Photobucket
Showing posts with label Puisi. Show all posts
Showing posts with label Puisi. Show all posts

Tuesday, March 11, 2014

Suatu Ketika #Sajak






Suatu Ketika

Tatkala diam menjadi bahasa kita
Mataku tertutup bening nan menganak sungai
Hening adalah ukiran kata
Badai menjadi tanda baca nan membuai

Sebuah cerita sunyi
Kutatap kepingan negeri-negeri
Tiada pernah ada kata rugi
Jika petikan hikmah terselip di hati

Duhai Sang Penyejuk Jiwa
Tiada resah jika diri bercengkerama
Menunduk dalam sujud panjang 
Luruskan niat dan menuai qolbu nan lapang

Suatu ketika
Kupejamkan dua bola mata
Kilasan peristiwa berayun-padu
Alangkah indah skenario-Mu

Suatu ketika
Terkenang ratusan problema
Dalam sedetik berlalu sirna
Atas kuasa dan kehendakMu jua

Suatu ketika
Hari terpenting akan tiba
Kala senyum segar atau sesal abadi
Sebagai tanda balasan sejati

#Alhamdulillah 'ala kulli hal
*thank You, Allah....^_^

(@bidadari_azzam, KL, 2 am, 11 march 2014)


Barokallohu fiikum, Salam Ukhuwah ... ^-^ ❤ Mari silaturrahim via twitter : @bidadari_azzam 

(Still, you can visit Islamic Center Krakow, I'm here insya Allah...
 ;-) http://islam-krakow.pl ^_^)

Wassalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh. :-) 

Thursday, February 6, 2014

Hujan

#Puisi 


KL



Hujan

Ah...hujan
Aku gembira saat kau datang
Dan membelaiku perlahan
Serta menyelimutiku dengan lembut

Ah...hujan
Sudah lama kita tak bertemu
Ternyata aku rindu
Pada butir bening dan iramamu

Ah...hujan
Mereka inginkan engkau cepat pergi
Jangan, "tidak..." ujarku!
Dan tetaplah disini
Bukti keberkahan dari Sang Robbul 'Izzati
Aku yakin bahwa engkaulah tinta tajam
Aku yakin bahwa engkau melukis pelajaran

Ah...hujan
Meski salju berganti
Atau rimbunan daun kering itu
Atau gemuruh bersahutan bagaikan langit akan runtuh

Ah...hujan
Aku tetap cinta padamu
Kudekap jutaan titik cahya keridhoan Tuhanku
Nan terkirim dalam deras tercurah butiranmu

Tak ada kata korban dalam keikhlasan
Tiada kecewa dalam setiap kesyukuran
Tak pernah rugi energi dalam kesabaran
Terima kasih atas nikmat hujanMu, duhai Pemberi Perlindungan



(Ya Allah turunkanlah hujan yang bermanfaat, penuh keberkahan dan kucuran rahmat, taufiq hidayahMu, aamiin... bidadari_Azzam, KL, 6 febr 2014)



Pic : Area genangan selutut di perumahan, karawaci, sebulan yang lalu...




Barokallohu fiikum, Salam Ukhuwah ... ^-^ ❤ Mari silaturrahim via twitter : @bidadari_azzam 

Keep spirit, keep duas!


Wassalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh. :-) 

Friday, December 27, 2013

Puisi Desember



               Desember

(karya : bidadari_Azzam)





Duhai Desember

Aku sambut dengan senyum
Sebagaimana sapaan cinta untuk November Oktober dan sebelumnya
Bisikkanlah kepada Juli dan Agustus
Aku minta maaf karena tak sempat menyapanya

Desember sembilan tahun yang lalu
Ratusan ribu manusia meregang nyawa
Tsunami kiriman bermakna cinta
Tatapan terhenyak serta pesona semesta

Duhai Desember
Enam tahun telah berlalu
Sejak seorang bidadari mungil meninggalkanku
Menengadahkan tangan tanda munajat kepadaMU
Tamparan dan pelajaran dalam tikungan tapak hidupku

Duhai Desember
Lima tahun telah berlalu
Sejak seorang sahabat kecil terkonyol menutup mata
Kelucuan humornya tak terdengar lagi
Nafasnya berhenti di usia seperempat abad


(Pic desember salju #Krakow)


Duhai Desember
Empat tahun telah berlalu
Sejak aku terdampar di bumi salju
Menggapai ukhuwah mesra dalam takdirNya
Menjadi saksi ikrar syahadah atas skenarioNya

Duhai Desember
Tiga tahun telah berlalu
Sejak kudekap sosok mujahidahMu
Berkulit coklat dengan hati suci
Menularkan semangat untuk istiqomah di jalan juangMu

Duhai Desember
Dua tahun telah berlalu
Sejak penundaan undangan menuju istanaMu
Namun keluh tak kan hiasi lidahku
Karena aku yakin dengan kesempurnaan rencanaNya

Duhai Desember
Satu tahun hampir berlalu
Sejak butir-butir salju terakhir menyapaku
Serta deras air mata nan mengantarkan raga ke bandara beku

Dan aku sadar...
Separuh jiwa telah kutitipkan disana
Dalam bilik pertama
Bilik ukhuwah islamiyah di sudut Eropa

Duhai Desember
Hendak kukatakan kepadamu
Bahwa aku tetap seperti dulu
Menghargaimu sebagai hitungan waktu
Sulam asa kepada Sang Maha Penentu

( @bidadari_azzam, senin, 2 des 2013. 6:16 KL)



Barokallohu fiikum, Salam Ukhuwah ... ^-^ ❤ Mari silaturrahim via twitter :@bidadari_azzam 

Wassalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh. :-) 




Wednesday, November 27, 2013

Karya Bang Azzam di Majalah Potret "Anak Cerdas"

Assalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh. :-) 

#Alhamdulillah sewaktu masih akhir tahun 2012 lalu, bang Azzam di Poland mengirimkan karyanya (mengenai Pengalaman beramadhan di Polandia) ke redaksi "Potret" karena Potret "Anak Cerdas" akan hadir pada awal 2013, begitulah info dari Om Tabrani (pimred Potret).



Karena masa pindah-pindahan dimulai saat winter break januari 2013, jadi lupa dengan 'kiriman karya ini', dan kemudian iseng sedang mewarnai dan latihan membuat puisi di bulan februari yang lalu, teringat lagi dengan majalah Potret "Anak Cerdas". Maka karya puisi pun dikirimkan Bang Azzam kepada redaksi Potret "Anak Cerdas", ini juga mengasah kemampuannya "ber-email-ria", hehehe... Sebab di Inspiracja Skoly (Sekolah Abang di Krakow-Poland), sejak 'Klasa 2', murid-murid sudah diajari membuka email (dan akun pribadi di website sekolah).

Terima kasih ya Om dan Tante di Redaksi Potret "Anak Cerdas", bulan lalu Ombaynya Azzam sudah membawakan beberapa majalah Potret Anak Cerdas, dan malam ini barusan Abang Azzam membacanya. "A little bit surprise Azzam..." Karena dia sendiri lupa kiriman karyanya, komentarnya begini, "Idiiiih, 'tulisan yang semester lalu dan tahun lalu, waktu abang masih kelas tiga' kemarin dulu itu yah mi?!" :-))

Kata Abu Azzam, "Yeeee, bukan 'dulu' banget laaaah, kan baru juga, belum setahun ini, cepat amat Abang lupa?!" 

"Bukan gitu, bi.... tapi kan abang soalnya sudah kelas empat, puisinya itu yang lucu, udah lama... Nanti yang baru lain deh...ramadhannya kita kemarin di  Kuwait, lain juga..." Seraya senyum-senyum baca majalah Potret Anak Cerdas kiriman Om Tabrani-Aceh. :-) 





Abang Azzam dan Potret Anak Cerdas


Salam sayang dan salam ukhuwah dari bang Azzam buat semua teman pembaca Potret "Anak Cerdas" di seluruh wilayah tanah air Indonesia, maupun yang juga berada di luar negeri.

Selamat belajar buat semua teman "Sekolah Indonesia" yang bulan desember ini akan melaksanakan UAS ganjil 2013, semoga kita semua meraih ilmu yang bermanfaat, aamiin yaa Allah...

Yoook, teman-teman krucils, silakan kirimkan pula karya-karyamu ke majalah Potret Anak Cerdas!
^_^ Dengan mengirim karya, berarti berlatih menulis, berlatih mengirimkan email, menularkan manfaat serta wawasan, dan bertambah sahabat sejak masa kanak-kanak, asyik lhooo! 


Barokallohu fiikum, Salam Ukhuwah ... ^-^ ❤  Yoook, silaturrahim via twitter : @bidadari_azzam

Wassalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh. :-)


Saturday, August 3, 2013

11 Years :-) Happy Anniversary




11 Years Anniversary



11 years this very day

With the smile become your wife

To take 'happiness and heartaches'

And share every thing in life





True love is because Allah

True love is the best friendship

True love is every second

True love is like breathing





There’s been times for us

When things have not been well

But instead of throwing the time

We’ve battled through those hell



We face each problem as it comes

Then wait for something new

With Allah help

Every thing running easy



"I love you more than you could know",

It's your sentence

I have to believe

Same

Since the first moment

In the name of Allah...

Always with Allah

Always because Allah





Happy Anniversary, dear.... (Abu Azzam ;-))

May be we'll "Growing Old"

With more storm and the bigger

But just need to keep in love

definitely the heart is in the best protection

by the Greatest, Allah...

Forever, only because Allah...

(@bidadari_azzam. august 1st.2013 'in lovely ramadhan')



"Rabbi awzi'ni an ashkura ni'mata-ka-llati an'amta 'alayaa wa 'ala walidayya wa an a'mala salihan tardahu wa aslih li fi dhurriyyati, inni tubtu ilaika wa inni minal-muslimeen."

"Rabbana hab lana min azwajina wa dhuriyyatina qurrata A'yunin waj'alna lil-muttaqina imama."

"Rabbana atina fid-dunya hasanah...wa fil 'akhirati hasanatawwaqina 'adhaban-nar."

Ameeeen.... ameeen ya Robbal 'alamiin :-)

Syukron jazzakumulloh khoiru jazza atas do'a sahabat semua ❤



Barokallohu fiikum , Salam Ukhuwah ... ^-^ ❤

Tetap saling do'a yah...^^ Semoga tetap bisa silaturrahim via twitter @bidadari_azzam ^^

Wassalamu'alaykumWrwb... :-)

Wednesday, July 24, 2013

Lafadz Syukur Ramadhan








Rindu Ramadhan



Oase sejuk nan didamba

Oleh ummat sedunia

O, hamba rindu

Pada tamu mulia itu



Puasa ramadhan

Hadiah terindah untuk-Mu



Samudera kesabaran

Mencapai awal magrib kenikmatan

Berkah nan tak tergantikan

Sujud berjama'ah dengan keempat pangeran



Detik ramadhan

Selalu berhias kedamaian



Duhai jiwa

Puji syukur pada-Nya

Usia diri rengkuh bulan mulia

Semoga menjadi ramadhan terbaik bagi kita

'tuk kumpulkan samudera hikmah perbekalan kala menutup mata

Aamiin Yaa Rahmaan Yaa Rahiim

(bidadari_Azzam, Old Town Krakow, malam 7 jan 2013 11pm)

Dalam karya : Sajak Mengeja Masa :-)










Lafadz Syukur



Semburat cerah menerobos kaca jendela

Senyum dan Basmalah sambut pagi mesra

Dengan apa harus kubuktikan cinta

Dua rakaat subuh pengharum dekapan keluarga



Terkadang iri dan ujub kusamkan qolbu

Rampas cahaya jelita dari rupa nan ayu

Dengan apa harus kusampaikan rindu

Ketika taburan do'a masih kalah dengan derasnya debu



Ah, dosa-dosa ini masih melekat

Membuih sangat cepat

Apakah menanti detik sekarat

Ataukah berlapang dada 'tuk segera bertaubat



Duhai ilahi

Tapak berpijak di rumahMu kini

Pesona semesta kokohkan hati

Lisan berlantun namaMu nan terpuji



Duhai ilahi

Mohon ampun atas kelalaian kami

Dengan apa harus kuteguhkan nurani

Hanyalah sujud pendamba cinta hakiki



Allahu Robbi

Terima kasih atas samudera nikmat ini



(@bidadari_azzam, Makkah al-Mukaromah, penghujung sya’ban june 2013)


Semoga Allah ta'ala senantiasa melimpahkan kemudahan dalam semua urusan dan permasalahan yang dihadapi sobat semua, aamiin... Semangat beraktivitas, Salam sayang, Happy Ramadhan!

Salam Ukhuwah dari Krakow eh, Kuwait (sekarang) ^^, Barokallohu fiikum :-)

@bidadari_azzam :-)

Wednesday, June 12, 2013

Barokalloh My Mom








Assalamu'alaykum, Juni dan Ramadhan adalah identik dengan 'kekompakan muhasabah diri' bagiku dan mama', alias Ombay Azzam, ;-)). Kami sama-sama lahir di bulan-bulan romantis itu (Juni~hitungan secara masehi, dan Ramadhan secara Hijriyyah...)

Di blog ini-archieve 2008, Aku pernah menguntai puisi buat mama'. Tidak bosan kalau kubaca-baca ulang, senang sekali mengenang masa kecil, kalimat dalam puisiku tetap relevan sampai kapan pun :-), tentang kehebatan ibu di mataku. Subhanalloh, my mom is very inspiring woman!

Ku re-Post disini yah :

The Language of Your Love



Dearest Mama

You speak it from within your heart only

But everyone can hear

You teach me everything in our special room

But everyone can know

Everyone see our journey

And give you an enormous thumb up

'coz my beautiful life now? actually, No

That thumb up for you

'coz your language for me

I understood 'coz of you

Your beautiful language

The language of your true love

(my old-file KL.11.43 am, march,18,2008)

I am remembering that my mom have said, "I believe that your children are like you...look like you in physics, also in habbits..." wooow! :) that's alright, sure mom, you'r great... and the language of your love, It's very special for me, for my brothers & sisters also, so meaningfull, We love you always, forever... :)


Hmmmmm, Membicarakan ibu, tidak akan habis bahasannya. Karena tema tentangnya adalah tentang ketulusan cinta. (Contoh kecilnya adalah jika kalian mengalami masa awal pengantin baru, dan deg-deg-an karena baru saat itu merasakan getaran cinta dahsyat antara suami istri. Namun begitu kalian hamil, melahirkan, apalagi menyusui pertama kalinya, 'deg-deg-an' masa awal pengantin berasa 'gak sebanding dengan kecamuk rasa kala menjadi ibu' di momen tersebut. Karena kehadiran anak adalah hadirnya permata ketulusan cinta, hadir amanah besar dariNya untuk senantiasa memupuk cinta, maka jutaan rasa antara suami istri 'gak deg-deg-an' kayak pertama kali bersua, namun bukan berarti rasa cinta itu berkurang :-D. Justru ketika si buah cinta hadir, suami istri kian merasa sejiwa, jadi fokus memikirkan buah cinta, ego-ego diri terkikis perlahan, 'deg-deg-an' saat banyak kejutan yang dibuat oleh si permata hati-lah ~nan lebih dahsyat dari awal pengantin baru. Cinta nan tulus memerlukan pengorbanan, ya kan? Sosok ibu adalah wanita yang paling setia dalam mendukung cita perjuangan anaknya, *_^ insya Allah, ibuku sedemikian, mungkin kamu dan aku juga?! Wallohu'alam, mempelajari ketulusan cinta adalah pelajaran setiap masa...)

Jadi tambahan secuil tips buat teman-teman yang stuck ketika menulis :

1. Bayangkanlah senyuman ibunda

2. Tulislah tentangnya, pasti banyak kalimat yang kamu bisa rangkai ketika sekelebat bayangan ibunda hadir... (contoh kecil, ketika saya menuliskan tentang beliau, baru saja setengah jam, tidak terasa sudah 12 halaman ~ketak-ketik, hihihi... belum ditambah air mata, dan beberapa tisu harus disiapkan :-D) Yah, sosok wanita yang urat-urat dan ototnya mengalami perubahan ajaib ketika melahirkan kita, amat wajar kalau setiap anak yang mengenang ibunya~menjadi banjir air mata, >_< termasuk aku. Ya Allah, berkahilah ia di dunia dan akhiratMu. aamiin...

Pas mudik maret lalu, ada tiga teman masa sekolahku yang baru saja kehilangan ibunda. Aku juga jadi ikut berurai air mata, karena ketiga mama sobat kecilku ini juga tersimpan sebagai kenangan masa kecil. Kalau kami bermain atau mengerjakan tugas kelompok, mama-mama mereka pasti menyiapkan kue-kue atau nasi & lauk pas makan siang. :-) Menu halal yang disiapkan oleh mereka berarti sudah pernah mampir ke perutku pula, aku masih sangat hafal raut wajah ketiga mama temanku ini. Semoga Allah SWT melapangkan kubur mereka, aamiin...

Tambah banjirlah mata temanku tatkala membaca bait-bait ini yang kutulis dalam kumpulan puisiku, "Sajak Mengeja Masa"

Pesan Ibu

(bidadari_Azzam, #SajakMengejaMasa)



Senyum untuk jiwa

Tenang hadirkan damai

Segala solusi adalah cinta

Problema datang bila janji belum tunai



Lagi dan lagi ibu berpesan

Ketika berbuat tanpa penghargaan

Disitulah letak keikhlasan

Ketika berkorban namun hadir pengkhianatan

Suka rela hati nantikan hari perhitungan

Tak pernah ada gelisah

Jika pancaran tulus tersirat pada wajah

Balasan Allah Selalu Maha Sempurna



Diam saja jika tak mampu berkata hal baik

Prilaku terpuji jangan ternoda serapah

Panjatkan do’a dimana saja

Dari pada terbuai sumpah dan caci

Kenang dan resapkan dalam dada

Segala kebaikan di sekeliling kita

Tiada guna merekam keburukan sesama

Cukuplah direnungkan sebagai pelajaran menuju dewasa



Usah balas amarah

Hadapi maki dengan karya

Sebarkan senyum meski banyak nan menghina

Karena pasti lebih banyak nan mencinta



Mentari selalu hangat

Hujan selalu sejuk

Rembulan tetap cantik

Dan engkau pun harus tetap berprilaku apik

Karena engkau berteman semesta

Karena engkau bersiram hidayah-Nya

Jaga diri di atas bumi

Bahkan penghuni langit menguntai doa buatmu



Oh Ibu

Pesanmu selalu hadir dalam kalbu

Cambuk diri di setiap waktu

Bagai rengkuhan sukma nan utuh

Oh Ibu

Selalu kurindu

Oh Ibu

Terima kasih atas segalanya

(bidadari_Azzam, Salam ukhuwah dari Krakow, malam 30 des 2012)

Mama'ku adalah orang yang paling excited kalau membaca puisi atau artikelku, (seraya terisak pula....) like mother ~like daughter bisa jadi pas saling merindukan, kami menangis di tempat yang berbeda... :-D

...Lanjut lagi nanti, ;-))

Barokalloh selalu, semoga tetap semangat dalam segala aktivitas kebaikan, aamiin...

Kalau punya niat melakukan kejahatan, cobalah ingat-ingat lagi pada ibu yang sudah letih dan lelah melahirkanmu. "Kasihanilah orang tuamu ketika ditanya Robbul 'izzati di saat laporan pertanggung-jawaban kelak, rugi banget kalau tidak berusaha menjadi anak yang baik, kerugian di dunia sampai akhirat....sure!"

Salam Ukhuwah, teman-teman! ^^

^^ Sudah follow twitter @bidadari_azzam, kan? ;-))

*Puisi di atas pernah dimuat pula di dua media islami

:-) Wassalamu'alaykum wa rahmatullahi wa barakatuh...

Tuesday, April 9, 2013

Puisi Bang Azzam :-D

Assalamu'alaykum...



I love my brothers



Bang Azzam sedang gemar membaca, melihat suasana sekitarnya dan menuliskan hal itu dalam bentuk puisi, :-).

Seperti saat on-line Bahasa Indonesia dengan bu gurunya, ia harus menyambungkan tulisan puisi yang berjudul "Macet"...



Spontan saja, Azzam bilang, "Hmmm, Macet! Ramai sekali... Kendaraan padat... Aku jadi mengantuk... Aku capek sekali... Enak kalau cepat sampai rumah... Tetapi jalanan masih macet..." hehehehe... natural yah? (^-^)



Insya Allah kegiatan #Homeskuling tetap jalan, pelajaran-pelajaran dan tugas/ PR sekolah tetap dikerjakan dengan baik pada saat #KidsMudik yang sekaligus 'transit pindah' kali ini... Mohon do'a selalu yah... :-)

Barokalloh! Yoook tetap semangat dalam segala aktivitas kebaikan, aamiin...

Salam Ukhuwah dari keluarga Muslim Krakow, teman-teman! ^^

twitter : @bidadari_azzam ^-^

Wednesday, December 12, 2012

Butiran Salju Pada Sepertiga Malam



Assalamu'alaykumWrwb...

Tahmid washolawat...







Gara-gara winter...

Gara-gara salju, gara-gara senang sekali dengan butiran putih cantik si salju ini, jadi puisi salju menumpuk di 'arsip ipadku' :-)

Kali ini, kuingin berbagi puisiku yang tampil pada kolom 'Puisi& Syair'-dakwatuna :-)



Butiran Salju Pada Sepertiga Malam



Wudhu segar masih melekat

Mata terang tiada kantuk meski sekejap

Saat yang tepat mengukir cakap

Tilawah dalam bilangan rakaat-rakaat



Salju tersiram menuju bumi Tuhan

Memutihkan segala kekeringan

Menelusup kesejukan bagi jiwa nan gerah

Seolah hadir obat amarah



Duhai Allah Yang Maha Penyembuh Duka

Sepertiga malam ini hamba bersimpuh

Hapuskanlah segala lumpur dosa

Jauhkan pula dari penyakit hati nan keruh



Sepertiga malam tersisa dua jam

Peluruh lalai dan rasa malu masa silam

Berteman salju pengganti kelam

Meneguk hikmah suasana alam



Ya Ilahi Rabbi…

Mohon jagalah kalbu ini

Agar selalu taat pada aturanMu

Serta mantapkan cita nan dituju



(bidadari_Azzam, di Old Town Krakow, malam 3 Des2012)

Salju turun lagi, winter ke-4ku*,

*Beku salju jua lukiskan pelajaran,

Tentang cinta dan asa,

Tentang sabar dan kesetiaan,

Juga tentang kehangatan keluarga


(twitter ID: @bidadari_azzam)

Subhanalloh walhamdulillah, ❤

Barokalloh selalu, semoga tetap semangat dalam segala aktivitas kebaikan, aamiin... Salam Ukhuwah dari Krakow, salam cinta dari si putih salju yang menderas hari ini.... ;-))

Maafkan lahir batin yah teman-teman! ^^


Saturday, May 24, 2008

"Turut Berduka Cita atas Musibah Gempa di China..."

hmm, masih flu nih, cerita2 SIMnya nanti aja deh yah... aq nonton berita2 saat ini masih hangat laporan2 ttg korban gempa China (selain tentunya tingginya harga BBM, dsb....).
Kami sekeluarga turut berduka cita yg sedalam2nya atas musibah ini. Semoga saudara2 kita yg tertimpa musibah senantiasa diberikan kekuatan dan ketabahan dari Sang Maha Segala. amiiin....

Berbagai cerita sedih pasca gempa ini, ada bapak-bapak yang meminum air kencingnya sendiri selama 3 hari 'coz bantuan belum datang2 sementara dia sangat kehausan...ada pula anak2 sekolah yg di"operasi instant" oleh sang dokter (karena terbatasnya obat2an, gak ada obat bius, dll...) pake' gergaji, pake' pisau dapur, ya Allah... puluhan ribu orang masih belum ditemukan disana...Innalillahi wa'inna ilaihi roojiuun... :(
salah satu kisah nyata adalah info di mailku, yg tentunya membuat kita sangat terharu, (banjir air mata... :( ). Berikut kisahnya yg dari Bahasa mandarin ditranslate ke English...

Dear My Exploration Friends, As most of you aware, a devastating earthquake took place in WenChuan China last Monday. more than 30 thousands of people have been killed. I was deeply saddened by the facts at home and my wife cried so many times watching the news coverage in the past week. There are many touching stories from the WenChuan earthquake as well and I translated one of them into English in order to you could read it. I thought It's a story that should not stay only within the Chinese community.

When rescuers found her, she was already dead, crushed by the collapsed house. Through gaps in the rubbles, they could see her posture.
Kneeling on both knees, her entire upper body bent forward, held up by her two hands pressed against the ground, as if performing the ceremonial bow in an ancient ritual.Except, her body had been compressed out of shape and looked somewhat eerie.
A rescuer extended his hand through a gap and confirmed her death. He called out to her, and tapped on the bricks with his shaft, but received no response.

As the team walked toward next building, the squad leader suddenly turned back, yelling as he ran, 'Come quick!' He came to her remain, labored to maneuver his hand under her body, searching.

He called out following some rummaging, 'There's someone, a child, still alive.'

With some effort, rescuers carefully removed the debris burying her, found her child lying beneath her, bundled in a little red blanket decorated with yellow flower prints.He was about 3-4 months old.

Shielded by his mother's body , he was totally unharmed, sleeping peacefully as he was brought out. His soundly asleep face warmed the hearts of all rescuers on the scene.
As the rescue team's doctor unbundled the blanket to examine the baby, he discovered a mobile phone tucked into the blanket. He subconsciously looked at the display, found there was a SMS message.

'My Dear Baby, If you were to stay alive, you must remember that I love you.' No stranger to the pain and sorrow brought by death, the doctor nonetheless wept at this moment. The cell phone was passed around, every person who read the message wept.

Ini photo bayi yang sangat beruntung itu :


Cinta seorang ibu pada anaknya adalah kisah nan selalu indah untuk direnungkan, betapa kita sangat beruntung dilahirkan dan dirawat oleh ibu kita, ;)
Terima kasih ibu... Thank you Allah... :)

Thursday, May 22, 2008

Satu kalimat hari ini: Syukur

topeng... setiap hari yang kita tatap adalah topeng...
untuk mengetahui "isi" si topeng, kenalilah dengan baik, untai khusnudzon dan komunikasi berkualitas, ;)

Alhamdulillah, syukur... dapat menjaga hati dan lisan agar senantiasa bermuhasabah diri, oh, jangan biarkan topeng-topeng usang mengotori jiwa kita, teman... ^^

Syukur.... rajut kalimat syukur, sepanjang hari, yok! ^^

Tuesday, April 1, 2008

Bayang-Bayang Cermin

cerminmu adalah anak-anakmu
dirimu adalah cermin ayah-bunda
sosok dalam cermin bertaut cermin
bayang indah lahir batin
cinta kasih nan utuh
cahaya sempurna sang jiwa

(KL.00.23, april,1st, 2008)

Tuesday, March 18, 2008

just a little sentence... The Language of Your Love


The Language of Your Love

you speak it from within your heart only
but everyone can hear
you teach me everything in our special room
but everyone can know
everyone see our journey
and give you an enormous thumb up
'coz my beautiful life now? actually, No
That thumb up for you
'coz your language for me
I understood 'coz of you
your beautiful language
the language of your true love

(KL.11.43 am, march,18,2008)
I am remembering that my mom have said, "I believe that your children are like you...look like you in physics, also in habbits..." wooow! :) that's alright, sure mom... you'r great... and the language of your love,it's very special for me, for my brothers & sisters also, so meaningfull, hehehe :) We love you always, mom ... forever... :)

Wednesday, February 20, 2008

Hmmm, lama gak nulis puisi

Dialog Jiwa

Hijau kutatap dari balik jendela
Biru memayungi segala
Penat badan hingga kepala
Segenap tanya merasuk dalam jiwa

Duhai teman di seberang sana
Gundah pernah kita rasa
Jenuh pun rayapi asa
Kian keruh dalam duka

Duhai teman di seberang sana
Saat itu terngiang di telinga
Menembus pori hingga dada
Betapa kita tak mampu berdusta

Dia Sang Pengasih Sang Penyayang
Kasih sayangNya tak terbilang
Setitik resah bukan alasan
NikmatNya tak terhitungkan

Duhai teman di seberang sana
Nafas kita berhembus lega
Kalbu dan raga berpadu mesra
Akankah syukur kita tunda ?

KL, 11.25 am, 20feb2008.

Monday, February 11, 2008

Topeng

Topeng
apa di balikmu
apa nan tersembunyi padamu
apa jawabmu

Topeng
ada yang tahu
apa di balikmu
apa jawabmu

(KL.14-07)