Photobucket
Showing posts with label Kuala Lumpur. Show all posts
Showing posts with label Kuala Lumpur. Show all posts

Wednesday, November 29, 2017

Alhamdulillah Atas Nikmat Sehat Ini

Assalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh. :-) 💖



Bismillah walhamdulillah sholawat dan salam kepada kanjeng nabi Muhammad Shollallohu 'alayhi wassalam,


Saya ingin menyimpan catatan di wall-FB ketika terbaring di Rumah Sakit saat ramadhan yang lalu. (#Nulisnya 80% mulai kuat mental, 50% fisik oke, setelah 6 hari di ICU dan beberapa memulihkan kesehatan di ruang rawat inap)


Alhamdulillah merasakan kenikmatan ramadhan dan eidul fitri dengan nuansa di rumah sakit adalah sebuah pengalaman ajaib dan teramat berharga bagiku dan keluarga.


#mumpung bisa kutuliskan disini.. #RamadhanMubarok...1438h


*MELOMPATI RUANG dan WAKTU*


Beberapa hari penuh keceriaan kala putra ke enam lahir, sengaja belum bisa kubagikan kabar gembira disebabkan tugas yang langsung menumpuk. Suamiku berada pada masa 'hectic' urusan 'go_live' di kantor, anak-anak bersiap ujian akhir sekolah, dan belajar mengatur jadwal bersama dengan kehadiran adik baru. Siang itu kala mentari cerah dengan senyum khas dokterku, hanya 10 menit saja aku berada di dalam ruang bersalin... 'keajaiban' murojaah ayat-ayatcintaNya adalah hal yang terulang kembali,mempermudah, mempertajam asa dan menularkan energi positif pada jiwa. Kukenang detik seminggu sebelum #Ramadhan tersebut, Abdullah Sabiq lahir :-)


Satu hal aneh yang tidak kuketahui darimana asalnya.... di setiap sudut kegembiraan kami saat itu, kenapa usai melahirkan----aku tak dapat berdiri kembali. Bahkan setelah seminggu selepas bersalin... Kukira sakit pada kontraksi di perut segera bisa hilang sebagaimana pengalaman sebelumnya, entah apa yang terjadi beberapa hari yang "traumatis" itu...


Sungguh aku linglung.... tiba-tiba aku t'lah menemukan diri ini berada di kamar jenazah... :'( astaghfirrulloh....100x

_____________________________________________________

Ini adalah peristiwa yang lebih dahsyat dari pada saat mamanda meninggalkan dunia di awal 2015 rupanya, karena nyawaku sendiri terasa meregang... subhanalloh faghfirli...


*bag.2 *Jurang di Dasar Bumi*


sambungan... #mumpung bisa kutuliskan disini.. #RamadhanMubarok...1438h Ada jeritan tanpa suara, entah berasal dari mana... "Apaaaaa?!" aku dalam kamar jenazah?! bersama jenazah siapakah itu?!!!"


aku sendiri adalah muslimah pemandi dan pengurus jenazah, di setiap tas jinjing atau dompet kecil bawaanku----selalu terselip potongan kafan, 'tanda diriku mesti mengingat kematian, agar senantiasa bermuhasabah.' namun hari itu, bahkan aku lupa hari dan tanggal berapa, bahkan aku tak ingat pakaian apa yang kukenakan.... kutemukan diri berada dalam tempat 'yang seolah hampa udara', sekeliling dinding adalah putih...dan ada suara-suara merdu memanggil namaku dengan alunan indah sekali.


Aku bengong kebingungan, meskipun sempat tersenyum merasakan harum aroma coklat susu panas kegemaranku di kejauhan. "Melompatlah! dan berdoa setulus hati!" pekik satu suara, "Ada satu kesempatan lagi, mintalah padaNya!" satu pekikan semangat menambahkan.... dan aku menatap lubang besar yang seolah telah siap menjadi penelan jasadku bulat-bulat.


ya Allah... inikah 'ending episode' seorang hamba penuh dosa ini?! kupejamkan mata, khusyuk penuh harap padaMU.... tiba-tiba jam seolah berhenti detaknya, kuraba pergelangan tangan---- detik nafasku pun tak kudapati lagi. Sekilas kulihat baju dan gelang tanganku dilepaskan oleh dokter, lalu kupandangi tangan penerimanya adalah suamiku. Ia lipat gulungan baju itu seraya berurai air mata.... astaghfirrulloh 100x... benarkah ini kematian?! "kamu berpindah 'casing'..." bisik satu suara. ...(bersambung....)

___________________________________________________

sambungan.... *bag.3*


*Cahaya Pintu Langit*


#mumpung bisa kutuliskan disini.. #RamadhanMubarok...1438h


Innalillahi wa Inna ilayhi roji'uun... benar, di hadapanku ada jasad terbujur. Kutatap lekat-lekat, "ini wajahku, beneran! ya Allah, jasadku terbujur di ruangan ini..." (tapi kok 'nyantai dan tidak panik yaaah...). :-) #Alhamdulillah, ternyata aku memang tak ada pikiran takut dan sedih kala itu, terutama prihal harta benda dan kondisi anak-anak di rumah. Ada keyakinan penuh dalam dada, "duhai Robbul 'izzati, pasti Engkau uruskan segalanya dengan sebaik-baiknya... "


Justru yg paling terpikir adalah kondisi lidah yg penuh bulatan tanda dehidrasi, faghfirlii... "Tadi nyebut : laa ila ha ilalloh pakai kode gimana?" bisik hatiku sendiri. Sungguh tak menyangka tiba-tiba sudut mataku telah dibanjiri derasnya air, dada berdegup penuh tanda tanya, "Mungkin sebentar lagi sosok malaikat menampakkan diri?!" Ya Allah, kuatkan hamba ini dalam menghadapi perjalanan selanjutnya, bisik sudut hatiku lagi.


ya Allah... tiba-tiba ada lorong putih harus kulalui, yang kemudian 'merasa penuh kesadaran' kulantunkan murojaah al-waqiah (surat yang baru khatam kuhafalkan pada kehamilan kali ini). Dengan bertambah deg-degan, air mata kian menderas karena tiba-tiba hafalanku 'stuck' di ayat : Laa baridiwwalaa kariim...Innahum... innahum... innahum... :'( astaghfirrulloh... (Duhai Allah, barusan kemarin Engkau simpankan ayat-ayat ini dalam dadaku, saking favouritnya, kuulangi 5 kali setiap hari.... namun, mengapa 'macet' saat genting begini?! seru sudut hatiku, mulai panik...).


Aku tertunduk. Terselip penyesalan, seraya mengingat diri bahwa jutaan jiwa ingin bangkit di bulan suci ini meski hanya untuk sedetiik saja, alangkah ruginya jika kusia-siakan masa hidup dengan hal-hal yang jauh dari ridhoMu... faghfirlii.


Mencoba menghibur diri dengan istighfar dan hamdalah, seraya kupejamkan mata dan menanti suara-suara berderap yang kian mendekat.... prap, prap, prap.... hening sesaat.


Sungguh, Aku memohon ampunan ya Allah, 'casing yang berganti di alam berbeda ini', semoga berupa bentuk yang baik dan indah. Ya Allah, yaa Rohmaan Yaa Rohiim... :'( Allah... sebenarnya, bolehkah aku kembali ke rumah, lalu memperbaiki kualitas ibadah diri ini?! Badanku mulai bergetar, sekilas kulihat dokter-dokter berkeringat sebesar butiran jagung, dan kupandangi wajahku sendiri dengan sembab... *_*


Seketika detik selanjutnya, kejadian di luar nalarku. Kupandangi ada jutaan tangan di sekeliling tubuhku, tangan-tangan menengadah dan mengetuk pintu langit! Kutatap luasnya langitMu, masyaAllah... indah sekali! Ada cahaya merekah setelah jutaan tangan itu mengetuknya. ya Allah! MasyaaAllah laa quwwata illa billah!


Ternyata jutaan tangan saudara dan sahabatku menghiasi langitMu pada awal jumat #Ramadhan, <3 Di antara tangan-tangan tulus itu adalah sosok-sosok anak sholeh, sosok-sosok pecinta sedekah, dan sosok-sosok da'i da'iyah... bisik sudut nuraniku.


Dan tiba-tiba pimpinan team dokter yang 'sudah takjub' dengan kondisi kreatinin-ku (2500!!!), menjadi lebih takjub karena beberapa jam kemudian kreatinin menjadi 1500 saja, dan batal cuci darah!


MasyaAllah, 4 komplikasi dan toksin 25% yg sudah menguasai tubuhku perlahan 'sembuh karena Allah azza wa jalla semata', ini peristiwa "spesial berkah ramadhan"... 25 lebih dokter pakar mengatakan,"Baru kali ini kami menangani pasien yang seperti ini, kondisinya dear..."


Boleh kita sebut 'peristiwa ajaib #Ramadhan kali ini'. Ujar dokter kepala dengan tersenyum lebar... *Amazing, thankyou Allah....* Sebutlah nama Allah dan sholawat diperbanyak, #Kesempatan hidup masih Allah Swt kurniakan buatmu, Sri Yusriani. (bersambung...)




Insya Allah nanti kita sambung lagi, Syukron jazzakumulloh khoyron katsiron atas segala doa dan bantuan seluruh sahabat fillah dimana pun berada, Hanya Allah azza wa jalla yang dapat membalas dengan segala kebaikan berlipat ganda aamiin...


Terima kasih banyak Dokter Ishak dan team di al-Islam Kampung Baru Medical Centre, barokallohufeekum....


Wassalamu'alaykum warohmatullohi wabarokatuh... Peluk ukhuwah dengan untaian do'a , #Syukur selalu, Alhamdulillah... :-)

Sunday, June 29, 2014

Ramadhan Mubarok!

Assalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh. :-) 
Tahmid wassholawat...







Ahlan wa sahlan...
Yaa Ramadhan Kariim, Ramadhan Mubarok!

Selamat datang tamu agung yg dinanti-nantikan oleh seluruh muslim beriman... #Alhamdulillah bulan mulia nan dirindukan ini telah hadir, hidangan istimewa berupa bonus-bonus tabungan 'rewards-Nya' pun telah siap direbut, teristimewa kehadiran malam lailatul qodar, nan lebih baik dari seribu bulan, masya Allah!

Seiring awal masuk Ramadhan Mubarok, Saya sekeluarga memohon maaf atas segala khilaf, semoga kita semua berhasil meningkatkan kualitas ibadah, melakukan 'apa-apa yg terbaik' di hadapanNya, aamiin...




Duhai Allah, berikan kemudahan bagi kami semua dalam menjalani Ibadah Ramadhan 1435 H, aamiin...

Semoga sahabat-sahabat mendapatkan Rahmat kasih sayang-Nya, ampunan Allah SWT atas segala dosa-dosa, dan Allah berkenan menjaga diri kita sekeluarga dari siksa api neraka, serta meraih derajat Taqwa yang istiqomah hingga akhir hayat... Khusnul khotimah, aamiin yaa Robb.

Selamat Menikmati Indahnya Ramadhan dan Manisnya Iman, dalam keberkahan Allah SWT...



Mari silaturrahim via twitter : @bidadari_azzam 

(Still, you can visit Islamic Center Krakow, I'm here insya Allah... ;-) link islam-krakow.Poland ^_^)
Wassalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh. :-) 💖

Friday, June 20, 2014

Mei Juni Penuh Cerita

Assalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh. :-) 💖

Tahmid wa sholawat...



Manusia hanya dapat merencanakan segala program dengan optimis, lalu Sang Maha Pemberi Ketetapan yang mengatur kelancaran dan rintangan dalam tiap program tersebut.

Begitulah yang terjadi setiap hari, terutama beberapa bulan ini, dan lebih khusus lagi di saat mei juni kutapaki (sampai blog, FB, dan email pun kecolongan si spam lagi, hihihihi....)

Btw, sejak akhir tahun 2013, sudah kami rencanakan beberapa acara buat bulan mei dan juni ini. Pertama, mau pergi berduaan (Saya& Mas Angga) ke Jawa Timur karena pernikahan adik. Ini maunya sekalian mengambil buku-buku di Jakarta dan beberapa barang (yang packingan dari Poland dan Kuwait) :-D. Berduaan saja, disebabkan #TrioKids punya 'urusan lain', hehehehe... Kan Abang Azzam & Sayyif barusan beberapa bulan sekolah, dan siap-siap ujian, jadi tidak mungkin absen-absenan, begitu pikir kami. 

Maka, Ombay Akas (nenek dan kakek, dalam bahasa Komering) datang dari Palembang untuk menemani cucunda di Kuala Lumpur. 

Kedua, mau hadir di acara reuni teman-teman Mas Angga, di Lombok (sekaligus memang kangen ingin melihat keindahan pantai, ;-)), masya Allah, sejak dulu... Kami memang ingin ke #Lombok ^_^. Dan mau ngajak the baby Poland melihat pantai (Zuhud kan selama ini, belum pernah ke pantai, kecuali Green island- Kuwait :-D)

*_^ Dan duh subhanalloh, ngelap-ngelap air mata kemarin-kemarin itu... Hihihihi.
Terasa sekali, sejak awal pindah ke KL, gak ada masa yang senggang, termasuk buat menulis. :-(
Apalagi sejak januari ke bulan april 2014, berulang kali ada beberapa acara penting, yang disitu kita bertugas sedikit membantu supaya lancar. Abang Azzam juga ada ujian karate do.



#Alhamdulillah tetap menikmati kesehatan, yaa Robb...
Pas waktu 'rencana siap dijalankan', "packing bagasi-nya" nyantai banget, beberapa jam sebelum berangkat ke bandara, *tuing! Bandara KLIA2 juga baru dipakai, (ngebayangin Ombay Akas capek jalan kaki dari awal turun di KLIA2, kita jemput.... nyobain tepar rupanya, :-D.)

Ribetnya adalah menimbang bagasi pas di Jakarta menuju Surabaya, soalnya semua tumpukan buku, :-/ dan 'air asia' ketat sekali, kalau lebih 2 ons aja, gak diizinkan! (Itu pengalaman Ombay Akas dari palembang... Dan pengalaman kami pas dari KL ke Jakarta---lebih setengah kg, kudu mengeluarkan beberapa baju dari koper:-)).

Jadi kami berduaan bawa ransel dan tas tangan, isinya buku-buku, kayak 'latihan angkat beban' :-D, dalam bagasi kan ada beberapa baju kondangan dan titipan makanan anak-anak buat di KL. Soalnya dari Surabaya, balik langsung ke KL seusai kondangan.
Pokoknya mah, ini bukan jalan-jalan nyantai atau liburan, :-p. Balik KL pun, kita beli extra bagasinya.

Singkat cerita, ragam problema di jalan dan berbagai keerroran :-p sudah terlewati, dan setiba di KL senin malam, belum rehat.... Peluk-peluk #TrioKids, ternyata kaki Dek Zuhud terluka, >_< lukanya kecil sih, tapi di bagian telapak kaki, jadi kalau ada secuil sisa darah, tersisa juga di lantai pas Zuhud berjalan.
Kata Bang Azzam, saat semua yang di rumah sedang sholat, Dek Zuhud mondar-mandir di dapur, kemungkinan kakinya terkena pecahan mainan atau sisa pecahan kaca. Inna lillahi wa inna ilayhi roji'uun... Faghfirlii...

Karena sudah diraba-raba, gak ada sisa benda dalam lukanya, Ombay dan Bang Azzam menetesi cairan pembersih luka---dengan tetap kejar-kejaran, Zuhud kan super duper aktif ^_^.

Ternyata di hari rabu sore, Zuhud jinjit-jinjit jalannya. "Sakiiit..." Bisiknya. Subhanalloh, timbul benjolan kecil bernanah di bekas luka itu, dan area sekitarnya juga bengkak. Rabu malam itu, kami ke klinik, dan dokter bilang "Aman, lukanya tak berbahaya, karena tertutup...." Namun karena anak sholeh ini jalannya terus dijinjit, tentu dirujuk ke rumah sakit, supaya kamis esoknya kami bisa langsung ke dokter anak.

Kamis siang itu, kami ke Gleneagles, dokter mengajak 'x-ray' Zuhud, then katanya ada serpihan yang halus banget dalam nanah, dokter menyuruh mempersiapkan diri untuk operasi kecil. Astaghfirrulloh, padahal besok subuh, rencananya kan kami mau ke Lombok. "Batalin aja tiketnya..." Kata dokter. -_~ wuaaaaaargh malah iba sama Zuhud, kan mau lihat pantai, yang udah lama dinantikannya.

Beberapa menit diskusi, kami putuskan untuk menunda operasi tersebut. Kami mau tetap berangkat ke Lombok, insya Allah....


Maka, qadarulloh, perjalanan ke Lombok 'gak nyantai-nyantai-an' juga :-/, inilah kusebut salah satu kenikmatan 'badai dan gelombang' dalam perjalanan hidup yaks ^_^. Zuhud dibekali antibiotik supaya gak infeksi, dinasehati untuk merendam kakinya dalam antiseptik, minimal dua kali sehari. Dan. Di pantai, gak boleh buka sepatu supaya gak kemasukan pasir, :-). Kamis malam itu, kami 'booking' kamar di hospital buat operasi minor sepulang dari trip.

#Alhamdulillah pemandangan Lombok memang sangat indah, masya Allah, 'maunya kesana lagi, aaamiiin....' ----ntar kuceritakan di lain waktu, insya Allah. *btw Ayam Taliwang plus Plecing Kangkung memang uenaaak banget yaaah ^_^

Memandangi lukisanNya memang membuat kita amat bersyukur, secuil masalah tentu tak terasa berat, satu-dua problema adalah hal biasa, sementara nikmat kurniaNya .... selalu tercurah berjuta-juta anugerah! Segala puji atas kuasaMu, yaa Robb....



Pulang dari Lombok, sebagaimana yang kami janjikan, gak nginap di rumah.... >_< ini ujian buat bang Azzam, sebab dia sedang menghadapi UAS, sementara ummi dan adiknya harus berada di hospital. Abang harus belajar sendiri di malam-malam jelang ujian itu.... *_*

Yup, saudara-saudari yang senantiasa dicintai Allah, dokter anakku terlalu mengkhawatirkan bekas lukanya. Pas di-x-ray ulang, serpihannya ada. Lukanya sudah tak bernanah lagi, kempes.... Lantas karena ia tetap mau melakukan operasi kecil, membersihkan luka itu, maka dek Zuhud tetap dianastesi, :-D ujungnya usai operasi, "Bendanya gak ada?!!!" #Info seperti kata ombay, kata Eyang, kata ummu Azzam juga, "Yah kan kalau nanahnya sudah keluar, berarti benda halus itu juga keluar bersama nanah.... :-D" 

Semua teman penasaran, operasi soalnya.... :-D



Artinya, peristiwa ini adalah ujian mengurusi administrasi di hospital tersebut, 'kesempatan emas untuk belajar dan berkarya' bagi si dokter anak yang super baik hati dan ramah serta sayang anak tersebut, ujian buat bang Azzam dan bang Sayyif karena dua malam bobok tanpa pelukan ummi mereka, latihan buat kami semua supaya anggota keluarga kian berkoordinasi dan bekerja sama, skenarioNya supaya bunda-bunda majelis taklim menengok Zuhud yang sudah absen pengajian selama 3 minggu, hehehe... dan masih banyak lagi rentetan pelajaranNya, termasuk 'zig-zag' urusan yang kusadari merupakan bukti ke maha-besar-anNya, Allah Hafiz.



Btw, 'dek Zuhud saat buka perban, pas berhari lahir, 3 tahun lhoooo, hari H yang sama dengan Raja Malaysia. :-) barokalloh dek Zuhud!


Luka 0,4 cm itu kudu dibalut perban sampai ke betis, karena dokter takut kalau plester penutup lukanya dibuka-buka. #Eh ikatannya terlalu kencang, jadi menimbulkan 'kapalan' githu, :-( sekarang kaki Zuhud justru banyak sisa bekas 'kapalan' tersebut (yang brutusan isi cairan itu lho.... :-/) astaghfirrulloh....

Btw, secara umum, gleneagles bagus banget sih.... Ruangannya, pelayanannya, menu buat pasien, nurses-nya, security, 80-an lah kalau scor-nya pakai point skala 1-100 :-D. Namun dokter anak tersebut, *kasih senyum* .... Satu, dia x-ray dua kali toh, namun sepulang dari Lombok sudah keluar nanah, #eh tetap dioperasi. Dan jadinya dikasih suntikan infus sejak awal masuk ruangan rawat inap ~_~, *bayangin aja, sebalnya Zuhud nengok jarum suntik, :-))
Dua, serpihan bendanya gak ada, tinggal nunggu kering, namun balutannya kencang sekali, dan perbannya setinggi itu. >_< dan justru menimbulkan luka-luka baru yang lebih besar :-(. Tiga, ganti perban pun, pakai obat tidur! :-(( Zuhud, maafin ummi, nak....
Alasan beliau, "Ini anak nih kecil, aktif pulak!" >_<
Empat, dia selalu telat, :-(, klop banget dah kita harus 'nambah dosis pil #Sabar :-))'



Weekend berikutnya (pertengahan juni) kami masih bolak-balik hospital untuk ganti perban.
Lalu suamiku bilang 'gak mau datang lagi' di ganti perban ketiga. Karena selain beliau sedang ada keperluan penting banget di kantor, ia juga sudah bete melihat luka-luka 'tambahan' yang ada di kaki Zuhud---justru luka-luka tersebut didapat setelah diplester dan diperban sekencang itu. Juga karena urusan koordinasi di rumah sakit itu lelet, dokter dan perawat harusnya kan tinggal lihat 'file' di pc. Tapi ini gak, tiap datang----ditanya ulang mulu data-data dan urusannya, padahal 'hanya follow-up' yang sesuai appointment... *Duh, kalau urusan begini, jadi kangen dokter Krakow--- beliau datang ke rumah pasien kalau pasiennya lemah, atau emaknya repot kayak daku begini :-D



Sudah dulu.... jangan sampai kalian bosan membaca disini, hehehehe....
Minggu lalu, Zuhud sudah PAUD lagi, ketemu sobat-sobatnya yang ganteng dan cantik... Alhamdulillahi robbil 'alamiin...
Congrats, my dear...

Terima kasih abang Azzam dan bang Sayyif yang sudah bisa menyiapkan baju sekolah sendiri. :-) 
I am proud of you, and always love you, dearest #TrioKids ^_^

Terima kasih, syukron jazzakumulloh khoiru jazza buat semua sahabat yang senantiasa mendoakan, yang menengok anak-anak, yang juga kasih kado-kado buat Zuhud, masya Allah... ^_~
Hanya Allah SWT yang dapat melimpahkan balasan terbaik.

Mari silaturrahim via twitter : @bidadari_azzam 

(Still, you can visit Islamic Center Krakow, I'm here insya Allah... ;-) link islam-krakow.Poland ^_^)
Wassalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh. :-) 💖

Sunday, June 15, 2014

Tolong-Menolong (Sharing Kelas #Hadits)


بِسْÙ…ِ ٱللَّÙ‡ِ ٱلرَّØ­ْÙ…َÙ€ٰÙ†ِ ٱلرَّØ­ِيم
Assalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh. :-)

Barokalloh...

Tahmid wa sholawat,
Sekilas kutipan sharing kelas hadits ;-) (bersama Ustadz Baharuddin Ayudin, Kuala Lumpur)
Saudara-saudariku yang dimuliakan oleh Allah SWT, Di bagian akhir #Quran surah al-Maidah ayat 2 (QS.5:2), Allah azza wa jalla memerintahkan kita agar bertolong-menolong dalam perkara kebaikan dan taqwa, dan janganlah kita bertolongan dalam berbuat dosa dan permusuhan, bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya azab Allah itu amat berat. #Reminder

Apakah perkara baik yang paling patut kita kerjakan dengan bertolong-tolongan?
Rasululloh SAW bersabda, "Sebaik-baik kamu ialah orang yang belajar al-Qur'an dan mengajarkannya."
Maka perkara paling baik yang patut kita kerjakan dengan saling menolong adalah mempergiat/membantu/menyokong/melibatkan diri dalam usaha belajar dan mengajar al-Qur'an.

Dalam hal ini, simak kaitannya, makna #Quran surah al-Baqarah ayat 2 (QS.2:2), Allah menjelaskan bahwa al-Qur'an ini adalah petunjuk buat mereka yang bertaqwa.
Bermacam cara dapat kita lakukan dalam aktivitas keseharian terkait dengan "Tolong-menolong dalam kebaikan" ini, di antara contoh-contoh kecil yang nyata adalah :
1. Gunakan tempat tinggal kita untuk keperluan belajar/ majelis-majelis ilmu.
2. Gunakan uang belanja kita untuk stok-stok air minum atau bersedekah makanan bagi teman-teman/ jamaah dalam majelis-majelis ilmu,
3. Beli beberapa sandal untuk sumbangan di tempat wudhu-masjid atau surau/musholla, para pelajar dan pengajar akan selalu mempergunakan benda ini,
4. Bersama-sama membantu para pengajar dan pelajar yang sedang berobat atau dalam perawatan karena sakit,
5. Gunakan kendaraan kita untuk pergi ke tempat-tempat belajar, bukan ke tempat maksiat, juga untuk mengajak teman-teman dengan memudahkan perjalanannya dalam belajar,
6. Gunakan harta kita untuk membantu para pecinta ilmu, para pengajar dan pelajar yang sedang mengalami kesulitan perekonomiannya, jadilah solusi,
7. Bersama-sama memperbaiki fasilitas untuk pendidikan, membersihkan ruang belajar, dst...
Seta masih banyak aktivitas tolong-menolong lainnya yang terkait dalam bahasan ini.

Penting kita ingat bahwa :
1. Kita perlu bertolong-menolong dalam perkara kebaikan- "Sebaik-baik orang ialah mereka yang belajar dan mengajar al-Qur'an." Ini tanda kecintaan dan bakti kita terhadap perintah Allah SWT dan rasul-Nya SAW.
2. Kita perlu saling-menolong dalam ketaqwaan - "al-Qur'an adalah petunjuk buat orang-orang yang bertaqwa."
Dalam dua keadaan di atas, jelaslah kepada kita bahwa ilmu yang wajib dan paling kita utamakan untuk dipelajari adalah ilmu al-Qur'an. Malulah diri kita jika gelar-gelar kebangsawanan, gelar akademik panjang disandang dibeberkan dalam rangkaian 'nama indah', namun diri kita terlena, tak dapat membaca, memahami, dan mengamalkan al-Qur'an. Faghfirlana...

Semoga Allah ta'ala kurniakan kita semua ilmu yang bermanfaat (yakni ilmu yang dapat menyelamatkan kita di akhirat) & semoga Allah ta'ala jauhkan kita dari jurang termasuk golongan orang-orang yang membelakangi perintah Allah SWT &Rasul-Nya SAW (Simak #Quran Surah 49:1, dengan makna ayatNya). Aamiin...

Wallohu a'lam bisshowab.
Barokalloh!

:-) silaturrahim via twitter : @bidadari_azzam

Faghfirlana, Salam Ukhuwah!
Wassalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh. :-) 💖

Tuesday, March 11, 2014

Tentang Hati yang Keras









Assalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh. :-) 

Tahmid wa sholawat...

Dalam kehidupan di dunia ini, kondisi iman kita bergelombang, bersemangat kadang naik, juga kadang turun... tergantung pada bagaimana hati berperan mengendalikan hawa nafsu, keinginan, dan menjaga keimanan. Setiap manusia pasti memiliki "Hati", yang kita ingat bahwa sebongkah hati dapat membuat prilaku individunya bagus, dapat pula menyebabkan jasad berprilaku keji.

Hati manusia itu ada yang bersih, ada yang berlumur debu-debu dosa. Semakin tebal dosa, kian keras kondisi hati. Na'udzubillahi minzaliik... disaat hati sudah keras, kita sudah dibutakan oleh dosa, merasa tak bersalah atas gelimang dosa, enggan untuk mengingat Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Fenomena /ciri hati yang keras, sebagai berikut : 
1. Malas berbuat baik
2. Disaat ada orang membaca alqur'an, tidak ada reaksi, bahkan diri merasa bacaan alQur'an itu biasa saja.
3.Takabur, Sombong (enggan menerima kebenaran),
4. Lemah dalam mengagungkan asma Allah SWT,
5. Mementingkan kehidupan dunia, urusan dunia diutamakan.
6. Saat suara azan berkumandang, diri tak merasakan panggilan sholat, tiada pengaruh pada hatinya.

Jika ciri-ciri diatas kita rasakan, waspadalah! Harus bersegera menyatakan taubatan nasuha, jangan sampai hati kita mati dalam mengingat Allah SWT, sang pencipta semesta. 
Betapa celakanya kita, jika dihati kita cuma cinta terhadap dunia, lupa akan pertanggung jawaban kelak. Contoh nyata ketika kita mendahulukan perhitungan laba saat berdagang dari pada 'on-time' sholat fardhu di saat adzan telah berkumandang, kita lebih memilih undangan pesta dengan campur-baur lelaki dan wanita ajnabi, padahal di saat yang sama~ ada undangan majelis ilmu dengan efek lebih bermakna dan jauh lebih membawa manfaat. Astaghfirrulloh...

Penyebab hati menjadi keras, yaitu : 

1. Lalai, dalam mengingat Allah, lalai dalam beribadah, perjalanan hidup meyepelekan agama.
2. Lupa dengan adanya Kematian, merasa hidup ini adalah selamanya, seolah tidak sadar, suatu saat pasti akan kembali. Kita antri untuk mati.
3.Terlalu cinta dunia, sehingga lupa setelah dunia ini, akan ada akhirat yang abadi.
4. Lingkungan yang tidak baik, atau kawan kawan yang membawa kearah sikap tercela, maka carilah teman yang bisa membuat kita makin dekat kepada-Nya, mengingat Allah SWT setiap waktu.
5.Terlalu banyak berbuat dosa, sehingga hati sudah enggan untuk berbuat baik. Ibarat titik hitam yang kian bertambah, makin gelap hati, sehingga maksiat dianggap hal yang lumrah... Hal ini menjadi penyakit menular dalam kehidupan masyarakat muslim. Sungguh mengerikan kondisi yang sudah sering kita lihat sekarang, zina dan khamr seolah 'biasa saja', harga nyawa sangat murah, penghinaan dan celaan terhadap kaum berilmu dan manula pun menjadi hal sepele... Astaghfirrulloh...

Jangan terlena dalam kerasnya hati, mari kita perbaiki diri, jaga jiwa supaya terus-menerus membaik. Kita bertaubat, mohon ampunan kepada Allah SWT, bersungguh-sungguh dalam menjaga hati agar mantap mendekap taufiq hidayahNya, insya Allah...
Cara hati untuk bisa hidup segar kembali, adalah sbb. :

1. Mengetahui ilmu agama, menuntut ilmu agama, mengetahui mana perbuatan dosa dan apa saja yang tidak berdosa.
2. Membantu orang yang kesusahan.
3. Ziarah kubur, mengingat diri bahwa kita akan tinggal di kubur juga sebentar lagi...
4. Ingat Mati setiap hari, supaya enyah kesombongan dalam meneguk kenikmatan duniawi,
5. Tadabur al-ayat, menganalisa, mempelajari ayat-ayat alqur'an, berusaha memahaminya dengan hadir di majelis ilmu,
6.Do'a, kencangkan dzikir kepada Allah SWT, terus-menerus berdoa supaya Allah SWT memantapkan keteguhan hati dalam menaati perintahNya, dalam menjauhi laranganNya, jangan bosan berdoa.

Semoga bermanfaat, catatan diri sendiri ini adalah #MUHASABAH bagi jiwa hamba yang lemah, faghfirlii...

(Beberapa kutipan singkat, kelas #tafsir jum'at bersama Ust. Muntaha-KL)


Barokallohu fiikum, Salam Ukhuwah ... ^-^ ❤ Mari silaturrahim via twitter : @bidadari_azzam 

(Still, you can visit Islamic Center Krakow, I'm here insya Allah...
 ;-) http://islam-krakow.pl ^_^)

Wassalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh. :-) 

Sunday, February 23, 2014

Bersama Perisai-Menulis

Assalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh. :-) 
Tahmid washolawat...

Perjumpaanku dengan para srikandi Perisai-Menulis dimulai saat Abang Sayyif mulai masuk TK di SIKL masa penghujung tahun lalu, dimulai dengan sapaan super ramah mbak Ade yang mengundang ke acara bedah buku di KBRI. ^_^ Semenit kenalan, langsung akrab---ya iyalah, sama-sama doyan nulis, sama-sama memiliki pengamatan dan pemikiran yang lumayan 'dalam' mengenai kondisi negeri pertiwi (wuiiih *terasa banget, duta bangsa yaks...:-D), dan banyak kesamaan lainnya, khususnya sama-sama wanita #Indonesia, muslimah yang punya pengalaman unik di tanah rantau...

Masya Allah, Perisai Menulis... Ini sebenarnya khusus komunitas para dosen atau istri dosen... (>_< tutup muka Riry :-p), namun para bunda keren tersebut mengulurkan tangan buatku supaya dapat belajar bareng, kumpul bareng di sela banyaknya tugas negara, ngebakso bareng di dapur, ngerujak bareng, #eh... Dll sampai tukar menukar nasehat dan nangis bareng *pas baca-baca banyak tausiyah tsb* :-D. Artinya, daku diberikan kesempatan yang banyak untuk belajar dan belajar dari mereka, subhanalloh walhamdulillah...

#Alhamdulillah ... Terima kasih banyak, ibu Ade, ibu Inci, ibu Zum, ibu Ana, ibu Winny, ibu Nita, ibu Nurul, dll semuanya yang memiliki segudang ilmu dan pengalaman berharga serta tidak pelit untuk berbagi ilmu pengetahuan serta waktu dan tenaga untuk 'new comer-as young muslimah' bersama krucils-ku ini, hihihihi.... 

Inilah salah satu perbedaan ketika kami berada di Eropa Timur, kota #Krakow belum memiliki komunitas muslim resmi, hingga januari 2011 yang lalu saat Islamic Centre berdiri. 
Sedangkan di ranah negeri Islam seperti Malaysia ini, ratusan jumlah komunitas tersedia... Kudu banyak bersyukur, duhai diri...
Saking banyaknya, tak jarang kita harus 'berat memilih' ketika ada acara yang bersamaan jadwalnya. 
Para Srikandi Perisai-Menulis pun tak berjumpa setiap hari, :-D sebulan sekali-aja---kalau bisa kopdar, sudah untung banget #Alhamdulillah ^_^.
Maka untuk menyiasati kedekatan dan kian eratnya persahabatan, aplikasi whatssapp dan FB yang berperan penting dalam berbagai kegiatan komunitas. *Tentunya ditambah untaian doa sepanjang waktu, masya Allah terasa banget yah efeknya... ~_^


Sementara ini dulu yah, foto-foto berbicara banyak, euy! 

With Bu Inci, ^_^








Barokalloh, dearest ummahat---para Srikandi Perisai Menulis <3 


Barokallohu fiikum, Salam Ukhuwah ... ^-^ ❤ Mari silaturrahim via twitter : @bidadari_azzam 

(Still, you can visit Islamic Center Krakow, I'm here insya Allah...
 ;-) http://islam-krakow.pl ^_^)

Wassalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh. :-) 

Thursday, February 6, 2014

Weekend in Kuala Lumpur (bag.1)

:-)
Assalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh. :-) 
Tahmid washolawat...

Intinya sih 'mulai berjalan normal', rutinitas weekend acara keluarga yang selalu kami rindukan. 
Sejak bang Azzam dan bang Sayyif bisa barengan sekolah di SIKL (oalaaaaah, yang review-nya masih 'utang sama bu guru' :-//, maafkan daku...), kami (yang sejak dulu doyan ke bioskop... Maksudnya doyan = agak sering, kurleb sebulan sekali atau dua kali, hehehe) akhirnya ke bioskop lagi di KL ini (Yes!!! Kalau bunyi teriakan bang Azzam...)




"Saat mau nonton The Hobbit--- yang terasa menyesakkan karena bersambungnya pas lagi seru..."


Soalnya layar dalam ruang bioskop itu kan besar, om, tante... Jadi #TrioKids senang sekali melihat gambar-gambar heboh di layar itu, apalagi yang 3D dan 4D, bisa 'belajar sport jantung' dan melatih kesabaran. :-)


Selain ke bioskop, usai bersih-bersih rumah, kami nostalgia ke area resto Ayam Bakar Wong Solo, kampung baru. Menu ayam bakar disitu adalah favorit anak-anak sejak kami di KL, pada 2008 yang lalu. Alhamdulillah, hal yang mengasyikkan adalah harga-harga menunya tidak mengikuti inflasi kenaikan harga, hihihi, jadi paket makanannya memang tetap murah, enak, 'Indonesia banget' dan dikangeni anak-anak. 
Para pelayan lama sudah berganti dengan pelayan-pelayan yang lebih muda, lokasinya masih sama macet, sama padat jika jam makan siang, artinya 'kadang susah cari parkir' :-p.






Dekat resto ini juga ada Warung Makan Garuda, ini favorit juga nih bagi WNI dan orang Melayu pecinta kuliner #Indonesia. Kami suka kesana karena sekalian menyeberang jalan usai membeli teh favorit di kedai Indonesia, hehehehe... 
Tak hanya kedai makanan khas negeri kita bertaburan di area kampung baru, buah-buahan juga berhamburan, apalagi durian, hehehehe, favorit kami juga! (Aiiih, banyak yah favorit-an :-p)
Cuma karena rumah dekat dengan pasar Dato' Keramat alias area Minang-Medan juga, jadi biasanya saya membeli durian di Dato' Keramat, banyak pilihan jenis duriannya, enak, murah... Plus dikasih diskon dan sering ditambahi duriannya oleh si abang penjual. *_^ (Insya Allah selalu laris manis yaaaah duriannya, Bang Zul!)


#Syukur #Alhamdulillah ~_^




Nah, secuil foto sudah bercerita, betapa keluarga bahagia merupakan harta terindah yang kita punya, ^_* tiada lagi yang mampu terucap selain "Alhamdulillah...", Terima kasih yaa Allah atas segalanya...

Eits, secuil acara weekend kami biasanya hanya siang dan sore saja. Sebab ummi dan abi #TrioKids ada gantian kelas pagi dan malam untuk menimba ilmu kajian tafsir #Quran dan #Hadits di area Ampang Avenue. :-) Tentu harapan kami, semoga Allah SWT melimpahkan kemudahan dan kelapangan waktu serta energi, jiwa raga ini kudu bermanfaat optimal buat ummat, sebagai bukti cinta pada agama mulia ini. ~_^ insya Allah #LoveIslam forever...

Bagaimana weekend-mu, sobat? Semoga hari-harimu berbalut keberkahan dan ridhoNya selalu, aamiin...

Barokallohu fiikum, Salam Ukhuwah ... ^-^ ❤ Mari silaturrahim via twitter : @bidadari_azzam 

(Still, you can visit Islamic Center Krakow, I'm here insya Allah...
 ;-) http://islam-krakow.pl ^_^)

Wassalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh. :-) 


Sunday, February 2, 2014

Bersepeda



Assalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh. :-) 
Tahmid wa sholawat...

"Pergi ke pasar ;) beli durian...
Pulangnya nebeng di mobil teman
Meski ketikan jemari absen sebulan
Tak berarti blogku terlupakan..."

^_^

Kali ini kukabarkan bahwa bang Azzam masih belajar bersepeda, hihihi sejak akhir tahun kemarin& pas banyak hari libur awal tahun baru tepatnya, paralel dengan urusan-urusan sekolah, wara-wiri emaknya yang ikut beberapa kelas majelis taklim ibu-ibu sholihat di KL, serta secuil urusan sebagai 'volunteer' dan pencarian alat transportasi keluarga sebagai penghuni baru area KL lagi. 

Saat membeli sepeda, alhamdulillah ada brother driver taxy langgananku yang bisa membantu membawakan sepeda abang sampai ke rumah. :-) (btw JBS- bike, near taman Sri Rampai, it's very good, complet, Mau cari jenis sepeda dan spare-partnya lengkap, mau tambah angin plus minyak di rantai gratis, hehehe... Abang pelayan tokonya pun sangat ramah, kurekomendasikan untuk langsung beli disana, bagi teman-teman yang ada di KL...)

Back to topic, Jadi sela-sela weekend selalu disempatkan buat bersepeda, maksudnya ummi dan abi menemani anak-anak belajar bersepeda, jarak 'kelilingannya' pun masih di area parkiran taman appartemen sewaan kami, ^_^.












Sekarang Bang Azzam jadi tanya-tanya, "Ummi dan abi bisa bersepeda sendirian pas usia berapa tahun?" :-p
"Kalau Ummi, pas usia enam tahun kurang beberapa bulan..." Jawabku.
"Kalau Abi, sama kayak abang deh, hehehehe... Pas sepuluh tahun, baru bisa naik sepeda..." Kata Abu Azzam.
"Waaaaah, hebat! Kayak Jandreks dan kakaknya juga, pergi sekolah pas umur enam tahun sudah naik sepeda..." Celetuk Azzam, mengingat salah satu sobatnya di Krakow ;-).

Sekilas 'ceramah' gara-gara pertanyaan bang Azzam, bahwa setidaknya kita punya beberapa keuntungan nyata dari kegiatan bersepeda, yaitu :
1. Sebagai gerakan ramah lingkungan, bertransportasi 'yg lebih maju' karena tanda peduli terhadap bumi. (Memang bedanya Asia dgn Eropa, salah satunya adalah kalau yg di Asia, doyannya mikirin mobil---mobil dianggap tanda kemewahan. Sedangkan yg di Eropa, doyannya mikirin sepeda, justru sepeda adalah tanda 'high-class'...)
2. Banyak bersepeda berarti hemat bahan bakar (Gas, Bensin, Diesel atau bahan bakar apa saja, hehehehe...), secara tak langsung merupakan 'bantuan hemat bahan bakar' dalam suatu negara. Hemat ongkos! ^_^
3. Pemeliharaan sepeda sangat hemat. Ongkos perawatannya murah dan mudah alias ramah di kantong dan tak menghabiskan banyak waktu untuk merawatnya. (Meskipun di beberapa kawasan Eropa, memang sepeda dianggap koleksi dan hobi yang mahal. Soalnya kalau reparasi mobil, mereka bisa manfaatkan kulkas, mesin cuci, dll yang bekas pakai buat 'ganti onderdil', namun tidak bisa buat asesoris sepeda.)
4. Naik sepeda sangat baik untuk kesehatan (jantung dan otot yang kuat), ini nasehat dari para instruktur senam sejak kita kecil kan? :-)) hehehe...
5. Di jalan raya, pengendara sepeda dapat dengan mudah keluar dari kemacetan, mudah keluar masuk di setiap jalan dan menerobos lalu lintas yang padat. (Ini mantap nih, kalau di Krakow pas tak bersalju, semua orang senang naik sepeda, ada jalur khusus sepeda di jalan raya dan trotoarnya.)
6. Bersepeda adalah cara cepat mengelilingi kota (apalagi kalau kita sedang travelling)
7. Naik sepeda berarti tidak perlu membayar tol, tidak pening urusan parkir, dan lokasi penyimpanan sepeda di depan mall pun tak memiliki tarif mahal seperti parkiran motor/mobil.
8. Bagi para pekerja yang sudah terbiasa naik sepeda untuk bekerja sehari-hari, Asyiknya...tidak harus menyisihkan waktu untuk berolahraga karena ini sendiri adalah suatu latihan/ olahraga. Dengan demikian waktu luang dapat digunakan untuk tugas-tugas lainnya.
9. Pengendara sepeda bisa lebih peka terhadap kondisi perjalanan dan lingkungan. Sesekali kita bisa berhenti dimana saja, tak melewatkan masa tadabur alam, masuk ke taman sebentar dengan memperhatikan kupu-kupu misalnya, hal seperti ini tak dapat kita nikmati saat mengendarai mobil atau motor. Biasanya ada taman-taman kota (Kalau di Krakow) yang tidak boleh dimasuki oleh kendaraan bermotor. Tapi btw, di KL, yang bersepeda biasanya lebih banyak orang asing, termasuk kita. Warga pribumi lebih suka naik mobil. 
10. Kalau sudah terbiasa, regular naik sepeda, fisik dan mental terasa jauh lebih segar---suasana hati lebih baik, ini kurasakan secara nyata, hehehehe... Pengalaman pribadi, pulang pergi sekolah di masa kecil --- bersepeda. 

*Jadi teringat juga, 17-an agustus di 2007, saat di Bangkok dapat hadiah sepeda... :-D, yang waktu itu langsung kukendarai di depan pak dubes, teman-teman WNI dan panitia HUT Kemerdekaan RI padahal sudah vakum 10 tahun dari kegiatan bersepeda, hihihi...




Nanti kita sambung lagi yah...
Di KL sedang long-weekend sampai selasa, ^_^
Jadi lebih banyak waktu untuk aktivitas-aktivitas kebaikan, insya Allah...

Barokallohu fiikum, Salam Ukhuwah ... ^-^ ❤ Mari silaturrahim via twitter :@bidadari_azzam 

Wassalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh. :-) 




Sunday, December 29, 2013

"Sport Days" Bang Azzam dan Bang Sayyif


Assalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh. :-) 

Tahmid wa sholawat, 

Pertengahan desember tadi, rata-rata "urusan UAS" yang dibicarakan oleh anak-anak sekolah ;-), di sela obrolan rencana liburan pasca pembagian raport.
Kalau Abang Azzam, pilihan sekolah di KL ini akan 'fix' di januari nanti, Insya Allah. Sementara saat ini, Azzam masih ikutan PJJ SIN (Sekolah Indonesia Nederland), jadi Online Skype di  Kuala Lumpur jam 12 tengah malam sampai jam 2 pagi (yang artinya di wilayah Eropa masih jam 6 sore). *yeah, it's not easy...

Kalau 'transfer' langsung ke SIK (Sekolah Indonesia Kuala Lumpur), masih kudu menanti 'antrian' sebab siswa di kelas 4- full seats :-(, ^_^ sudah menanti 3 bulan-an ini, sepertinya Abang Azzam harus 'merelakan' pelajaran-pelajaran 'Bahasa Indonesia'-nya dan mulai memilih sekolah lain selain SIK, mungkin ke Internasional School atau Sekolah Malaysia, mohon doa yang terbaik aja yah Om, Tante semua...^_^
Sedangkan Bang Sayyif, sudah 2 bulan ini menjadi murid TK-SIK. :-)

Usai UAS---termasuk UAS bang Azzam yang jarak jauh, selalu ada acara di luar sekolah alias "lebih mengenal alam". Wah Alhamdulillah, desember ini, rezeki Bang Sayyif menjelajah kebun dan sungai di area Gombak. Sedangkan Bang Azzam---sekalian ikutan abinya ke Jakarta selama seminggu, ia memancing di Pemancingan Teluk Naga Tangerang, menengok sungai, danau dan mengunjungi pesantren ^_^.

#TrioKids selama 4 tahun terakhir ini, biasanya "olah raga" ice-skating, renang di kolam air hangat, atau main bola di saat spring. Ada pun "sport days" tahunan di Krakow-Poland---Azzam belum pernah saya ikutkan, karena harus 'trip 8 sampai 15 hari' jauh ke luar kota atau luar Poland (di Swiss atau negara Uni Eropa lain). 

Syukurlah, Thank You ya Allah... Anak-anakku mudah beradaptasi. :-) Mereka tampak ceria menjelajahi 'kehijauan alam' kita, kalau kangen udara dingin---yah selimutan pakai AC di kamar, hehehe... Alhamdulillah kekangenan terhadap Salju Krakow ternyata terobati dengan 'duduk di bawah pohon rindang bersama es krim' :-D hehehehehe...

Yoook, baca 'cerita seru' mereka melalui foto-foto cantik ini ;-))




Pemancingan Teluk Naga, Sabaaar ;-))



Ikan pun jodoh di kail pancing abang...

Horeee! Ikannya dapat!

Azzam : "Aku sudah ujian sekolah, lalu ikut Abi ke Jakarta dan Tangerang. Pada saat Abi bekerja, bunda Sari dan ayah mengajakku melihat danau, sungai, memancing, ke pesantren, dan lainnya, makan-makan, dan beli oleh-oleh buat adik. Pas sabar mancing, ternyata dapat ikan mas, hore!!! Aku gembira sekali. Aku juga main games dengan Pamanku (Mama Aldee) dan kak Viola :-*. Alhamdulillah..."



Senyum berangkat... Antusias sekali, lhooo...


Cari bebatuan di sungai ;-)




Super aktif :-*



Sayyif : "Aku senang bisa sekolah lagi! Aku dan Ummi serta teman-teman pergi seharian, olah raga ke daerah Gombak. Disitu ada kebun luas, banyak pohon, sungai dan turis. Kami senam, lomba, bermain, makan bersama, dan mendo'akan teman yang mau pindah. Aku mendapat banyak hadiah, horeee!" ;-) Alhamdulillah...


Senang banget pegang hadiah! 

(Foto saat Sayyif jumpa Bang Azzam setelah terpisah seminggu-an, euy...)

(Foto saat bebongkaran oleh-oleh dari Jakarta...)

Kalau energi mereka tersalurkan dengan makin banyak kegiatan kreatif sehari-hari seperti "sport days" begini, biasanya efek tercepat tampak pada sore hari, usai mandi---langsung peluk bantal, lelap dengan nyaman, aih #Triokids ... Barokalloh duhai permata jiwa :-*

^_^ Semoga hari-hari sobat kian dihiasi keberkahanNya, sama-sama #KeepSmile sebagaimana #TrioKids yang sholeh ini, aamiin...Allahumma 'aamiin.
Barokallohu fiikum, Salam Ukhuwah ... ^-^ ❤ Mari silaturrahim via twitter : @bidadari_azzam 

Wassalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh. :-)