesia pas long-holiday, yaaah...", tentu bundanya amat senang membaca email-email bang Azzam, lumayan sedikit mengobati rasa kangen.

Di tahun ketiga kami tinggal disini, guru-guru sekolah Azzam menyampaikan pujian dan sanjungan atas prestasi Azzam yang makin bagus di sekolah. Azzam masih meraih juara pertama untuk 'urusan English' dan Matematika---maklumlaaah, ini mah memang pelajaran favoritnya, hehehehe. Tiap tahun, posisi ini selalu dipegang Azzam, karena anak-anak lokal terbilang 'gak suka' dengan dua pelajaran tersebut. Untuk sekolah musiknya---yang dulu saya sempat cerita bahwa Azzam memilih biola, hasilnya pun sangat menggembirakan, kepala sekolah dan guru musiknya sangat bahagia dan bangga dengan prestasi bang Azzam. Hanya saja, abang Azzam itu pemalu. Selalu harus diasah kepercayaan dirinya dengan menjelaskan bahwa "malu harus sesuai pada tempatnya".

Ketika Azzam di panggung untuk konser biola, seharusnya kamu tak perlu malu-malu, justru ketika Azzam lupa sholat dzuhur, Azzam harus malu.... sama Allah terutama, nak...,
Hmmmm... "Teman-teman aku tuh, bilang, hiiii, syereeeeem, nanti penontonnya ketawa-ketawa lhooo zam, nanti kalau jelek atau salah, penampilannya maluuuuuu......", begitulah katanya. Yaaah, itu berarti teman-teman kamu mempengaruhi supaya kamu tidak percaya diri, kamu baca do'a ini nak, "A'udzubillahiminassyaithoonirrojiim", ada godaan syaithon yang terkutuk pada saat kamu 'malu' bukan pada tempatnya... Azzam terkikik mengingat percakapan kami tersebut.

Dan hari senin lalu, saat guru bahasa Inggrisnya 'mengamanahi' Azzam sebagai pimpinan group tampil di acara 'family day' di aula sekolahnya, 80% lah sukses, ;-)) kadar 'malu-malunya' sudah berkurang, tetap aja sih 'confuse, nervous', hehehe, alias : Giliran latihan, lancar. Giliran di atas panggung, grogi. hehehe, nanti Saya upload videonya kalau sempat. :-)

Dikarenakan urusan sekolah Poland-nya makin lancar, abang Azzam memberanikan diri ikutan home-schooling bahasa Indonesia... Sejak april lalu, ia ikutan sekolah jarak-jauh, belajarnya Online, ;-), sekolah Indonesia ini ada di Belanda, guru-gurunya tentu orang Indonesia asli, :-). Asyiiik, kata bang Azzam... Banyak banget kosa kata baru yang benar-benar asing di telinganya, (yaah, bahasa Indonesia itu memang kaya akan kosa kata).

Selamat Belajar, yah bang Azzam.... Berikut link salah satu praktikum Azzam dan di video satu ini, Azzam berbahasa Inggris + Polish, :-).

Sampai ketemu lagi, salam ukhuwah dari Krakow yah! (^-^)

Barokalloh always...

Monday, June 11, 2012

Tahun Pertama Zuhud

Subhanalloh Walhamdulillaah... :-) Barokalloh Dek Zuhud :-* Ya Allah, tsumma sabila yassaroh, semoga ia senantiasa Engkau mudahkan dalam menjalani perjuangan hidup hingga selamat di kampung akhirat...amiin Ya Robbi... ❤

Syukron jazzakumulloh khoiru jazza, all of my friends... :-)


:-) Thanks Allah, hadiah terindah buat anak-anak tentunya "high-quality time" bersama orangtuanya, semoga kami senantiasa dapat mewujudkan hal tersebut, aamiiin. Salam Ukhuwah dari Krakow, (^-^)

Friday, May 25, 2012

:-/ Rindu Tampilan Lama Blogger (Dashboard)

Duhai Blogku yang cantik, Rindu dengan tampilan lama di dashboard, :-/ Lama tidak diupdate, bukan berarti saya melupakanmu... Ini gara-gara 'kagok' dengan dashboard baru di halaman blogger, harus baca tutorialnya sebelum 'bebas' klak-klik kembali...

Maaf yah buat teman-teman pembaca, juga maafkan karena email-email belum sempat dibalas, Semoga Allah melimpahkan kesehatan bagi antum-antunna Dan segala rencana kalian berjalan lancar dalam berkah-Nya, aamiin...
Berat... Menikmati hal-hal yang tidak mudah di kota Krakow... masih, masih mencoba belajar ikhlas.
*Sesungguhnya jika bukan karena cintaku kepada-Mu, Ya Allah, Pasti malas jemari ini mengetik catatan keindahan semesta-Mu, Apalagi tentang belahan bumi Krakow yang penuh berhala, patung, dan kebobrokan generasi "eks-Komunis" Tentang sosok-sosok yang membenci agama mulia yang dibawa baginda Muhammad Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam... Sabarkan hamba ketika masih harus berada disini, Yaa Robbi... Semoga segala peristiwa yang tidak menyenangkan hati merupakan bagian dari curahan rezeki-Mu 'pengguguran dosa-dosa' dan khilaf diri hamba di masa-masa lalu, :-) aamiin Allahumma aamiin....*