Photobucket
Showing posts with label Rezeki. Show all posts
Showing posts with label Rezeki. Show all posts

Sunday, February 23, 2014

Bersama Perisai-Menulis

Assalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh. :-) 
Tahmid washolawat...

Perjumpaanku dengan para srikandi Perisai-Menulis dimulai saat Abang Sayyif mulai masuk TK di SIKL masa penghujung tahun lalu, dimulai dengan sapaan super ramah mbak Ade yang mengundang ke acara bedah buku di KBRI. ^_^ Semenit kenalan, langsung akrab---ya iyalah, sama-sama doyan nulis, sama-sama memiliki pengamatan dan pemikiran yang lumayan 'dalam' mengenai kondisi negeri pertiwi (wuiiih *terasa banget, duta bangsa yaks...:-D), dan banyak kesamaan lainnya, khususnya sama-sama wanita #Indonesia, muslimah yang punya pengalaman unik di tanah rantau...

Masya Allah, Perisai Menulis... Ini sebenarnya khusus komunitas para dosen atau istri dosen... (>_< tutup muka Riry :-p), namun para bunda keren tersebut mengulurkan tangan buatku supaya dapat belajar bareng, kumpul bareng di sela banyaknya tugas negara, ngebakso bareng di dapur, ngerujak bareng, #eh... Dll sampai tukar menukar nasehat dan nangis bareng *pas baca-baca banyak tausiyah tsb* :-D. Artinya, daku diberikan kesempatan yang banyak untuk belajar dan belajar dari mereka, subhanalloh walhamdulillah...

#Alhamdulillah ... Terima kasih banyak, ibu Ade, ibu Inci, ibu Zum, ibu Ana, ibu Winny, ibu Nita, ibu Nurul, dll semuanya yang memiliki segudang ilmu dan pengalaman berharga serta tidak pelit untuk berbagi ilmu pengetahuan serta waktu dan tenaga untuk 'new comer-as young muslimah' bersama krucils-ku ini, hihihihi.... 

Inilah salah satu perbedaan ketika kami berada di Eropa Timur, kota #Krakow belum memiliki komunitas muslim resmi, hingga januari 2011 yang lalu saat Islamic Centre berdiri. 
Sedangkan di ranah negeri Islam seperti Malaysia ini, ratusan jumlah komunitas tersedia... Kudu banyak bersyukur, duhai diri...
Saking banyaknya, tak jarang kita harus 'berat memilih' ketika ada acara yang bersamaan jadwalnya. 
Para Srikandi Perisai-Menulis pun tak berjumpa setiap hari, :-D sebulan sekali-aja---kalau bisa kopdar, sudah untung banget #Alhamdulillah ^_^.
Maka untuk menyiasati kedekatan dan kian eratnya persahabatan, aplikasi whatssapp dan FB yang berperan penting dalam berbagai kegiatan komunitas. *Tentunya ditambah untaian doa sepanjang waktu, masya Allah terasa banget yah efeknya... ~_^


Sementara ini dulu yah, foto-foto berbicara banyak, euy! 

With Bu Inci, ^_^








Barokalloh, dearest ummahat---para Srikandi Perisai Menulis <3 


Barokallohu fiikum, Salam Ukhuwah ... ^-^ ❤ Mari silaturrahim via twitter : @bidadari_azzam 

(Still, you can visit Islamic Center Krakow, I'm here insya Allah...
 ;-) http://islam-krakow.pl ^_^)

Wassalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh. :-) 

Thursday, February 6, 2014

Weekend in Kuala Lumpur (bag.1)

:-)
Assalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh. :-) 
Tahmid washolawat...

Intinya sih 'mulai berjalan normal', rutinitas weekend acara keluarga yang selalu kami rindukan. 
Sejak bang Azzam dan bang Sayyif bisa barengan sekolah di SIKL (oalaaaaah, yang review-nya masih 'utang sama bu guru' :-//, maafkan daku...), kami (yang sejak dulu doyan ke bioskop... Maksudnya doyan = agak sering, kurleb sebulan sekali atau dua kali, hehehe) akhirnya ke bioskop lagi di KL ini (Yes!!! Kalau bunyi teriakan bang Azzam...)




"Saat mau nonton The Hobbit--- yang terasa menyesakkan karena bersambungnya pas lagi seru..."


Soalnya layar dalam ruang bioskop itu kan besar, om, tante... Jadi #TrioKids senang sekali melihat gambar-gambar heboh di layar itu, apalagi yang 3D dan 4D, bisa 'belajar sport jantung' dan melatih kesabaran. :-)


Selain ke bioskop, usai bersih-bersih rumah, kami nostalgia ke area resto Ayam Bakar Wong Solo, kampung baru. Menu ayam bakar disitu adalah favorit anak-anak sejak kami di KL, pada 2008 yang lalu. Alhamdulillah, hal yang mengasyikkan adalah harga-harga menunya tidak mengikuti inflasi kenaikan harga, hihihi, jadi paket makanannya memang tetap murah, enak, 'Indonesia banget' dan dikangeni anak-anak. 
Para pelayan lama sudah berganti dengan pelayan-pelayan yang lebih muda, lokasinya masih sama macet, sama padat jika jam makan siang, artinya 'kadang susah cari parkir' :-p.






Dekat resto ini juga ada Warung Makan Garuda, ini favorit juga nih bagi WNI dan orang Melayu pecinta kuliner #Indonesia. Kami suka kesana karena sekalian menyeberang jalan usai membeli teh favorit di kedai Indonesia, hehehehe... 
Tak hanya kedai makanan khas negeri kita bertaburan di area kampung baru, buah-buahan juga berhamburan, apalagi durian, hehehehe, favorit kami juga! (Aiiih, banyak yah favorit-an :-p)
Cuma karena rumah dekat dengan pasar Dato' Keramat alias area Minang-Medan juga, jadi biasanya saya membeli durian di Dato' Keramat, banyak pilihan jenis duriannya, enak, murah... Plus dikasih diskon dan sering ditambahi duriannya oleh si abang penjual. *_^ (Insya Allah selalu laris manis yaaaah duriannya, Bang Zul!)


#Syukur #Alhamdulillah ~_^




Nah, secuil foto sudah bercerita, betapa keluarga bahagia merupakan harta terindah yang kita punya, ^_* tiada lagi yang mampu terucap selain "Alhamdulillah...", Terima kasih yaa Allah atas segalanya...

Eits, secuil acara weekend kami biasanya hanya siang dan sore saja. Sebab ummi dan abi #TrioKids ada gantian kelas pagi dan malam untuk menimba ilmu kajian tafsir #Quran dan #Hadits di area Ampang Avenue. :-) Tentu harapan kami, semoga Allah SWT melimpahkan kemudahan dan kelapangan waktu serta energi, jiwa raga ini kudu bermanfaat optimal buat ummat, sebagai bukti cinta pada agama mulia ini. ~_^ insya Allah #LoveIslam forever...

Bagaimana weekend-mu, sobat? Semoga hari-harimu berbalut keberkahan dan ridhoNya selalu, aamiin...

Barokallohu fiikum, Salam Ukhuwah ... ^-^ ❤ Mari silaturrahim via twitter : @bidadari_azzam 

(Still, you can visit Islamic Center Krakow, I'm here insya Allah...
 ;-) http://islam-krakow.pl ^_^)

Wassalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh. :-) 


Sunday, December 29, 2013

"Sport Days" Bang Azzam dan Bang Sayyif


Assalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh. :-) 

Tahmid wa sholawat, 

Pertengahan desember tadi, rata-rata "urusan UAS" yang dibicarakan oleh anak-anak sekolah ;-), di sela obrolan rencana liburan pasca pembagian raport.
Kalau Abang Azzam, pilihan sekolah di KL ini akan 'fix' di januari nanti, Insya Allah. Sementara saat ini, Azzam masih ikutan PJJ SIN (Sekolah Indonesia Nederland), jadi Online Skype di  Kuala Lumpur jam 12 tengah malam sampai jam 2 pagi (yang artinya di wilayah Eropa masih jam 6 sore). *yeah, it's not easy...

Kalau 'transfer' langsung ke SIK (Sekolah Indonesia Kuala Lumpur), masih kudu menanti 'antrian' sebab siswa di kelas 4- full seats :-(, ^_^ sudah menanti 3 bulan-an ini, sepertinya Abang Azzam harus 'merelakan' pelajaran-pelajaran 'Bahasa Indonesia'-nya dan mulai memilih sekolah lain selain SIK, mungkin ke Internasional School atau Sekolah Malaysia, mohon doa yang terbaik aja yah Om, Tante semua...^_^
Sedangkan Bang Sayyif, sudah 2 bulan ini menjadi murid TK-SIK. :-)

Usai UAS---termasuk UAS bang Azzam yang jarak jauh, selalu ada acara di luar sekolah alias "lebih mengenal alam". Wah Alhamdulillah, desember ini, rezeki Bang Sayyif menjelajah kebun dan sungai di area Gombak. Sedangkan Bang Azzam---sekalian ikutan abinya ke Jakarta selama seminggu, ia memancing di Pemancingan Teluk Naga Tangerang, menengok sungai, danau dan mengunjungi pesantren ^_^.

#TrioKids selama 4 tahun terakhir ini, biasanya "olah raga" ice-skating, renang di kolam air hangat, atau main bola di saat spring. Ada pun "sport days" tahunan di Krakow-Poland---Azzam belum pernah saya ikutkan, karena harus 'trip 8 sampai 15 hari' jauh ke luar kota atau luar Poland (di Swiss atau negara Uni Eropa lain). 

Syukurlah, Thank You ya Allah... Anak-anakku mudah beradaptasi. :-) Mereka tampak ceria menjelajahi 'kehijauan alam' kita, kalau kangen udara dingin---yah selimutan pakai AC di kamar, hehehe... Alhamdulillah kekangenan terhadap Salju Krakow ternyata terobati dengan 'duduk di bawah pohon rindang bersama es krim' :-D hehehehehe...

Yoook, baca 'cerita seru' mereka melalui foto-foto cantik ini ;-))




Pemancingan Teluk Naga, Sabaaar ;-))



Ikan pun jodoh di kail pancing abang...

Horeee! Ikannya dapat!

Azzam : "Aku sudah ujian sekolah, lalu ikut Abi ke Jakarta dan Tangerang. Pada saat Abi bekerja, bunda Sari dan ayah mengajakku melihat danau, sungai, memancing, ke pesantren, dan lainnya, makan-makan, dan beli oleh-oleh buat adik. Pas sabar mancing, ternyata dapat ikan mas, hore!!! Aku gembira sekali. Aku juga main games dengan Pamanku (Mama Aldee) dan kak Viola :-*. Alhamdulillah..."



Senyum berangkat... Antusias sekali, lhooo...


Cari bebatuan di sungai ;-)




Super aktif :-*



Sayyif : "Aku senang bisa sekolah lagi! Aku dan Ummi serta teman-teman pergi seharian, olah raga ke daerah Gombak. Disitu ada kebun luas, banyak pohon, sungai dan turis. Kami senam, lomba, bermain, makan bersama, dan mendo'akan teman yang mau pindah. Aku mendapat banyak hadiah, horeee!" ;-) Alhamdulillah...


Senang banget pegang hadiah! 

(Foto saat Sayyif jumpa Bang Azzam setelah terpisah seminggu-an, euy...)

(Foto saat bebongkaran oleh-oleh dari Jakarta...)

Kalau energi mereka tersalurkan dengan makin banyak kegiatan kreatif sehari-hari seperti "sport days" begini, biasanya efek tercepat tampak pada sore hari, usai mandi---langsung peluk bantal, lelap dengan nyaman, aih #Triokids ... Barokalloh duhai permata jiwa :-*

^_^ Semoga hari-hari sobat kian dihiasi keberkahanNya, sama-sama #KeepSmile sebagaimana #TrioKids yang sholeh ini, aamiin...Allahumma 'aamiin.
Barokallohu fiikum, Salam Ukhuwah ... ^-^ ❤ Mari silaturrahim via twitter : @bidadari_azzam 

Wassalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh. :-) 

Wednesday, November 27, 2013

Puding/Dessert Telur

Assalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh. :-) 

Dearest readers yang keren dan pintar, insya Allah...

Iseng aja pas mainin kulit telur~ biasa dibuat kepala boneka jari (yang tinggal dikasih lingkaran mata dan mulut pada kulit telur tersebut, ingat kan?) Nah, kali ini karena pernah lihat orang duduk di cafe yang mangkuknya berbentuk telur, namun dia makan puding, githu... Ujungnya iseng aja, nih... *_^ 
"Kenapa gak nyoba membuat kulit telur jadi mangkuk, kayak daun pisang atau daun-daunan juga kan cantik tuh kalau buat wadah kue-kue kecil..."

Maka kelanjutan iseng pas momen secuil luang, Saya dan #TrioKids di rumah menikmati 'dessert dalam telur'.

Penampakannya begini :


"Puding/Dessert Telur"

Jangan berat-berat cara membuatnya, saya cuma bikin pencuci mulut a la teman-teman Eropa, jadi "cream plus cuilan roti tawar diaduk aja di mankok kecil", atau kocokkan susu kental dan buat seperti membuat vla agar-agar, lalu ditambahkan tepung jagung sedikit, intinya sih "dessert cream" yah... 
Bisa juga buat cream campur durian *mantap tuh!*

(^_^) Kalau sudah merasa pas kondisi "cream" yang dibuat, masukkan pelan-pelan ke dalam kulit telur yang sudah dibersihkan, lalu pelan-pelan simpan di dalam kulkas--- supaya bisa tegak, buat saja penyanggah (dari kertas yang agak tebal, yang dibentuk seperti penyanggah supaya si telur tidak goyang) di dalam wadah tempat telur ini, say... 

'Tes rasa' bisa dilakukan setelah puding telur disimpan beberapa jam di dalam kulkas, :-D.
Kemarin cuma buat 6 buah, lima langsung laris diborong oleh #TrioKids dan sebutir masih sempat difoto, kuningnya karena 'butter', besok lusa 'minat nyampurin duren' nih.... Yummi! 
Supaya sedap dan sehat, jangan kemanisan pudingnya ;-).

Supaya artikel mungil ini bermanfaat, yah langsung praktekin aja, 'ngubek dapur' asyik lhooo! :-D

See you!


Barokallohu fiikum, Salam Ukhuwah ... ^-^ ❤ Yoook, keep silaturrahim via twitter : @bidadari_azzam


Wassalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh. :-) 

Monday, November 18, 2013

Sekilas Tips Menjaga Stamina di Sela Kesibukan Beraktivitas


Assalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh...   

Tahmid wa sholawat, semoga sahabat-sahabat senantiasa sehat jasmani rohani, dalam penjagaan terbaik-Nya, aamiin.

Apakah kalian adalah pelajar yang sibuk mengerjakan tumpukan tugas dari para guru? Ataukah pekerja dan pengusaha yang harus mondar-mandir 'meeting', berjadwal tugas padat, serta banyaknya target penyelesaian aktivitas sehari-hari? Atau mungkin kalian adalah sisters yang sering 'nyeri bulanan' dan stamina jadi menurun kala periode tersebut? Mungkin juga kalian adalah sosok pebisnis yang mengantarkan banyak 'orderan' secara langsung kepada para pelanggan, atau setiap saat harus siap berlari ke kantor pengiriman paket karena orderan produk dari para pembeli? Atau mungkin 'kegiatan harian' kita mirip? 

Adakah kemiripannya sebagai seorang emak yang subuh-subuh harus bangun, kudu menyiapkan sarapan keluarga, menyiapkan bekal makan siang suami (dan anak-anak yang bersekolah), mondar-mandir nyuapin balita seraya memandikan balita lainnya, mengantar ke sekolah dan menjemput mereka kembali, menanti anak yang TK di sekolahnya, menjawab telepon dan email penting di sela kegiatan, mengganti baju dan membantu makan siang balita di siang hari, mengantarkan anak-anak ke tempat les atau aktivitas sore lainnya, kudu berbelanja, menyiapkan makan malam, dan masih seabrek-abrek 'homeworks' setiap harinya? 


Kelincahan Zuhud di ruang tamu :-D
 

Beberapa pengalaman kecil dan secuil sharing dari pertemuan dengan konsultan kesehatan keluargaku, juga dari banyak sobat yang kujumpai, apalagi yang sudah berusia lebih dewasa (sisters or brothers 40++ misalnya), mengenai tips atau cara menjaga stamina kita di sela kesibukan sehari-hari adalah sebagai berikut :

1. Rutin berolah raga ringan, ini kita masih sering lupa---lupa untuk rutin menjaga kebiasaan ini :-(. Contoh sepele adalah gerakan sholat di 'on time 5 waktu', efeknya besar buat menjaga jasmani rohani, lho dear... :-)

Bahkan ada teman non-muslim yang sudah menjadi muallaf di Krakow, di awal-awal perkenalan kami, dia belajar sholat terlebih dahulu, dan katanya, "Kayak olah raga yang nyaman dan rileks, yah? Semacam ada perpaduan antara hati, gerak tubuh dan istirahatnya pikiran..." :-D Dan yang lebih mencengangkan baginya adalah "seluruh dunia mengetahui tata cara sholat yang seragam---dari guru yang sama, yaitu Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wasallam." :-)

Gerakan ringan lainnya yang bisa dilakukan, terutama buat kita 'para emak' adalah : sit up 20 kali, sebelum tidur dan setelah bangun pagi. Juga peregangan kaki (gerakan agak jongkok, gerak pada persendian lutut) bisa kita lakukan sambil memasak atau ketika usai menjemur pakaian, hihihihi...

2. Minumlah air putih sebelum tidur dan ketika bangun tidur (jangan lupa basmalah sebelum meminumnya). Kekurangan cairan pada tubuh merupakan salah satu penyebab kelelahan. Jika tubuh kita kekurangan cairan maka darah akan mengental. Pada akhirnya darah akan lebih lambat dialirkan dan butuh lebih banyak waktu untuk mengantarkan oksigen ke seluruh tubuh, maka dengan minum secukupnya akan meningkatkan stamina tubuh. Kelembaban kulit kita pun terjaga.

3. Tambahkan madu pada teh atau air putih yang diminum, atau konsumsi sesendok madu murni setiap pagi. :-) 
Alhamdulillah, dampaknya memang ^-^ TOP donk! Madu dan kurma kan memang sudah menjadi sepasang menu yang harus ada di dapur muslimin, keduanya adalah menu favorit Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. Minimal dua kali seminggu kita mengonsumsinya, terutama kalau puasa sunnah senin dan kamis.

4. Hindari banyak makan---yang dalam satu waktu 'kekenyangan'. Apalagi saat sibuk yah, sebenarnya sering tidak sempat makan, tapi jangan 'dituruti ntuh' rasa malas atau tak sempat makan hingga menderita magh. :-( 

 

     Makanlah dengan porsi secuil, tapi boleh sering, apalagi kalau ngemil buah-buahan dan sayur, :-). Makan dengan porsi banyak dan kaya karbohidrat akan menyebabkan gula darah meningkat. Ini akan membuat lebih banyak insulin yang akan dikeluarkan oleh tubuh. Kondisi seperti ini akan berakibat terlalu banyak gula darah yang dikirim ke sel otot untuk disimpan dan Inilah yang menjadi biang keladi dari kelelahan. (Sampai mengantuk dan terlena, hehehehe...) Oleh karena itu lebih baik sering makan tetapi dengan porsi kecil yang mempunyai asupan gizi tinggi. Contohnya bekali potongan buah, kurma dan biskuit planta di dalam tas kita. Semangaaat, yah!

5. Kudu bisa memanfaatkan sela istirahat. Misalnya saat menunggui anak sekolah, ke musholla enak tuh, 'dhuha time'. Pas di taxy, di kereta api, atau di dalam bus, baca quran atau buku pasti asyik (dan lebih bermanfaat) dari pada bengong.

Boleh pejamkan mata sebentar sambil berdzikir memuji-Nya, mengirim sms cinta kepada orang-orang terdekat atau sahabat di luar kota, menelepon dan menanyakan kabar teman, dan kegiatan bermanfaat lainnya akan menambah semangat diri, menyebabkan jiwa raga juga nyaman, bahagia berakibat stamina terjaga ;-). Jangan iseng-iseng 'ngomeli' pengemis, heboh lempar cemoohan dan ejekan di media sosial, dan kegiatan negatif lainnya, lhooo dear... Karena dampaknya besar juga, di dunia---waktu kita gak berkah, jauh dari manfaat, serta di akhirat--- ada adzab yang berat. Naudzubillahi minzaliik.

6. Letih, penat, kesal, marah, sedih dengan ketidak-disiplinan orang di sekitar kita, atau ada hal yang tidak sesuai perkiraan kita, sikapi dengan segera berwudhu! Sebelum iblis makin menggoda dengan sikap negatif yang bisa kian menjadi. Adakan 'back-up' atau cadangan acara. Misalkan kalau si X mendadak gak bisa datang ke tempat temu-janji, maka saya akan segera puang dan ke taman bersama anak-anak..., contoh lainnya "Jika hujan, dan field-trip barbeque-annya dibatalkan, saya dan sobat Y menyiapkan acara lain di rumah Y (yg berdekatan dengan tempat field-trip).

 
Intinya, hindari stress, yah say! :-)

Bang Sayyif yang senang bersekolah :-)



Di taxy, menemani abang, sore di kelas #Quran 


Masjid di Taman setiawangsa - KL, suasana jum'atan, menemani bang Azzam ^_^


Sesaat di konser Opick- Charity for Palestine...



7. Sempatkan membuat jadwal, meskipun tidak detail. Paling tidak, jika seisi keluarga saling mengetahui jadwal anggota keluarganya, tidak kebingungan menyampaikan informasi kalau ditanya oleh teman ybs, juga menambah keakraban seluruh anggota keluarga. *Damai nyaman dalam keluarga akan membuat stamina terjaga*

Urutkan sesuai prioritas, misalkan minggu ini ke dokter anak untuk diskusi permasalahan sebab demamnya kemarin---minggu depan cek gigi abangnya pas sedang tidak ada ujian di sekolah (cek-up biasa, bukan karena sakit gigi). Pasti rutinitas kegiatan tidak akan pernah habis semasa seseorang masih bernafas. Namun selaku muslim yang bijak, kita harus memuhasabah diri, mana-mana kegiatan wajib, kudu dilakukan, mana yang sunnah, mana yang paling penting, mana yang kurang penting, dll dsb. :-) 
 

Very sweet moment ~ renang dengan anak-anak


Hadir dalam kelas kursus pengurusan jenazah beberapa waktu lalu :-) #Alhamdulillah 


Semoga tips ini bermanfaat dan hari-hari sobat kian dihiasi keberkahanNya, aamiin...
Barokallohu fiikum, Salam Ukhuwah ... ^-^ ❤ Mari silaturrahim via twitter : @bidadari_azzam

Wassalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh. :-) 




Friday, November 1, 2013

Rezeki Kian Mengalir di Bulan Dzulhijjah



Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh



"Rezeki Anak-Anak"


Masih terasa suasana di Makkah dan Madinah, ketika di Kuwait dan KL juga #TrioKids sering memperoleh hadiah secara tak terduga. Bukan hanya mainan, permen, melainkan juga lembaran duit kertas. ~hehehe... sekarang karena sudah di Malaysia, 'back to Ringgit' yah!~

Ceritanya, pas sarapan di hotel tempo hari, Abu Hajj yang duduk di meja sebelah kami menyapa bang Azzam karena dari awal datang ke ruang sarapan, si abang menggendong adiknya dan melayani adiknya di meja makan. "Good boy, barokalloh!" Katanya seraya tersenyum.
Besoknya, ketemu lagi dengan beliau, terus beliau membagikan duit seringgit-seringgit kepada ketiga jagoan. 
Barokalloh!

"Syukron jazzakumulloh abbah...", kata #Triokids
(Beliau baca blog ini apa gak yah?! Hihihi....)


Dan ketika Zuhud menanti taxy di lobby siangnya, ada bapak-bapak yang gemes melihatnya mondar-mandir, terus si bapak itu mengeluarkan lembaran seringgit dan diberikan kepada anakku.  Zuhud taunya itu buat dikipas-kipas, terus dikumpulin buat ditukar dengan es krim di kedai.  





Pas sholat eidul adha juga nih, Zuhud tidur sehabis sholat (masih di gendongan ummi), ada ibu-ibu yang mendekat, "Nak bagi duit raye..." Katanya,  subhanalloh...#Alhamdulillah 
Rezeki-Nya memang maha luas, anak bayi yang tidur lelap pun bisa 'nambah tabungan' :-)) masya Allah! 




Efek lain pas sering nerima lembaran dadakan, ketika melihat bang Sayyif punya dompet, Zuhud juga ngotot minta dikasih dompet, hehehehe...^_*

#Triokids saving :-)


"Rezeki Ummi&Abi Azzam"

Karena ada ombay di eidul-adha tahun ini, jadinya kita punya kesempatan 'berduaan' jalan keluar ;-)). Sekitar tiga kali kami pergi cari tempat-tempat makanan favorit waktu empat tahun yang lalu berada disini, pas sekalian nyari oleh-oleh buat keluarga di Palembang. (^_^) 

Namanya berduaan yah, lebih gesit urusan belanjanya, malah gara-gara lewat di toko-toko tas, dan memang kami sedang mencari tas, pas pula lagi sale yeah! "A couple of limited coach" kami peroleh dengan diskon 50% :-D #Alhamdulillah 

Terus lanjut ke kedai nasi lemak-minum teh tarik dan es sebentar, ngebungkus makanan di teppanyaki, dan ternyata pulangnya ada rezeki bertubi-tubi menghampiri... :-D

"Ini buat minum teh sore, bolu MERANTI medan, yang diimport teman #Indonesia dari tanah air kita..." ^_^

Pempek Palembang asli, ada 5 orang sisters di KL yang terbiasa menerima pesanan, ^_* thumbs up!

Masih di hari-hari bulan dzulhijjah, #Alhamdulillah terasa berlimpah kurniaNya yang kami nikmati bersama keluarga. Tali silaturrahim tambah erat dengan sobat lama, juga banyaknya teman-teman baru yang (WNI) ada di Kuala Lumpur. "Tambah teman, tambah banyak rezeki ilmu pengetahuan, aamiin..." ;-))

Karena banyak sohib inilah, kian berlimpah lagi rizkillah, insya Allah, *kita membuktikannya sejak dulu, lho dear!*



Usai sholat Eid di Masjid muadz bin Jabal


Nengok sapi di hari raya kurban, juga berjumpa keluarga Nadiv di masjid, ^_^

Esok harinya pas ada kajian bapak-bapak, Mbak Renny 'kirim siomai Bandung' ke meja makan kami
:-), Alhamdulillah 'ala kulli hal...


Ini namanya "nasi goreng Peranakan-Penang"

Gule Pakis dari uni Aisyah, ^_^ terima kasih duhai tetangga... :-*

Makanan bukan dianggap hal istimewa bagi sebagian orang, namun buat keluarga kami berbeda. Kiriman makanan, oleh-oleh atau segala sesuatu hadiah dari sobat dan teman adalah hal yang amat spesial bagi kami. Tamu yang datang atau temu janji dengan sobat adalah nikmat kesempatan yang berharga, pahala silaturrahim dariNya amat besar, kami selalu memikirkan bahwa sobat atau teman yang berkunjung berarti telah mengorbankan waktu pribadinya buat 'kita yang disayangi', inilah salah satu hal yang mempererat persahabatan selama ini.

Di beberapa lokasi pindah, semisal selama berada di Krakow, Polandia, menu Indonesia tidak mudah didapat. Kami harus membeli di toko online Indo -di Jerman. Bumbu-bumbu kering tersedia di kedai-kedai asia (di pusat kota Krakow), namun tak terlalu lengkap. Memang ada renungan yang membuatku berpikir seperti ini, "Makanan kan bukanlah hal yang perlu dianggap problema besar. Kalau kangen dengan menu Indonesia, bisa tinggal beli bumbu, belanja kue-kue Indo ada di toko Jerman, pesan dua minggu---paket akan segera sampai, bahkan ada teh botol dan coklat khas indonesia, dll..."
Akan tetapi, suamiku berujar, "Hidup memang bukan untuk makan. Tetapi, hidupku akan jauh lebih bahagia jika melihat anak-anak dan istri gembira di saat menyantap makanan. Rasanya lega, tenang dan senaaaang sekali kalau melihat kalian makan dengan lahap..." Subhanalloh, 'sederhana kebahagiaannya', :-) beliau memang selalu memikirkan kebahagiaan anak-anak dan istrinya ^_^. Maka di KL ini, senang sekali beliau bertanya, "Mau makan apa kita hari ini, sayang?" Tampak sangat bersemangat. *maklumlah, kami di Krakow kan 'half-vegetarian' hehehehe...*

Begitu pula dengan 'hoby' berkirim makanan, ada banyak teman-teman yang sholeh/sholihat yang bahagia dan senang hatinya ketika melihat sobatnya mencicipi masakan atau makanan pemberiannya, ^_^ daku pun sedemikian, bahagia diri ini kala masakan sederhana yang kubuat dihabiskan oleh teman-teman atau sobat yang bertamu ke rumah. *kalau gak sempat masak sendiri, yah order aja... Tamunya juga kalau gak sempat makan, yah silakan bungkus aja... :-D*

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

وَأَحَبُّ الْأَعْمَالِ إِلَى اللهِ سُرُورٌ تُدْخِلُهُ عَلَى مُسْلِمٍ، أَوْ تَكْشِفُ عَنْهُ كُرْبَةً، أَوْ تَقْضِي عَنْهُ دَيْناً، أَوْ تَطْرُدُ عَنْهُ جُوْعًا وَ لَأَنْ أَمْشِيْ مَعَ أَخٍ فِي حَاجَةٍ أَحَبَّ إِلَيَّ مِنْ أَنْ أَعْتَكِفَ فِي هَذَا المَسْجِدِ ، ( يَعْنِي مَسْجِدُ النَبَوِي ) شَهْرًا

“…Manusia yang paling dicintai Allah adalah yang paling bermanfaat bagi manusia, dan pekerjaan yang paling dicintai Allah adalah menggembirakan seorang muslim, atau menjauhkan kesusahan darinya, atau membayarkan hutangnya, atau menghilangkan laparnya. Sungguh aku berjalan bersama saudaraku yang muslim untuk sebuah keperluan lebih aku cintai daripada beri’ktikaf di masjid ini (masjid Nabawi) selama sebulan…” (HR. Thabrani di dalam al-Mu’jam al-Kabir, no. 13646).

Allahu Akbar! Luar biasa, amalan yang tidak kita sangka besarnya, bahkan lebih besar daripada berdiam diri di masjid selama satu bulan untuk beribadah (i’tikaf) di Masjid Nabawi. Beliau katakan amalan menemani seorang muslim untuk ia tunaikan kebutuhannya, itu adalah amalan yang besar dan amalan yang agung. Mengapa? Karena menolong orang lain, menghilangkan rasa laparnya, mengatasi kesulitannya adalah amalan yang sangat dicintai oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala, dan amalan tersebut akan memberikan rasa kebahagian kepada para pelakunya. *jangan meremehkan hal ini* ;-)

(Daku jadi langsung bersujud syukur, mengingati sobat-sobat yang sudah banyak menolong di setiap perjalanan hidup kami, terutama masa terbaru adalah detik-detik ragam urusan di Poland dan Kuwait sebelum merasakan empuknya kasur setiba di KL, masya Allah sist Aisha, Fathin, Sakinah :-* ... Brother Abu Ridho sekeluarga, Ustadzah Latifa sekeluarga, brother Abu Rauf sekeluarga, bunda Kila sekeluarga, Ummu Saju, kak Fatma, dll, dsb... Semoga kalian semua menjadi penghuni istana-istana di syurgaNya atas segala keikhlasan kalian, aaamiin...)

Ya Allah, semoga kami semua senantiasa berhijrah dalam kebaikan, menuju keridhoanMu, aamiin Allahumma aamiin.

Barokallohu fiikum!
Salam Ukhuwah ^-^ ❤
Happy Busy, happy travelling! (^_^)
Tetap saling do'a yah^^
Jangan segan bersilaturrahim via twitter @bidadari_azzam ^^ 
 
Wassalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh... :-)