Photobucket

Sunday, March 16, 2008

Friends VS Enemies

We always make relationship whenever, say to any good-person "lets be friends" wherever, and hope we can share everything, improve knowledges from our relationship. Although we can choose who are the friends, we can't choose the enemies, and sometimes a friend can be an enemy, or enemy can be a friend...? Although we don't want to have enemy, sometimes this person is present in our life and make we can improve our experiences of life, be patients... be stronger everyday, ;)
today, may be the friend is beside u, but we dont know if he or she could be ur enemy one day...
becarefull everymoment! ;)

Thursday, March 13, 2008

Waduuuuh... tolong do'ain yah... :)

Saya lagi gak enak badan nih, berusaha tetap sabar, ;) share dikit deh... Ceritanya hari minggu lalu, (kan masih suasana pemilihan raya disini) kami pergi jalan-jalan ke MV (MidValey Megamall), naik train... Sarapan pagi cuma minum teh. Ternyata di station Salak selatan nih train harus berhenti (pengumumannya sih, semua kereta api harus berhenti saat itu juga). tapi yg jelas, train yg kami naiki merupakan train komuter dgn kondisi terparah. Kami berdiri, empil-empilan, pengap, kringetan, puyeng, :( wuaaaarghhh! Istighfar...mulut2 penumpang penuh dgn istighfar, juga ada yg menyumpah2. Pasalnya, nih train harus "diem" selama satu setengah jam! Waduuuh, akhirnya berkaparan deh semua penumpang, termasuk ibu2 bercadar di sampingku. :( Cuma daku yg masih bertahan berdiri, dan kakiku mulai kesemutan. Akhirnya, kami keluar, train ini jalan... kami(daku, my husband, and Azzam) menanti train berikutnya yg kebetulan lebih nyaman, penumpangnya sedikit, dan sampai di MV jam setengah tiga-an...Perut udah pedih banget, kami makan di tempat favourite seperti biasa, trus belanja sebentar. Dan pulang. Sampai di rumah, perutku sakiiiiit banget. Besoknya pas senin sih udah reda, kupikir paling2 mau "sakit bulanan"... Tapi ternyata hari selasa, rabu , dan kamis hari ini, sakiiiit nih perut, kayak usus lagi ditarik2... :( Kata suamiku sih, magh brarti, daku blom pernah kena magh lhoo... Dan saat ini mungkin "ketiban" magh, deh... Sejak minggu lalu, sampe siang ini, ujan lebat mlulu di Kuala Lumpur, jadinya malezz keluar2... Daku mengandalkan teh + madu buat mengobati sakit perut ini. Untungnya masih ada sedikit habbatus sauda, ternyata manjur...
Btw, sakit perutnya udah mendingan. Tapi hari ini memang daku banyak "lalai", (teringat pesan Aa' Gym, "kalau kehilangan barang2, biasanya disebabkan karena kelalaian. Jadi, mintalah pada Allah untuk dijauhkan dari sikap lalai..."). Lalai pertama, entah kenapa saat menggoreng, sempat beberapa detik melamun, kangen kalee, skaligus terkenang2, :) jadi daku "tersiram minyak goreng panas2" di tangan kiri. Biasanya supaya gak berbekas, khan harus dikasih minyak tanah, tapi berhubung selalu pake' gas-stove, jadinya cuma kualiri air kran. Barusan ada pesan teman, "coba pakai putih telur...". Yang jelas pas belanja tadi, kusempatkan beli minyak herbal buat luka bakarnya. Lalai kedua, pas masukin koin di mainan mobilan anak2 (itu lho... yg goyang2 kayak di timezone). Sebenarnya mainan kayak gini udah pernah "ngecewain" 2 kali waktu di KLCC, :( udah dimasukin koin, ternyata stop kontak gak idup, satu ringgit ilang bgitu aja. Naaah, di Endah Paromeda juga gitu ternyata, :( tuh maenan rusak, tapi gak dikasih tanda pengumuman kalo' itu rusak! Azzam kecewa banget, "gak goyang2 tuh maenan", dan daku kecewanya karena ini kejadian udah sering terjadi, artinya apa bedanya sama kotak sumbangan nih?! Malah kita pasti lebih redho kalo' nyumbang di kotak infak masjid secara langsung, kalo' "sumbangan di kotak koin mainan" ini kan gak jelas buat sapa... :(
Lalai yang ketiga, pas nyampe rumah, baru sadar kalo' bross kesayanganku udah lepas dari jilbab. Gak tau jatoh dimana :( ...
Bross itu "mix silver-gold", berbentuk pita, di tengahnya dihiasi permata kecil2 gitu, unik, harganya gak seberapa... Tapi kenangan di dalamnya sangat berarti... :(

Yaaah...Do'ain yah, :) supaya daku dapat memetik hikmah dari hal2 tsb. Mungkin hikmah yang paling menyenangkan adalah abinya azzam makin perhatian, dan naga-naganya mo' ngebeliin bross baru tuh, ;)

Good luck all! Semoga Allah selalu memberkahi kita semua, amiiin... :)

Tuesday, March 11, 2008

Mari Memperkuat Sinyal-Sinyal Cinta!

Assalamu'alaikum Warohmatullahi wa barokatuh... Tahmid wa sholawat,

Anda sudah menikah berapa tahun? belom sampai setahun? atau 2 tahun? 5 tahun kah? 10 tahun? 15 tahun lebih? 25 tahun lebih? subhanallah, Semoga Pernikahan anda selalu diberkahiNYA, teruntai indah dalam jalinan kasih abadi, amiin Ya Allah. :)

Dalam banyak kasus yang berujung pada munculnya "PIL", WIL", bahkan perceraian, meredupnya cinta dalam keluarga terjadi karena lemahnya sinyal2 cinta yang disampaikan kepada pasangan, juga pada anak-anak...Naudzubillah, :( Biasanya orang menganggap remeh sinyal-sinyal cinta, apalagi dengan beralasan kesibukan sehari-hari dan padatnya "jam terbang"...

Hmm, berikut tips2 praktis, agar sinyal-sinyal cinta dalam kehidupan rumah tangga kita makin kuat seiring berjalannya sang waktu :

1. Tebarkan Pesona dengan Senyuman. Dalam sabda Nabi Muhammad SAW,"Raut wajah yang dihiasi senyuman terhadap saudaramu adalah shadaqah", Senyuman adalah bahasa wajah yang paling cepat sampai menembus jiwa, ya kan? ;) Coba aja kita renungkan, kadangkala di depan relasi kita jaim banget, senyum tiada henti, (supaya dibilang ramah kali?), tapi ternyata di depan pasangan dan anak2 malah lupa senyum, mungkin karena udah padat "jadwal terbang",hehe3... (hayo, ngaku?! :) )
2. Berbicara dgn sebaik-baik kata, jangan segan memuji, dan ucapan dgn memanggil nama-nama yg indah. :) Contoh nyata, " aduh, papa, cintaku baru habis mandi, udah harum nih... kita mau jalan kemana weekend ini pah?", atau "anakku pinter, sayang, sholeh... jangan lupa nanti mainannya disusun lagi dalam lemarimu kalau udah selesai bermain yah sayang?", atau, "wah, bunda cantik habis ngepel,ya? subhanallah lantainya udah licin banget, ayah jadi tambah salut deh sama bunda!", dll. Jangan canggung2 dalam mengekspresikan pujian tanda-tanda cinta,lho...jangan pernah berpikiran "ah, kayak manten baru aja, mesra banget...". Karena pikiran begitu termasuk peredup sinyal-sinyal cinta.
3. Usahakan selalu mengungkapkan ekspresi akan tiga hal ini :
- Jika meminta pertolongan, sampaikan kata awal "tolong say,...",atau, "please help me, say..."
- Jika usai diservis, misalkan sang suami baru aja menikmati makan siang hasil masakan istri, atau sang istri baru saja dihadiahi seuntai berlian dari suami, dan servis2 lainnya yang merupakan sinyal-sinyal cinta, maka jangan lupa balas sinyal itu dgn ucapan Terima Kasih. Hal ini sering diremehkan pasangan tua, lho... padahal, kalo slalu dilakukan, waaaah... "berterima kasih" menyebabkan desir di hati terasa menyejukkan, sinyal-sinyal cinta dalam rumah tangga tentu makin kokoh. :) Yakinlah... ;)
- Jika ada kesalahan, sekecil apapun, jangan lupa bilang " maaf yah kang/ dik... tadi khilaf, janji gak ngulangi lagi deh, doain yah..."
4. Kritikan disampaikan sehalus mungkin, dan dalam kondisi yg tepat (mood yg baik, tak ada orang lain (rahasia gitu lho...), sikon yg kondusif), misalnya, kalo ngingetin suami yg blom gosok gigi, "hmmm, papa sayang... tadi mama baru beli odol baru, udah dicobain blom pah? ;) " atau misalnya suami mau ngingetin istri yang lagi ngegosip, "mama, yok kesini dulu, mau nambah pahala gak nih, papa mau minta pijat nih ma... " :) pokoknya carilah kata2 yg halus, sehalus mungkin, dan mungkin saja persepsi "kehalusan kata" bisa berbeda2 tiap individu, tergantung background "poleksosbud" yah, ;) . Hmmm kalau sama anak2, biasanya kita paling mudah yah ngungkapin kritikan, jangan lupa untuk tetap halus, dan rahasia (jgn di depan orang lain, misalnya dipanggil terlebih dahulu dan dibisikkan pelan2 jika berada dalam suatu acara "kumpul2" gitu...). Btw, satu pesan indah dari seorang sahabatku, "sebelum tidur malam, semua anggota keluarga hendaknya saling bermaafan", jangan ada lagi hal yg masih mengganjal hati. Alhamdulillah,kami terbiasa mempraktekkan pesan ini,& memang dahsyat dampaknya,lhoo ;)
5. Sinyal-sinyal cinta dapat disampaikan dalam sentuhan lembut penuh cinta dan kasih sayang. Misalnya melepas suami saat bekerja, suami menyentuh pipi sang istri seraya berkata, "iringi do'a yah sayang... I love you...", sambil sun cipika-cipiki, dan sang istri selalu sungkem suami, serta membalas kata2, "iyah, good luck my dear... i love you too", wadoooh... Subhanallah, jangan absen tiap hari do that yah, pasti sinyal-sinyal cinta makin kuat! (Dan juga pada hubungan intim suami-istri terdapat kebahagiaan lahir dan batin sebagai penambah kekuatan dahsyat sinyal-sinyal cinta jika momentum ini didahului dan dilakukan dengan terampil, dalam suasana yang penuh cinta dan kasih sayang tersebut).
6. Utamakan kebersamaan (makan bareng, rihlah, dll), terutama sholat berjama'ah, ;) . No problem kalau baru bisa melaksanakannya seminggu sekali, besok2 khan bisa ditingkatkan, ;). Jangan lupa, anak-anak meneladani kita sebagai orang tuanya, kebersamaan menumbuhkan cinta kasih yang semakin subur dalam keluarga. Saya dan suami tetap sering suap-suapan lho... ;) Anak-anak jadi ngikut!
7. Jangan bosan saling kirim kabar, saling perhatian, walaupun terhadap hal kecil. Maksudnya, gak usah malu2 donk kalo jam lunch, telpon suami, "ayah udah makan siang? ini bunda lagi nyuapin kak vio, nih, baru aja pulang sekolah. dek syafi'i lagi bobo', sama abang fadhil...dst", biasanya sang suami juga nanya, "bunda udah makan blom sayang? jangan lupa bunda cepat makan siang lho, nanti maghmu kumat, say..." (misalnya doank, bo'! ;) Kalau Ummu Azzam mah Onlene YM-nya supaya bisa slalu menyapa abinya, ;) . Juga bisa dgn cara sms, lho... " wah, mama kangen banget deh sama papah. padahal baru 3 jam lalu kita sarapan bareng, pokoknya salam kangen pah...good luck pah yah! ich liebe dich..." (misal gitu, ;) ). Subhanallah, mesranya... ;)

Bapak-bapak dan ibu-ibu juga dapat memperkuat sinyal-sinyal cinta saat memberikan hadiah kejutan, tidak perlu yang mahal nominalnya, yang penting nilai kasih sayang di dalamnya, misalnya sang bapak mampir beli buah favourite istri saat pulang kerja, atau sang ibu masak makanan kesukaan suami dengan menu spesial, dan tidak lupa menceritakan perkembangan buah hati dengan wajah berseri indah. :)
Btw, beragam peristiwa yang kita jalani selalu penuh hikmah. Sinyal-sinyal cinta dalam rumah tangga akan makin kokoh saat kita berhasil mengambil hikmah akan segala skenario Allah SWT, yah... misalkan waktu itu,, juga saat kangen orang tua, dan berbagai moment lainnya. Yang penting yang nomor satu di hati kita adalah Allah SWT, yakinkan dalam hati bahwa setiap masalah akan membuat kita makin dewasa dan "naik kelas" tentunya, so... mari selalu berusaha keep smile .

Mohon maaf lahir batin yah, apalagi kalau ada yang tersinggung juga tersungging, hehe3... Semoga bermanfaat, mari kita perkuat sinyal-sinyal cinta dalam keluarga untuk selalu menjadi rumah tangga yang sakinah mawaddah warohmah, dan buat yang single, smoga Allah SWT segera mendekatkan jodoh anda, tetap semangat dalam berikhtiar yah! :) Buat adik2 yang "nyasar" baca artikel ini, pesan Ummi : "No Narkoba, No drugs, no sex without married" yah!
Buat bapak-bapak & ibu-ibu "manten baru" maupun "manten lama", Semoga selalu langgeng, ;) Barokallahu fiik...
This article is special gift for my parents-kandung (happy anniversary 38th), my parents-mertua (happy anniversary 26th) and my lovely sister yang baru nikah tahun lalu, dan sekarang baru hamil 3 bulan, congrats yah!


***Ya Allah, jadikan cinta kami kepada suami/istri kami sebagai cinta karenaMu, yang menjadi wasilah kami dalam merasakan manisnya iman dan meraih segala ridhaMu. Ya Allah, ampuni kami ketika berlebihan dalam berkata-kata jua bersikap. Ya Allah, karuniakanlah kepada kami "teman sejati" nan slalu setia dalam menapaki jalanMU dan anak-anak yang tetap mendorong kami untuk istiqamah dalam iman dan perjuangan. Amiin.***

Wassalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh, :)
(referensi dari berbagai sumber sekaligus my experience :D )

Friday, March 7, 2008

Atasi "high emotion"

Qola Rasulullah SAW, "la taghdhob, la taghdob, walaa taghdhob..." (jangan marah, jangan marah, dan jangan marah, inget khan?)

Ada temen yg nanyain, gimana sih mengendalikan rasa marah, cara praktis gitu, lho, 'coz marah2 memang bikin nyesel abis "pelampiasannya", yg lagi marah2 tuh ngerasain banget kalo energinya terbuang sia2 saat "ngamuk2nya kumat", :-P

Saya tulis pengalaman pribadi aja yah, jangan marah2 kalo gak puas nih yah... ;)
Cara kamu mengendalikan diri saat "high emotion" :
1.Sering tilawah qur'an, beneran deh... kalo kamu sering membaca ayat2Nya, dzikrullah, diresapi artinya, kaji bareng2 teman2, dijamin rasa hati sejuk dan tentram slalu deh ...
2.Saat "on"( mo ngamuk2, gitu...), segera wudhu, wudhu, dan wudhu! (dan usahakan selalu dalam keadaan berwudhu, pasti selalu segerr wajahmu, makin cantik n ganteng, dan kesejukan itu akan merasuk ke hati...), sering2lah wudhu (apalagi kita gak tau kapan saat sakaratul maut itu, semoga aja kita "dijemput" dalam keadaan berwudhu, dan khusnul khotimah, amiiin...). Sifat & sikap mudah Marah2 itu asalnya dari syetan, dan syetan itu asalnya dari api, dan api itu bisa dikalahkan dgn air wudhu, :) (itu nasehat ustadz saya dulu, bo'!)
3.Coba nih ya (serius, dicoba lho...) saat kamu mulai emosian, ambil nafas perlahan2, hembuskan... kemudian, hitunglah dgn perlahan2 (dalam hatimu) selama 6 hitungan, misalnya : 6 sahabat dekatmu (ingat2 coba...), 6 masakan favouritemu, 6 warna kesukaanmu, 6 buku yg ada di desk-mu, dll, pokoknya coba aja ingat 6 ... (ini pasti menurunkan kadar kemarahan/ emosimu, ini ilmu psikologis, say...)
4.Kalo' kamu sedang berpikir2, jgn sering mikirin kesalahan2 org lain, kamu harus banyak introspeksi diri. Coba kamu pikirkan sudut pandang org lain, pasti kamu menganalisa hal yg berbeda pula.
5.Ingatlah, catat dalam otakmu setiap wkt, bahwa "marah2" yg sangat tak terkontrol ujung2nya "jelek bersikap", "bicara kotor", dan semua itu sangat menyakitkan bagi "yg dimarahi", bagaimanakah bila kamu di posisinya? sakitkah? Lidah itu lebih tajam dari pada pisau, biasanya org kayak kamu banyak musuh, musuh2 itu datang akibat sang lidah dan perangai.

Btw, "high emotion" yg kumaksud, bukan cuma marah2 doang, tapi semua rasa "yg amat sangat", misalnya "amaaaat sedih", "amaaaat bingung", "amaaaat resah", dll...
Jangat "amaaat2" gitu donk, say... relaks aja, ;) dan jangan stop untuk meyakinkan diri, bahwa segala yg kita lewati "All The Best" yg merupakan ketetapan Allah SWT sebagai "surat cintaNya" buat kita semua.
Oke, itu dulu yah, makasih banyak mau mampir2 slalu, smoga budaya ngeblog menjadi ajang jalinan silaturrahim kita, :)
Masih ada waktu untuk selalu memperbaiki diri, sobat... kita sama2 belajar...
Good luck n wish u always successfull! ;)

Keep smile and try again, again, and again...


"oh,My God! How very difficult to understand this code HTML?! arrrgh!", crying me, puffed me, and very sad while see my template is broken,owh... :(

Ehem, suddenly my lovely son come, then give me his sweetest smile. "keep smile!", Ohhh, he don't angry with me though he can't play his game 'coz I'm using the laptop, so sweet, ;)
I close my window, then we go to my kitchen. We make two glasses of milk, take some chocolates, and enjoy that moment! ;) Hmmm, I'm forget my headache while change my template, so confused use photoshop 'coz learning without teacher... (do u want to be my teacher, please? ;) wehehehe...), and then I try change template again, again, and again, untill this time, :) my lovely son sitdown in front of this notebook too, give me high spirit, :D, ;)
And now... Thumb Up! You can visit here again, and wish u always be my good friends...
Don't forget "keep smile", ;) ur smiles can change situations, give spirit for others also for urself. Good Luck! ;)