Photobucket
Showing posts with label Azzam. Show all posts
Showing posts with label Azzam. Show all posts

Monday, June 30, 2014

Catatan Ramadhan (1)

Assalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Tahmid wa sholawat...


#Ramadhan Mubarok, Ramadhan kareem...

Kali ini, saya ingin berbagi secuil #Info sederhana. Yang pertama, berkenaan dengan sahur :-).



Hadits Anas r.a katanya: Rasulullah SAW bersabda: Hendaklah kamu bersahur karena di dalam bersahur itu ada keberkatannya.

عن زيد بن ثابت رضي الله عنه قال تسحرنا مع رسول الله صلى الله عليه وسلم ثم قمنا إلى الصلاة قلت كم كان قدر ما بينهما قال خمسين آية

Hadis Zaid bin Thabit r.a katanya: Kami pernah bersahur bersama Rasulullah SAW, Setelah itu kami pun mendirikan sholat Subuh. Kemudian aku bertanya: Berapakah selang waktu di antara keduanya? Baginda menjawab: Kira-kira bacaan lima puluh ayat.

Bersahur hukumnya sunnah, dan sungguh sangat besar manfaatnya, dear....

1) Manfaat untuk diri sendiri. Mendapat tenaga untuk berpuasa. Optimalkan masa sahur dengan makanan yang tepat nutrisi, bukan dengan menambahi banyak asupan kapsul 'penguat puasa'.
2) Mendapat rewards-Nya sebagai pahala kebaikan.

Meninggalkan sahur merupakan kerugian, 'taktik menghidupkan alarm' buat bersahur dapat menjadi tips buat kita. Sewaktu keluarga kami berpuasa di Krakow dan Kuwait (yang pada malam harinya, jarak waktu tidur ke waktu subuh sangat sedikit) tahun lalu, 'alarm' tambahan saya adalah : "miscall" dari dua kakakku di Indonesia. Pokoknya kalau miscall-an  mereka belum dibalas, berarti kami belum bangun untuk sahur. >_< *hihihihi, parah juga yah....

Terhitung sekitar dua atau tiga kali di setiap tahun (mulai ramadhan 2010 di Krakow), kami 'tertidur pulas' tanpa sahur di saat puasa Ramadhan, :-( hiks.... Musim panas, >_<
Mudah-mudahan tahun ini, di Kuala Lumpur 'full suhoor' sebulan penuh, aamiin...

Tips sahur sederhana di keluargaku adalah : 
1. Biasakan untuk makan buah-buahan di waktu jeda saat bangun tengah malam selagi menyiapkan menu utama. Misalkan kurma, mangga, pisang, apel yang dipotong kecil-kecil, dll.

2. Makan nasi tidak banyak. *Hmmm, dulu waktu di Krakow, justru seringnya hanya makan sahur berupa roti gandum pakai keju, yogurt dan minum tanpa gula. Bahkan sulungku lebih kuat, makan sereal dan minum susu saja, padahal puasa kita disana sekitar 21 jam-an. Bang Azzam POL puasanya di empat musim panas berturut-turut, di dua benua berbeda itu sejak 4 tahun lalu. ^_^ masya Allah!

Kalaupun makan nasi, yang dibanyakin adalah lauk dan sayurnya. Hmmmm, dan biasanya kami jarang pakai menu gorengan, 'terasa gak nyaman pas baca quran'. Lauk biasa saya steam atau rebusan.

3. Milih minuman : Hindari soft-drink, tentunya. Perbanyak air putih. Meskipun jadi tambah lancar ke WC karena mau buang air kecil. Biasanya kami minum susu atau teh tanpa gula, atau tehnya pakai madu. Lanjut ditutup dengan air putih hangat. #Alhamdulillah segar! 
Kecukupan air putih kita bisa ditengok dari warna urine, kalau bukan bening jernih, berarti masih kurang minum tuh.... ;-)

#Info kedua, berkenaan dengan 'candid camera' hehehehe... Berhasil ngejepret #Triokids seusai mandi, that's special-time... Ternyata bang Azzam 'ngelonin' adik-adiknya seraya baca #Quran, sementara emaknya sedang beberes pas pulang dari belanja di siang pertama ramadhan 1435 hijriyyah kemarin. Masya Allah, semoga anak-anak ini berada dalam penjagaan terbaikMU, aamiin....


Pic : 
@bidadari_azzam: #Ramadhan #Picture #Family #TrioKids #KL
A big one is reading #Quran  until his two little brothers sleep, Masya Allah! 
#Alhamdulillah 

Lanjut... #Info ketiga adalah nasehat ketika berbuka puasa, ;-), *Repost sebagai pengingat diri setiap tahunnya.

Adab-adab berbuka puasa:

1. Menyegerakan berbuka puasa ketika sudah masuk waktu magrib. Ini sunnah Nabi & untuk menyelisihi Yahudi & Nasrani. Rasululloh SAW bersabda, “Manusia senantiasa diiringi kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka puasa.” (HR Bukhari & Muslim)

2. Berbuka puasa itu sebelum shalat magrib. Dari Anas berkata, “Rasulullah SAW berbuka puasa sebelum beliau shalat.” (HR Abu Daud, hadits hasan)

3. Berbuka puasa dengan apa? Dari Anas bin Malik berkata, “Nabi berbuka puasa dengan beberapa kurma basah sebelum beliau shalat. Jika tak ada kurma basah maka dengan kurma kering. Jika tidak ada kurma kering maka beliau minum beberapa teguk air putih.” (HR Abu Daud, hadits shahih)

4. Dari hadits di atas dipahami bahwa berbuka puasa itu maksudnya membatalkan puasa dengan memakan makanan tertentu atau meminum air putih. Jadi berbuka puasa yg dimaksud bukan berupa sepiring nasi lengkap dengan lauk pauk & air minum. Dalam masyarakat kita, berbuka puasa yg dimaksud hadits di atas disebut takjil. Setelah membatalkan puasa dengan takjil, kemudian shalat magrib. Dengan demikian, shalat maghrib tidak tertunda lama.

5. Termasuk sunnah Nabi SAW, sederhana dalam berbuka puasa & berbuka puasa dengan apa yg ada, tidak mengada-ada dalam hidangan berbuka puasa karena hakikat puasa itu adalah ibadah kepada Allah SWT dengan menahan hawa nafsu.

6. Doa yg dibaca ketika berbuka puasa. Rasululloh SAW bersabda, “Orang yg berpuasa memiliki doa yg tidak akan ditolak yaitu ketika berbuka puasa.” (HR Ibnu Majah, hadits shahih)

Beliau membaca doa ketika berbuka puasa,

ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوْقُ، وَثَبَتَ اْلأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللهُ

Telah hilang dahaga, telah basah kerongkongan, & telah ditetapkan pahala, jika Allah menghendaki. (HR Abu Daud, hadits shahih)

بارك الله فيكم

Itu dulu yah...
Yok, belajar lagi, belajar terus, dan lagi... ^_^
 ❤ Mari silaturrahim via twitter : @bidadari_azzam 

(Still, you can visit Islamic Center Krakow, I'm here insya Allah... ;-) link islam-krakow.Poland ^_^


وَالسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ

Sunday, February 2, 2014

Bersepeda



Assalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh. :-) 
Tahmid wa sholawat...

"Pergi ke pasar ;) beli durian...
Pulangnya nebeng di mobil teman
Meski ketikan jemari absen sebulan
Tak berarti blogku terlupakan..."

^_^

Kali ini kukabarkan bahwa bang Azzam masih belajar bersepeda, hihihi sejak akhir tahun kemarin& pas banyak hari libur awal tahun baru tepatnya, paralel dengan urusan-urusan sekolah, wara-wiri emaknya yang ikut beberapa kelas majelis taklim ibu-ibu sholihat di KL, serta secuil urusan sebagai 'volunteer' dan pencarian alat transportasi keluarga sebagai penghuni baru area KL lagi. 

Saat membeli sepeda, alhamdulillah ada brother driver taxy langgananku yang bisa membantu membawakan sepeda abang sampai ke rumah. :-) (btw JBS- bike, near taman Sri Rampai, it's very good, complet, Mau cari jenis sepeda dan spare-partnya lengkap, mau tambah angin plus minyak di rantai gratis, hehehe... Abang pelayan tokonya pun sangat ramah, kurekomendasikan untuk langsung beli disana, bagi teman-teman yang ada di KL...)

Back to topic, Jadi sela-sela weekend selalu disempatkan buat bersepeda, maksudnya ummi dan abi menemani anak-anak belajar bersepeda, jarak 'kelilingannya' pun masih di area parkiran taman appartemen sewaan kami, ^_^.












Sekarang Bang Azzam jadi tanya-tanya, "Ummi dan abi bisa bersepeda sendirian pas usia berapa tahun?" :-p
"Kalau Ummi, pas usia enam tahun kurang beberapa bulan..." Jawabku.
"Kalau Abi, sama kayak abang deh, hehehehe... Pas sepuluh tahun, baru bisa naik sepeda..." Kata Abu Azzam.
"Waaaaah, hebat! Kayak Jandreks dan kakaknya juga, pergi sekolah pas umur enam tahun sudah naik sepeda..." Celetuk Azzam, mengingat salah satu sobatnya di Krakow ;-).

Sekilas 'ceramah' gara-gara pertanyaan bang Azzam, bahwa setidaknya kita punya beberapa keuntungan nyata dari kegiatan bersepeda, yaitu :
1. Sebagai gerakan ramah lingkungan, bertransportasi 'yg lebih maju' karena tanda peduli terhadap bumi. (Memang bedanya Asia dgn Eropa, salah satunya adalah kalau yg di Asia, doyannya mikirin mobil---mobil dianggap tanda kemewahan. Sedangkan yg di Eropa, doyannya mikirin sepeda, justru sepeda adalah tanda 'high-class'...)
2. Banyak bersepeda berarti hemat bahan bakar (Gas, Bensin, Diesel atau bahan bakar apa saja, hehehehe...), secara tak langsung merupakan 'bantuan hemat bahan bakar' dalam suatu negara. Hemat ongkos! ^_^
3. Pemeliharaan sepeda sangat hemat. Ongkos perawatannya murah dan mudah alias ramah di kantong dan tak menghabiskan banyak waktu untuk merawatnya. (Meskipun di beberapa kawasan Eropa, memang sepeda dianggap koleksi dan hobi yang mahal. Soalnya kalau reparasi mobil, mereka bisa manfaatkan kulkas, mesin cuci, dll yang bekas pakai buat 'ganti onderdil', namun tidak bisa buat asesoris sepeda.)
4. Naik sepeda sangat baik untuk kesehatan (jantung dan otot yang kuat), ini nasehat dari para instruktur senam sejak kita kecil kan? :-)) hehehe...
5. Di jalan raya, pengendara sepeda dapat dengan mudah keluar dari kemacetan, mudah keluar masuk di setiap jalan dan menerobos lalu lintas yang padat. (Ini mantap nih, kalau di Krakow pas tak bersalju, semua orang senang naik sepeda, ada jalur khusus sepeda di jalan raya dan trotoarnya.)
6. Bersepeda adalah cara cepat mengelilingi kota (apalagi kalau kita sedang travelling)
7. Naik sepeda berarti tidak perlu membayar tol, tidak pening urusan parkir, dan lokasi penyimpanan sepeda di depan mall pun tak memiliki tarif mahal seperti parkiran motor/mobil.
8. Bagi para pekerja yang sudah terbiasa naik sepeda untuk bekerja sehari-hari, Asyiknya...tidak harus menyisihkan waktu untuk berolahraga karena ini sendiri adalah suatu latihan/ olahraga. Dengan demikian waktu luang dapat digunakan untuk tugas-tugas lainnya.
9. Pengendara sepeda bisa lebih peka terhadap kondisi perjalanan dan lingkungan. Sesekali kita bisa berhenti dimana saja, tak melewatkan masa tadabur alam, masuk ke taman sebentar dengan memperhatikan kupu-kupu misalnya, hal seperti ini tak dapat kita nikmati saat mengendarai mobil atau motor. Biasanya ada taman-taman kota (Kalau di Krakow) yang tidak boleh dimasuki oleh kendaraan bermotor. Tapi btw, di KL, yang bersepeda biasanya lebih banyak orang asing, termasuk kita. Warga pribumi lebih suka naik mobil. 
10. Kalau sudah terbiasa, regular naik sepeda, fisik dan mental terasa jauh lebih segar---suasana hati lebih baik, ini kurasakan secara nyata, hehehehe... Pengalaman pribadi, pulang pergi sekolah di masa kecil --- bersepeda. 

*Jadi teringat juga, 17-an agustus di 2007, saat di Bangkok dapat hadiah sepeda... :-D, yang waktu itu langsung kukendarai di depan pak dubes, teman-teman WNI dan panitia HUT Kemerdekaan RI padahal sudah vakum 10 tahun dari kegiatan bersepeda, hihihi...




Nanti kita sambung lagi yah...
Di KL sedang long-weekend sampai selasa, ^_^
Jadi lebih banyak waktu untuk aktivitas-aktivitas kebaikan, insya Allah...

Barokallohu fiikum, Salam Ukhuwah ... ^-^ ❤ Mari silaturrahim via twitter :@bidadari_azzam 

Wassalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh. :-) 




Sunday, December 29, 2013

"Sport Days" Bang Azzam dan Bang Sayyif


Assalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh. :-) 

Tahmid wa sholawat, 

Pertengahan desember tadi, rata-rata "urusan UAS" yang dibicarakan oleh anak-anak sekolah ;-), di sela obrolan rencana liburan pasca pembagian raport.
Kalau Abang Azzam, pilihan sekolah di KL ini akan 'fix' di januari nanti, Insya Allah. Sementara saat ini, Azzam masih ikutan PJJ SIN (Sekolah Indonesia Nederland), jadi Online Skype di  Kuala Lumpur jam 12 tengah malam sampai jam 2 pagi (yang artinya di wilayah Eropa masih jam 6 sore). *yeah, it's not easy...

Kalau 'transfer' langsung ke SIK (Sekolah Indonesia Kuala Lumpur), masih kudu menanti 'antrian' sebab siswa di kelas 4- full seats :-(, ^_^ sudah menanti 3 bulan-an ini, sepertinya Abang Azzam harus 'merelakan' pelajaran-pelajaran 'Bahasa Indonesia'-nya dan mulai memilih sekolah lain selain SIK, mungkin ke Internasional School atau Sekolah Malaysia, mohon doa yang terbaik aja yah Om, Tante semua...^_^
Sedangkan Bang Sayyif, sudah 2 bulan ini menjadi murid TK-SIK. :-)

Usai UAS---termasuk UAS bang Azzam yang jarak jauh, selalu ada acara di luar sekolah alias "lebih mengenal alam". Wah Alhamdulillah, desember ini, rezeki Bang Sayyif menjelajah kebun dan sungai di area Gombak. Sedangkan Bang Azzam---sekalian ikutan abinya ke Jakarta selama seminggu, ia memancing di Pemancingan Teluk Naga Tangerang, menengok sungai, danau dan mengunjungi pesantren ^_^.

#TrioKids selama 4 tahun terakhir ini, biasanya "olah raga" ice-skating, renang di kolam air hangat, atau main bola di saat spring. Ada pun "sport days" tahunan di Krakow-Poland---Azzam belum pernah saya ikutkan, karena harus 'trip 8 sampai 15 hari' jauh ke luar kota atau luar Poland (di Swiss atau negara Uni Eropa lain). 

Syukurlah, Thank You ya Allah... Anak-anakku mudah beradaptasi. :-) Mereka tampak ceria menjelajahi 'kehijauan alam' kita, kalau kangen udara dingin---yah selimutan pakai AC di kamar, hehehe... Alhamdulillah kekangenan terhadap Salju Krakow ternyata terobati dengan 'duduk di bawah pohon rindang bersama es krim' :-D hehehehehe...

Yoook, baca 'cerita seru' mereka melalui foto-foto cantik ini ;-))




Pemancingan Teluk Naga, Sabaaar ;-))



Ikan pun jodoh di kail pancing abang...

Horeee! Ikannya dapat!

Azzam : "Aku sudah ujian sekolah, lalu ikut Abi ke Jakarta dan Tangerang. Pada saat Abi bekerja, bunda Sari dan ayah mengajakku melihat danau, sungai, memancing, ke pesantren, dan lainnya, makan-makan, dan beli oleh-oleh buat adik. Pas sabar mancing, ternyata dapat ikan mas, hore!!! Aku gembira sekali. Aku juga main games dengan Pamanku (Mama Aldee) dan kak Viola :-*. Alhamdulillah..."



Senyum berangkat... Antusias sekali, lhooo...


Cari bebatuan di sungai ;-)




Super aktif :-*



Sayyif : "Aku senang bisa sekolah lagi! Aku dan Ummi serta teman-teman pergi seharian, olah raga ke daerah Gombak. Disitu ada kebun luas, banyak pohon, sungai dan turis. Kami senam, lomba, bermain, makan bersama, dan mendo'akan teman yang mau pindah. Aku mendapat banyak hadiah, horeee!" ;-) Alhamdulillah...


Senang banget pegang hadiah! 

(Foto saat Sayyif jumpa Bang Azzam setelah terpisah seminggu-an, euy...)

(Foto saat bebongkaran oleh-oleh dari Jakarta...)

Kalau energi mereka tersalurkan dengan makin banyak kegiatan kreatif sehari-hari seperti "sport days" begini, biasanya efek tercepat tampak pada sore hari, usai mandi---langsung peluk bantal, lelap dengan nyaman, aih #Triokids ... Barokalloh duhai permata jiwa :-*

^_^ Semoga hari-hari sobat kian dihiasi keberkahanNya, sama-sama #KeepSmile sebagaimana #TrioKids yang sholeh ini, aamiin...Allahumma 'aamiin.
Barokallohu fiikum, Salam Ukhuwah ... ^-^ ❤ Mari silaturrahim via twitter : @bidadari_azzam 

Wassalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh. :-) 

Wednesday, November 27, 2013

Karya Bang Azzam di Majalah Potret "Anak Cerdas"

Assalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh. :-) 

#Alhamdulillah sewaktu masih akhir tahun 2012 lalu, bang Azzam di Poland mengirimkan karyanya (mengenai Pengalaman beramadhan di Polandia) ke redaksi "Potret" karena Potret "Anak Cerdas" akan hadir pada awal 2013, begitulah info dari Om Tabrani (pimred Potret).



Karena masa pindah-pindahan dimulai saat winter break januari 2013, jadi lupa dengan 'kiriman karya ini', dan kemudian iseng sedang mewarnai dan latihan membuat puisi di bulan februari yang lalu, teringat lagi dengan majalah Potret "Anak Cerdas". Maka karya puisi pun dikirimkan Bang Azzam kepada redaksi Potret "Anak Cerdas", ini juga mengasah kemampuannya "ber-email-ria", hehehe... Sebab di Inspiracja Skoly (Sekolah Abang di Krakow-Poland), sejak 'Klasa 2', murid-murid sudah diajari membuka email (dan akun pribadi di website sekolah).

Terima kasih ya Om dan Tante di Redaksi Potret "Anak Cerdas", bulan lalu Ombaynya Azzam sudah membawakan beberapa majalah Potret Anak Cerdas, dan malam ini barusan Abang Azzam membacanya. "A little bit surprise Azzam..." Karena dia sendiri lupa kiriman karyanya, komentarnya begini, "Idiiiih, 'tulisan yang semester lalu dan tahun lalu, waktu abang masih kelas tiga' kemarin dulu itu yah mi?!" :-))

Kata Abu Azzam, "Yeeee, bukan 'dulu' banget laaaah, kan baru juga, belum setahun ini, cepat amat Abang lupa?!" 

"Bukan gitu, bi.... tapi kan abang soalnya sudah kelas empat, puisinya itu yang lucu, udah lama... Nanti yang baru lain deh...ramadhannya kita kemarin di  Kuwait, lain juga..." Seraya senyum-senyum baca majalah Potret Anak Cerdas kiriman Om Tabrani-Aceh. :-) 





Abang Azzam dan Potret Anak Cerdas


Salam sayang dan salam ukhuwah dari bang Azzam buat semua teman pembaca Potret "Anak Cerdas" di seluruh wilayah tanah air Indonesia, maupun yang juga berada di luar negeri.

Selamat belajar buat semua teman "Sekolah Indonesia" yang bulan desember ini akan melaksanakan UAS ganjil 2013, semoga kita semua meraih ilmu yang bermanfaat, aamiin yaa Allah...

Yoook, teman-teman krucils, silakan kirimkan pula karya-karyamu ke majalah Potret Anak Cerdas!
^_^ Dengan mengirim karya, berarti berlatih menulis, berlatih mengirimkan email, menularkan manfaat serta wawasan, dan bertambah sahabat sejak masa kanak-kanak, asyik lhooo! 


Barokallohu fiikum, Salam Ukhuwah ... ^-^ ❤  Yoook, silaturrahim via twitter : @bidadari_azzam

Wassalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh. :-)


Sunday, November 10, 2013

Kenampakan Alam SumSel


Assalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh. :-)

Secuil sharing tentang sebuah tanya di sudut hati, "Apakah efeknya jika kita mempelajari kenampakan alam wilayah Indonesia?"

Bang Azzam (yang saat ini baru saja mengerjakan PR IPS, bab Sumber daya Alam ;-)) menjawab, "Mau kesana, kapan yah mi?"

:-) hehehe, begitulah kita, seumur hidup pun, tak akan cukup masa untuk menapaki satu demi satu berbagai kenampakan alam di tanah air kita, Indonesia nan luas. Danau, sungai, lembah, bendungan, gunung, pantai, pulau-pulau kecil jumlahnya sangat banyak. Ibu gurunya mengingatkan saja, supaya 'setidaknya' murid-murid mengetahui lokasi kenampakan alam tersebut. Jadi murid-murid (yang notabene berada di tanah rantau, daratan Eropa bersama orang tuanya) diberikan tugas untuk mencatat apa-apa saja kenampakan alam di provinsi asal mereka.




Maka Abang Azzam pun menuliskan "Kenampakan Alam Sumatera Selatan (SumSel)" karena kota Palembang (ibu kota SumSel) adalah kota kelahirannya, (^-^). 






#Alhamdulillah di bab tentang "Sumber Daya Alam Indonesia" tersebut, anakku menjadi tahu bahwa bumi pertiwi amat luas. Ia jadi mengerti tentang alasan sahabat-sahabat di luar negeri (yang biasanya) sering berkata, "Wow, you came from Indonesia?! That's very beautiful country! Sebenarnya pelajaran IPS kurang disukainya, sebab banyak hafalan, euy... *tepok jidat* kayak emaknya dulu, paling malas kalau membaca hafalan-hafalan nama-nama tarian daerah, dll, hehehehe. Cuma, tergantung suasana juga, kadang-kadang jadi rajin baca-baca, yang kemudian melekat pula dihafalkan oleh otak :-P, apalagi kalau mengenai bab-bab yang membuat bang Azzam tertarik, semisal tentang bendera-bendera negara lain (tapi ini yang IPS-versi sekolah Poland , yang kurikulumnya juga Cambridge-UK).

Btw, Bang Azzam memang masih melanjutkan Sekolah Indonesia-Nederland (jadi dia Online tengah malam di KL, waktu Eropa sore) karena dia mau masuk Sekolah Indonesia-KL (yang masih 'full-seat'), Bang Azzam tidak mau 'join ke sekolah Internasional yang beberapa telah kami kunjungi'. Si abang sholih ini sudah punya beberapa alasan dan pertimbangan ketika berdiskusi *serius-santai* dengan ummi-abinya, :-D.

Kembali tentang kenampakan alam, khususnya di Sumatera Selatan, Saya simpan di blog ini sebagai arsip---sekaligus mengenang tulisan abang di kelas 4 SD ini, hihihi... 





Tambahan yang tidak disebutkan : ada Gunung dempo dan Bukit Jempol di Sumatera Selatan.

<3 "Selamat Hari Pahlawan buat semua pahlawan tak dikenal yang gugur dalam perjuangan sejati, barokalloh!"


Barokallohu fiikum! Salam Ukhuwah yah! 
Wassalamu'alaykum Warohmatullohi Wabarokatuh...
 t: @bidadari_azzam

Sunday, September 22, 2013

Kopdar lagi dengan Mbak Lina-Kuala Lumpur



Assalamu'alaykuum .... :-)


Tahmid wa sholawat, akhirnya Bang Azzam sekeluarga 'balik lagi' ke kota kelahiran bang Sayyif, KL -Kuala Lumpur (^_^). Kami meninggalkan KL sejak desember 2009 sewaktu Sayyif berusia tujuh bulan. #Alhamdulillah masya Allah, senangnya kembali ke sini dan berjumpa sahabat-sahabat lama kami.

Btw, Tak hanya brothers dan sisters sobat lama di KL yang kami jumpai, namun ternyata 'para TKW' tetangga lamaku ( yg dulu membagi nomor hp-nya kepadaku), ternyata masih ada di KL, hehehehe... Bahkan sewaktu baru tiba disini, kami langsung telpon-an dengan guru-guru bang Azzam dulu (tadika PASTI), sopir langganan taxy~yg sudah dianggap keluarga sendiri, dan beberapa sisters Melayu ~ dulu berkenalan karena jumpa dengan sahabat yg #PeduliKanker dan membantu korban tsunami Aceh.
Subhanalloh, yaaaah... Ukhuwah Islamiyah memang senantiasa membawa berkah, 'kemana pun pergi' tidak kesulitan bertanya dan memperoleh ragam info yg kita butuhkan, nikmat persaudaraan! ^_^

Begitu pun saat berjumpa dengan  bu Lina (mom-blogger juga), ada linknya di samping kiri, rurumahku ;-)). Dengan keluarga beliau, kami kenalnya sejak di Jakarta, pasa awal pindah dulu ke KL dari Bangkok, keluarga Mak Lina yang bantuin bawain koper-koper dari hotel ke condo kami. :-) Bagi kami sekeluarga, Mak Lina dan Papanya Fadya sudah kayak mbak dan mas sendiri, selain sebagai senior di tempat kerja dan senior di almamater~kumpulan bapak-bapak alumni ITB. (^_^) 

Dan akhir minggu lalu, beberapa hari ketibaan kami di KL lagi, Mak Lina datang dengan membawa kue buatannya sendiri, *so sweet* :-* #Alhamdulillah 
Tambahan lagi, kami kan mau numpang nebeng buat silaturrahim ke sobat yang baru saja bersalin, ^_^. Plus makan siang bareng, di restoran minang-Garuda kg Baru lhooo (tempat orbit kita dulu, 2008-2009 hehehehe) yang ternyata sudah langsung dibayarin oleh Pakdhe Satriyo (suami Mak Lina), *waduuuuuh.... Lain kali gak boleh telat ke kasir lagi...:-// dasar Riry keenakan, ditraktir melulu nih... >_< 



Kue yg tergoyang, tanda harus segera kucicipi...hihihihi

Bang Azzam girang banget karena ketemu lagi dengan teman-teman sebayanya ; Hani dan Kak Fadya, serta Nadiv (yg kami kunjungi, baru punya adek bayi;-)). 
Sampai pas pulang ke Ambassador Row, #TrioKids langsung zzzzz, terkapar, tidur dengan nyenyak. Energi mereka seharian itu benar-benar tersalurkan, hehehe.



Matur nuwun sanget




In Ambassador Row, syukron jazzakumulloh khoiru jazza, dearest :-*


Foto-foto sudah bercerita tentang keceriaan kita, as usual...

Di rumah Nadiv

Hani dan bang Azzam

*tepokjidat* bang Azzam pakai kaos yang pernah di-complain pembaca, karena gambar bintang 'itu', sorry yah... Tidak sempat ngedit.


Jumpa lagi di cerita lainnya, insya Allah...

Barokallohu fiikum , Salam Ukhuwah ... ^-^ ❤

Happy Busy yah (^_^)

Wassalamu'alaykumWrwb... :-)

Friday, September 20, 2013

Masjid al-Kabir Kuwait

Assalamu'alaykum warohmatullohi wabarokatuh...

Tahmid wa sholawat...

(Foto diambil dari islam.gov.kw)



Kuwait adalah Negara di kawasan Timur Tengah yang berbentuk Ke-Emiran, bentuk lain dari sebuah monarki yang dipimpin oleh seorang Emir. Ibukota Negara ini bernama sama dengan Negaranya, Kota Kuwait (Kuwait City). Dengan luas Negara hanya 17,820 km2 menjadikannya sebagai Negara terkecil kedua di kawasan Timur Tengah setelah Bahrain atau Negara dengan luas di urutan ke 157 di dunia.sebagai sebuah monarki Islam, hukum Islam merupakan hukum positif Negara, Majelis Al Umma merupakan dewan legislatif bagi Kuwait.

Kuwait pernah mengalami masa paling suram ketika di-invasi pasukan Iraqdibawah rezim mendiangSaddam Husein yang mencaplok Kuwait hanya dalam hitungan jam dan nyaris tanpa perlawanan. Kehancuran itu meninggalkan bekas mendalam bagi rakyat Kuwait. Sebuah museum dibangun di kota Kuwait sebagai pengingat masa masa kelam tersebut. di kota Kuwait kini juga berdiri sebuah Masjid Agung yang juga berfungsi sebagai Masjid Nasional sekaligus masjid terbesar di Kuwait. Masjid ini biasa disebut sebagai Masjid Agung Kuwait, atau Masjid Al-Kabir Kuwait.

Lokasi Masjid Agung Kuwait

Masjid Al-Kabir / Grand Mosque of Kuwait
Mubarak al-Kabir Street
Sawaber, Kuwait City, Kuwait
Koordinat geografi : 29° 22' 45.83" N  47° 58' 29.53" E

Masjid Agung Kuwait berada di Mubarak al-Kabir Street / Arabian Gulf Street dikawasan Sawaber, kota Kuwait. Lokasinya berdiri berseberangan dengan Istana Sief (Sief Palace), Istana yang terkenal dengan menara Jam nya yang besar seperti layaknya Big Ben di London atau Jam Gadang di Bukit Tinggi (Sumatera Barat). Istana Sief merupakan pusat pemerintahan Kuwait, lokasinya persis berada di tepian teluk Kuwait.





Beberapa hal yang perlu teman-teman ketahui mengenai 'tadabur masjid' bagi kami saat di Kuwait ini :

1. Kami sangat antusias menyiapkan perjalanan umroh dan ber-Ramadhan ria di Kuwait, sebab kami baru pindah dari negeri minoritas Muslim. :-)

Terasa sangat padat kegiatan berakhir minggu bagi keluarga ketika berada di Kuwait, jadi kalau mengunjungi masjid, biasanya lupa berfoto-foto, bahkan lupa membawa kamera :-D

2. Kami sekeluarga segan dan merasa tak terpikirkan mengambil banyak gambar/foto, karena :

- Sedang fokus menikmati ketenangan ibadah, kami tak memotret di saat rukun-rukun umroh sedang berjalan sejak sebelum memasuki wilayah Miqot, maupun di masjidil Haraam, dan di dalam masjid Nabawi. 
- Merasa bersikap kurang sopan dan tidak menghargai masjid, apalagi di area dalam masjid, saudara muslimin sedang khusyuk beribadah (khusus) kepadaNya. 
- Apalagi ketika saya berada di wilayah musholla putri, atau area khusus muslimah, tidak patut memotret sana-sini, terutama karena banyak sisters yang sedang membuka niqob/cadarnya. 
- Di area sekitar masjid atau jalan-jalan di Kuwait pun, masih banyak kaum Arab yang merasa keberatan dengan kehadiran kamera.

Jadi, Kamera sangat jarang dipakai, Mas Angga membawa DSLRnya sekali-dua kali saja ketika 'ngumpul dengan teman-teman WNI'.


3. Kami di Kuwait hanya beberapa bulan, maksimal 9 bulan hitungannya sejak Mas Angga pindah kerja, saya dan anak-anak hanya berada di sana selama 6 bulan. :-) Di Kuwait, kita kudu berusaha memaksimalkan liburan di akhir minggu. Karena kami sudah bersiap-siap pindah ke KL tentunya.
Singkat namun berkualitas silaturrahim disana. Maka, kami tak memiliki kendaraan di Kuwait. Untuk mengunjungi masjid dan berjalan-jalan di Kuwait, biasanya 'nebeng' mobil teman atau menggunakan taxy. ^_^ (Kebayang kan, bawa krucils pula!hehehe...)

Membawa anak-anak ke masjid merupakan perjuangan yang tidak mudah :-), apalagi kami  biasanya ke masjid di malam hari (special di malam ramadhan), cuaca musim panas sangat kering, anak-anak balita biasanya senang 'weekend' keluar rumah, namun sesekali rewel wel wel. Komplet heboh...Hehehe...

Jadi harap maklum juga yah, kalau postingannya baru bisa dilempar sekarang ^_^ *remfoong ...

4. Setiap radius 500 m, ada masjid. Jadi terbayang kan, betapa banyak kalian akan menemui masjid dan musholla di Kuwait ini. Jika travelling ke sini, tidak susah saat waktu sholat tiba. Di mal-mal, di City Centre, Green Island, area sekolah, area perkantoran, rumah sakit, dll... Semua ada masjid dan banyak musholla, musholla putri terpisah. 

(Yaaaah, problemnya sama seperti di tanah air. Shaff-shaff di masjid tidak penuh di waktu sholat fardhu...:-/)

Kadang-kadang, ketika kalian berjalan di mall, ada dai/daiyah menyenggol lengan kalian, guna mengingatkan bahwa waktu sholat telah tiba. :-) Asyik, kan?! 

Semua imam, muadzin, para pembersih masjid, perawat taman, merupakan petugas khusus yang dipekerjakan oleh kerajaan. Mereka difasilitasi tempat tinggal, ditraining, disertifikasi dan digaji. Subhanalloh....

5. Di masjid-masjid sepanjang perjalanan dari Kuwait hingga ke Saudi Arabiya, ternyata masjidnya hanya dibuka pada waktu sholat saja. Kami sempat menanti pintu dibuka saat mampir ke sebuah masjid di perbatasan waktu subuh.

6. Tidak ada masjid yang punya hiasan kotak infaq di sini. Untuk badan-badan zakat, infaq, sadaqoh, wakaf, di Kuwait sudah ada rekening khusus malah, dan dana itu bukan buat masjid, melainkan buat membantu muslimin lain di belahan bumi lainnya. Ada badan yang khusus mendukung para muallaf, ada juga yang khusus mendukung para pengungsi, dan ada pula yang khusus peduli kemanusiaan di berbagai negeri, terutama di Afrika dan dukungan kepada para korban bencana-bencana alam. 

Menyumbangkan donasi melalui badan-badan amil zakatnya pun harus transparan, kita harus menggunakan 'K-net', (pokoknya sependek di Kuwait itu, kami tidak pernah menemukan kotak infaq di sembarang tempat... Yang ada hanyalah 'kencleng-kencleng' kecil on the spot kalau berbelanja di beberapa fast-food atau saat bersilaturrahim acara WNI.)

7. Tidak ada iuran parkir di masjid-masjid, dan dimana-mana area Kuwait ini, bebas biaya parkir. "Jangan bingung jika kelupaan membawa dompet, hehehee..." Karena memang tak ada bea tol, bea parkir, apalagi iuran masuk menjadi pengunjung masjid. Alhamdulillah, tidak ada 'bea krintilan seperti itu'. :-)  

Anak Masjid nih... (Foto di Masjid Indonesia)

(Foto : Di Masjid Salmiya, dekat rumah, Malam Taraweh di awal ramadhan 1434 h)

 
(Foto Sayyif di salah satu musholla Green Island)


 (Ramadhan, ashar di masjid Indonesia)


Back to topic, 

Sheikh Mishary bin Rashid Alafasy adalah imam masjid di Masjid al-Kabir Kuwait, beliau kelahiran tahun 1976 lho, lulusan Madinah. Bacaan qurannya sangat merdu, silakan cari di yt atau mp3 murottal juga. :-)
Jadi, kalau bulan ramadhan, jamaah di al-Kabir padat sekali, taraweh dan qiyamullail. Mayoritas ekspatriat di Kuwait sangat menikmati suasana ramadhan disini, ^_^.
Di setiap masjid (di Kuwait), sepanjang hari-hari ramadhan selalu disediakan takjil, begitu pun di masjid al-Kabir.

(Tapi kalau menu paling dirindukan, pastinya 'gak absen' di masjid Indonesia. Khusus akhir minggu, acara di masjid Indonesia biasanya dijadikan ajang silaturrahim oleh para WNI, 'ngumpul' ragam organisasi, profesi dan ramai yang datang dari berbagai area di Kuwait.;-))

Waktu itu, di Kuwait juga kedatangan beberapa Sheikh dari negara lain, termasuk kedatangan Mufti Menk (kenal kan?!) *tapi kita tidak bisa datang* karena gak ada tebengan, hehehehe... Taxy susah untuk datang pada jam sholat magrib, taraweh, dan juga subuh #Ramadhan.


Itu dulu yah, kalau bisa, Jika datang pertama kali, pas tiba di Kuwait, samperin dulu masjidnya, pasti ada masjid di depan rumah /appartemenmu, ^_^ 
Barokallohu fiikum , Salam Ukhuwah ... ^-^ ❤

Happy Busy, happy travelling! (^_^)

Tetap saling do'a yah^^ Jangan segan bersilaturrahim via twitter @bidadari_azzam ^^

Wassalamu'alaykumWrwb... :-)