Photobucket
Showing posts with label Tugas. Show all posts
Showing posts with label Tugas. Show all posts

Monday, November 18, 2013

Sekilas Tips Menjaga Stamina di Sela Kesibukan Beraktivitas


Assalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh...   

Tahmid wa sholawat, semoga sahabat-sahabat senantiasa sehat jasmani rohani, dalam penjagaan terbaik-Nya, aamiin.

Apakah kalian adalah pelajar yang sibuk mengerjakan tumpukan tugas dari para guru? Ataukah pekerja dan pengusaha yang harus mondar-mandir 'meeting', berjadwal tugas padat, serta banyaknya target penyelesaian aktivitas sehari-hari? Atau mungkin kalian adalah sisters yang sering 'nyeri bulanan' dan stamina jadi menurun kala periode tersebut? Mungkin juga kalian adalah sosok pebisnis yang mengantarkan banyak 'orderan' secara langsung kepada para pelanggan, atau setiap saat harus siap berlari ke kantor pengiriman paket karena orderan produk dari para pembeli? Atau mungkin 'kegiatan harian' kita mirip? 

Adakah kemiripannya sebagai seorang emak yang subuh-subuh harus bangun, kudu menyiapkan sarapan keluarga, menyiapkan bekal makan siang suami (dan anak-anak yang bersekolah), mondar-mandir nyuapin balita seraya memandikan balita lainnya, mengantar ke sekolah dan menjemput mereka kembali, menanti anak yang TK di sekolahnya, menjawab telepon dan email penting di sela kegiatan, mengganti baju dan membantu makan siang balita di siang hari, mengantarkan anak-anak ke tempat les atau aktivitas sore lainnya, kudu berbelanja, menyiapkan makan malam, dan masih seabrek-abrek 'homeworks' setiap harinya? 


Kelincahan Zuhud di ruang tamu :-D
 

Beberapa pengalaman kecil dan secuil sharing dari pertemuan dengan konsultan kesehatan keluargaku, juga dari banyak sobat yang kujumpai, apalagi yang sudah berusia lebih dewasa (sisters or brothers 40++ misalnya), mengenai tips atau cara menjaga stamina kita di sela kesibukan sehari-hari adalah sebagai berikut :

1. Rutin berolah raga ringan, ini kita masih sering lupa---lupa untuk rutin menjaga kebiasaan ini :-(. Contoh sepele adalah gerakan sholat di 'on time 5 waktu', efeknya besar buat menjaga jasmani rohani, lho dear... :-)

Bahkan ada teman non-muslim yang sudah menjadi muallaf di Krakow, di awal-awal perkenalan kami, dia belajar sholat terlebih dahulu, dan katanya, "Kayak olah raga yang nyaman dan rileks, yah? Semacam ada perpaduan antara hati, gerak tubuh dan istirahatnya pikiran..." :-D Dan yang lebih mencengangkan baginya adalah "seluruh dunia mengetahui tata cara sholat yang seragam---dari guru yang sama, yaitu Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wasallam." :-)

Gerakan ringan lainnya yang bisa dilakukan, terutama buat kita 'para emak' adalah : sit up 20 kali, sebelum tidur dan setelah bangun pagi. Juga peregangan kaki (gerakan agak jongkok, gerak pada persendian lutut) bisa kita lakukan sambil memasak atau ketika usai menjemur pakaian, hihihihi...

2. Minumlah air putih sebelum tidur dan ketika bangun tidur (jangan lupa basmalah sebelum meminumnya). Kekurangan cairan pada tubuh merupakan salah satu penyebab kelelahan. Jika tubuh kita kekurangan cairan maka darah akan mengental. Pada akhirnya darah akan lebih lambat dialirkan dan butuh lebih banyak waktu untuk mengantarkan oksigen ke seluruh tubuh, maka dengan minum secukupnya akan meningkatkan stamina tubuh. Kelembaban kulit kita pun terjaga.

3. Tambahkan madu pada teh atau air putih yang diminum, atau konsumsi sesendok madu murni setiap pagi. :-) 
Alhamdulillah, dampaknya memang ^-^ TOP donk! Madu dan kurma kan memang sudah menjadi sepasang menu yang harus ada di dapur muslimin, keduanya adalah menu favorit Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. Minimal dua kali seminggu kita mengonsumsinya, terutama kalau puasa sunnah senin dan kamis.

4. Hindari banyak makan---yang dalam satu waktu 'kekenyangan'. Apalagi saat sibuk yah, sebenarnya sering tidak sempat makan, tapi jangan 'dituruti ntuh' rasa malas atau tak sempat makan hingga menderita magh. :-( 

 

     Makanlah dengan porsi secuil, tapi boleh sering, apalagi kalau ngemil buah-buahan dan sayur, :-). Makan dengan porsi banyak dan kaya karbohidrat akan menyebabkan gula darah meningkat. Ini akan membuat lebih banyak insulin yang akan dikeluarkan oleh tubuh. Kondisi seperti ini akan berakibat terlalu banyak gula darah yang dikirim ke sel otot untuk disimpan dan Inilah yang menjadi biang keladi dari kelelahan. (Sampai mengantuk dan terlena, hehehehe...) Oleh karena itu lebih baik sering makan tetapi dengan porsi kecil yang mempunyai asupan gizi tinggi. Contohnya bekali potongan buah, kurma dan biskuit planta di dalam tas kita. Semangaaat, yah!

5. Kudu bisa memanfaatkan sela istirahat. Misalnya saat menunggui anak sekolah, ke musholla enak tuh, 'dhuha time'. Pas di taxy, di kereta api, atau di dalam bus, baca quran atau buku pasti asyik (dan lebih bermanfaat) dari pada bengong.

Boleh pejamkan mata sebentar sambil berdzikir memuji-Nya, mengirim sms cinta kepada orang-orang terdekat atau sahabat di luar kota, menelepon dan menanyakan kabar teman, dan kegiatan bermanfaat lainnya akan menambah semangat diri, menyebabkan jiwa raga juga nyaman, bahagia berakibat stamina terjaga ;-). Jangan iseng-iseng 'ngomeli' pengemis, heboh lempar cemoohan dan ejekan di media sosial, dan kegiatan negatif lainnya, lhooo dear... Karena dampaknya besar juga, di dunia---waktu kita gak berkah, jauh dari manfaat, serta di akhirat--- ada adzab yang berat. Naudzubillahi minzaliik.

6. Letih, penat, kesal, marah, sedih dengan ketidak-disiplinan orang di sekitar kita, atau ada hal yang tidak sesuai perkiraan kita, sikapi dengan segera berwudhu! Sebelum iblis makin menggoda dengan sikap negatif yang bisa kian menjadi. Adakan 'back-up' atau cadangan acara. Misalkan kalau si X mendadak gak bisa datang ke tempat temu-janji, maka saya akan segera puang dan ke taman bersama anak-anak..., contoh lainnya "Jika hujan, dan field-trip barbeque-annya dibatalkan, saya dan sobat Y menyiapkan acara lain di rumah Y (yg berdekatan dengan tempat field-trip).

 
Intinya, hindari stress, yah say! :-)

Bang Sayyif yang senang bersekolah :-)



Di taxy, menemani abang, sore di kelas #Quran 


Masjid di Taman setiawangsa - KL, suasana jum'atan, menemani bang Azzam ^_^


Sesaat di konser Opick- Charity for Palestine...



7. Sempatkan membuat jadwal, meskipun tidak detail. Paling tidak, jika seisi keluarga saling mengetahui jadwal anggota keluarganya, tidak kebingungan menyampaikan informasi kalau ditanya oleh teman ybs, juga menambah keakraban seluruh anggota keluarga. *Damai nyaman dalam keluarga akan membuat stamina terjaga*

Urutkan sesuai prioritas, misalkan minggu ini ke dokter anak untuk diskusi permasalahan sebab demamnya kemarin---minggu depan cek gigi abangnya pas sedang tidak ada ujian di sekolah (cek-up biasa, bukan karena sakit gigi). Pasti rutinitas kegiatan tidak akan pernah habis semasa seseorang masih bernafas. Namun selaku muslim yang bijak, kita harus memuhasabah diri, mana-mana kegiatan wajib, kudu dilakukan, mana yang sunnah, mana yang paling penting, mana yang kurang penting, dll dsb. :-) 
 

Very sweet moment ~ renang dengan anak-anak


Hadir dalam kelas kursus pengurusan jenazah beberapa waktu lalu :-) #Alhamdulillah 


Semoga tips ini bermanfaat dan hari-hari sobat kian dihiasi keberkahanNya, aamiin...
Barokallohu fiikum, Salam Ukhuwah ... ^-^ ❤ Mari silaturrahim via twitter : @bidadari_azzam

Wassalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh. :-) 




Saturday, August 3, 2013

Segala Kesulitan Berbuah Anugerah




Bismillah walhamdulillah... (from Islam Pos)





Suatu hari dalam kesempatan ‘Tour Eiffel’ ada secuil sikap seorang nenek yang menggelitik nurani. Ketika melewati beberapa lokasi tour di kota Paris, sang nenek yang paling sering berjalan jauh dari grup kami. Ternyata tak hanya mencari lokasi belanja souvenirs di emperan yang jauh dari jalan besar (toko-toko di jalan besar, biasanya menjual barang-barang dengan harga yang lebih tinggi), ia juga mencari tempat-tempat unik untuk mendokumentasikan perjalanan itu.

Pada hari ketiga tatkala kami sudah lelah karena banyak jalan kaki di area-area tour, sang nenek tampak tetap gagah menggandeng cucu dan anak perempuannya. Meski dari tempat parkir bus ke depan gerbang Menara Eiffel sudah lumayan jauh jaraknya, masih juga ia terus mondar-mandir ke segala penjuru area, termasuk tepian Sungai Seine yang berdampingan dengan menara besi tersebut.

Lokasi-lokasi tempat si nenek berpose-pose lumayan sulit dijangkau, apalagi buat seorang ibu yang menggendong bayi sepanjang jalan serta membawa dua kanak-kanak lain sepertiku. Bagi teman lain digrup tour itu pun demikian, betapa capeknya kalau kaki terus berjalan jauh di tengah musim panas, hanya untuk mengambil beberapa foto saja. Kebanyakan anggota grup lainnya ‘menempeli’ pemandu wisata sejak awal antrian naik ke menara, berbincang ringan hingga menanti giliran menikmati armada kapal di Sungai Seine.

Sang nenek yang amat lincah memberikan alasan, “Bukan cuma foto unik, tapi semakin sulit lokasi yang dicari, makin bagus juga pemandangan yang dilihat…” ujarnya. Matanya haus akan pemandangan indah yang dapat dilihat lebih luas dan berbeda dari para turis lainnya. Memikirkan kalimatnya, ternyata benar juga. Apalagi kami sekeluarga ingin sekali berfoto berlima dengan batik Indonesia saat itu, namun mencari lokasi yang pas di area depan menara besi itu memang agak sulit kalau pengunjung sangat padat.

Analogi si nenek adalah hal sederhana, namun berefek besar bagi yang merenungkannya. Berbekal kalimat motivasi si nenek, “Langkah kaki capek tak akan sia-sia ketika melihat pemandangan yang lebih indah di lokasi yang memang lebih jauh…” maka kami melangkah lebih jauh pula dari grup-grup tour untuk beberapa saat. Kami jalan ke arah lain, lokasi yang agak jauh dari keramaian yang ada, dan justru di tempat itu pemandangan sekitar memang amat bagus, jauh lebih indah dari pada pemandangan di dekat menara besi tersebut. Subhanalloh, lega hati tatkala merapikan tripod dan duduk di bebatuan, tidak berdesak-desakan dengan pelancong lainnya. Capek kaki, pegal, tapi sungguh gembira.

Saya pun mengenang masa pramuka zaman masih bersekolah dulu, ada kalanya harus mendaki bukit di area kemah, sampai berkeringat deras, kehausan dan hampir menitikkan air mata. Namun ternyata ketika tiba di tempat tujuan di balik bukit itu, yang hadir justru rasa syukur karena amat berbahagia. Pertama, bersuka cita karena sudah melewati aral melintang. Kedua, bergembira karena melihat betapa indahnya tempat yang dituju, tidak menyesal sudah berletih-letih dan melalui ragam kesulitan saat pendakian bukit.

Ternyata kita selalu begitu, ingin melihat ‘tempat terindahNya di jannah’ kelak, maka di muka bumi ini kita senantiasa menemui cabaran. Semakin berusaha menuju kebaikan, kian terjal pula jalan yang didaki. Terluka, deras keringat dan air mata menjadi hiasan. Ikhlas adalah sebuah keharusan, proses kita menuju kesana, jalan hidup ‘sulit~bagi banyak orang’, namun pilihan terbaik bagi orang beriman. Insya Allah…



Dengan susah, kita mengerti artinya senang. Dengan kesulitan, kita menemui adanya kemudahan. Dengan sakit, kita jadi paham betapa berartinya sehat. Dengan semua proses itu, kita menjadi lebih bersyukur, yakin berada di jalan selamat. Segala kesulitan memang berbuah anugerah, inilah hadiah dari Allah ta’ala buat hamba yang dicintaiNya. Imam al-Bukhari meriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiallaahu anhu bahwa baginda Nabi Shallallaahu alaihi wa Sallam bersabda, ”Tidak ada penyakit, kesedihan dan bahaya yang menimpa seorang mukmin hinggga duri yang menusuknya melainkan Allah akan mengampuni kesalahan-kesalahannya dengan semua itu.”


Tidak ada pilihan bagi kita selain mempelajari segala hikmahNya di setiap kejadian yang dilalui, bekal dari Allah SWT sudah sempurna ; raga yang sehat, hati jernih, akal pikiran yang tajam, serta jiwa yang optimis dalam keimanan padaNya. Mari bersemangat menikmati segala anugerah ini, barokalloh!

(@bidadari_azzam, Salmiya-Kuwait, 13 Ramadhan 1434h) *Secuil kisah ini pernah saya share di kajian sisters Muslimah Krakow, skype on-line sisters di Eropa, dan silaturrahim dgn muslimah Palembang :-)

Barokallohu fiikum , Salam Ukhuwah ... ^-^ ❤

Happy Ramadhan! (^_^)

Wassalamu'alaykumWrwb... :-)

Tetap saling do'a yah^^ Jangan segan bersilaturrahim via twitter @bidadari_azzam ^^

Saturday, March 2, 2013

Mengamati Musi Lebih Dekat



Oleh-oleh dari Palembang :-D~"Mengamati Musi Lebih Dekat"

Assalamu'alaykumwrwb...

Ngupdate blog di tanah air, sangat sulit buat saya. Khususnya ketika di Palembang saat ini, :-( listriknya mati terus... (untuk melempar satu artikel pendek ini saja, harus menyabarkan diri melalui 3 kali mati lampu, dadakan mati juga laptopnya, usah ditanya lagi seberapa kesal menghadapi hal ini.... :-D)

Mudik kali ini disambut berita besar tentang banjir di Jakarta, seluruh stasiun televisi heboh meliputnya. Kami pun memandangi lautan ibu kota yang diberitakan tersebut dengan miris. Berapapun bantuan yang kita sumbangkan tentu tak akan bisa mengobati perih kalbu para korban banjir (wong bang Azzam aja trauma gara-gara air bah datang menyerbu rumah tahun 2006, beserta semua kecoak dan tikusnya....>_<, masya Allah!). Namun segala sumbangsih merupakan bukti rasa peduli dan kecintaan nan tulus kepada sesama hamba-Nya, semoga kita pandai memetik pelajaran.

Tak sampai 5 hari di Jakarta, kami membuat kejutan dengan datang (tanpa pemberitahuan) ke Palembang, hehehe :) Ombay-Akas menjadi kaget, *surprised!* sekaligus super gembira melihat trio-cucu dari negeri salju ini ^^.

Di Palembang, ternyata pada februari air di sungai musi pasang. Sejak kami tiba di akhir januari sampai februari usai, setiap harinya selalu turun hujan. Plus mati lampu di area tertentu (khusus area yang jauh dari kantor dan rumah para pejabat). Daerah perumahan tempat ortuku, listrik mati sekitar 3 sampai 4 kali dalam sehari.

Tentu anak-anak merasa lebih senang ketika jalan-jalan, melihat suasana di luar rumah, dan biasanya hal itu kami lakukan sembari bersilaturrahim.

di atas Jembatan Ampera

Azzam bilang, "Bagus yah, dari atas kita lihat kapal, lucu..." :-D (liburan tahun-tahun lalu, Azzam dan adiknya sudah pernah berperahu di sana...)

Ternyata meskipun air pasang, pedagang di sekitar pasar happy-happy saja, kegiatan jual-beli berjalan seperti biasa.

Di siang hari kala air sungai pasang, banyak rumah penduduk terendam air. Kami menyusuri daerah Plaju, sekitar masjid Agung, pasar 16 ilir, Kertapati, dan menyaksikan 'anak-anak sungai' musi memang meluap, got-got besar pun demikian, airnya meluber ke jalan.

Tatkala mobil sewaan kita berjalan menyusuri anak sungai di area Kertapati, kami 'menonton' anak-anak perkampungan yang sedang menikmati 'mandi hujan' hehehe....

Kanak-kanak tersebut tampak gembira dan melambaikan tangan ke arah kami, "Yok maen ujan!", teriak salah satunya.

Kali ini, Azzam benar-benar mengamati air Sungai Musi---dari dekat, sekaligus melihat raut wajah dan suasana heboh kegembiraan kanak-kanak yang menikmati 'mandi hujan' dan berenang di 'anak sungai' musi tersebut. Bahkan ada banyak orang dewasanya juga berenang lho.... Biasanya penduduk saling mengingatkan saja, terutama jika air pasang terlalu besar dan hujan lebat lengkap dengan banyak petir, tentu lebih baik berdiam di dalam rumah yang nyaman dari pada 'berenang'.



Azzam dan adik-adiknya melihat warga di sekitar sungai (secara langsung); ada yang sedang mandi, mencuci baju, membersihkan motor atau sepeda, menyikat panci, dan lain sebagainya. :-)

Usah ditanya soal ragam kalimat yang merupakan celotehan jagoanku ini, jelas sekali bahwa pengalaman memandangi kehidupan di sekitar sungai ini adalah hal fantastis baginya. :-D Di Sungai Vistula Krakow, tak pernah kita jumpai orang yang mencuci baju, :-D bahkan tak ada seonggok pun rumah kayu di sisi-sisi sungainya. Jika musim salju, Vistula membeku, angsa dan bebek berjalan-jalan di pinggirannya (biasanya kan berenang;-p). Ketika musim panas, Vistula ramai---tak jauh beda dengan Sungai Musi, ada restoran di atas kapal, ada service-naik kapal mengelilingi sungai, serta bisa menikmati keindahan area sekitar melalui balon udara.

Namun urusan kebersihan amat beda, tidak ada gundukan sampah di pinggiran Sungai Vistula sebagaimana di Sungai Musi.

Nanti sambung lagi yah, Insya Allah.... Terima kasih sudah menyimak, sobat-sobat tersayang :-)

Semoga selalu bersemangat menghadapi hari-hari, teman-teman! ^^



Mohon do'a selalu...

:-) happy learning ^^ and continue happy busy days...

Barokalloh always!

(^-^)

Friday, December 28, 2012

Simple Presentation of English (Azzam)



:-) pic 'Azzam on the stage : The Beatles'

Assalamu'alaykum... (^-^)

Masih sibuk "banyak ujian" yah cin? *sama-saya pun demikian* hehehe.

Begitulah yah sobat-sobat tersayang, memang, pastinya kita semua selalu sibuk dalam keseharian, dan Alhamdulillah, segala aktivitas 'sibuk-sibuk' ini merupakan berkahNya dalam hidup, :-) Insya Allah tetap bersyukur kan, teman-teman? ^-^

Kali ini saya hanya sempat berbagi info link-Bang Azzam klik aja, judulnya : Azzam in Krakow (Simple Presentation of English : Love family) ~Life is a Rainbow

Semoga tetap saling do'a yaks...

Teringat pesan Bu RT "Asyiknya saling do'a dari pada saling ghibah..." hehehehe, benar kan, iya donk! :-)

Barokalloh selalu, semoga tambah semangat mengukir prestasi! ;-) aamiin...Allahumma 'aamiin.

Salam Ukhuwah dari Krakow ^^

(twitter : @bidadari_azzam)

❤ Wassalamu'alaykumwrwb.



Friday, November 30, 2012

Tugas Praktek Azzam (Home Schooling)

Assalamu'alaykumWrwb...



Tak terasa, sebentar lagi ujian sekolah, :-). Pengumpulan tugas-tugas praktek pun mendekati 'dead-line'.

Berikut beberapa praktek sederhana Azzam, yang mengikuti pendidikan jarak jauh (di Sekolah Indonesia), di tengah kesibukannya beraktivitas di sekolah Inspiracja Krakow, Polskie... :-)

Matematika : Menghitung Uang Belanja Alat Tulis

Link IPA : Perubahan Wujud Benda

Link Praktek PKN : Persatuan & Kesatuan Bangsa, Filosofi Lidi :-) serta Indonesia Raya---Lagu Kebangsaan kita, :-)

Juga di postingan sebelumnya, sudah saya sharing tentang praktek sholat subuh di tugas Pendidikan Agama Islam.

Bacaan dongeng sebagai tugas praktek bahasa Indonesia : Kisah Do'a Sepasang Selop

Semoga anak-anak Indonesia lainnya senantiasa bersemangat pula dalam belajar dan meningkatkan prestasi, aamiin...

Barokalloh selalu, semoga tetap tersenyum dalam segala aktivitas kebaikan, aamiin... Salam Ukhuwah dari Krakow, teman-teman! ^^

Wassalamu'alaykum, :-)

^^ Sudah follow twitter @bidadari_azzam,kan? ;-)) Walhamdulillah...



Tuesday, November 27, 2012

Audisi "I love Islam, I love Masjid", Tantangan Menulis 5 Hari!

Assalamu'alaikum wrwb

Bismillahirrohmanirrohim...

"I love Islam, I love Masjid"



"I love Islam, I love Masjid"

Salam hangat sobat-sobat hebat yang berada di segala penjuru dunia. Ada kabar gembira, Saya membuka audisi menulis untuk memilih naskah yang akan disisipkan dalam buku bertemakan masjid Eropa yang sedang digarap :-).

Temanya adalah : Momen-momen ketika merasa hidup kian bermakna dan terarah saat menjadi aktivis masjid.

Naskah yang disarankan dengan mengangkat kisah :

1. Jalan Taubat

2. Makin Berprestasi di Jalan Dakwah

3. Rezeki Kian Deras

4. Banyak Teman dan Sahabat

5. Penyelesaian Konflik yang Mendewasakan

6. Tidak Takut atas penilaian Manusia (sebagai efek media)

7. Makin Cinta Masjid (di tengah modernisasi saat ini)

(Silakan kreasikan ide lain bila ada) :-)

Naskah berupa pengalaman unik dan menarik serta kaya akan hikmah, yang kalian ingat selamanya, (jadi, ini adalah kisah sobat sendiri, sebagai aktivis masjid atau eks-aktivis masjid), *yang alumni juga hayuuuuk*. ^^

Untuk peserta :

Sobat-sobat silakan add akun pribadi saya disini atau page ini. Juga follow twitter @bidadari_azzam :-) untuk memudahkan komunikasi.

Juga share info ini, dan 'colek' 7-10 teman aktivis masjid yang kalian ketahui.

Aturan teknis:

1. Panjang naskah 4-5 halaman (tidak lebih), huruf Times New Roman, 12pt, spasi 1,5, margin 3-3-3-3.

2. Tidak mengandung unsur kebencian terhadap komunitas tertentu,

3. Disampaikan dalam bahasa yang ringan, dan tetap menggunakan EYD

4. Batas akhir pengiriman naskah 2 Desember 2012 jam 24.00 WIB.

5. Naskah yang lolos akan diumumkan pada pertengahan desember 2012.

6. Naskah dikirim ke ummuazzam1983@gmail.com,

dengan subject LoveIslamLoveMasjid-[Judul]-NamaPena

7. Setiap partisipan terpilih akan memperoleh souvenir menarik (naskah yang belum cocok untuk buku ini, tetapi tulisannya inspiratif, akan dipertimbangkan untuk buku selanjutnya). Sedangkan naskah yang masuk akan mendapatkan diskon khusus ketika buku terbit, dan bingkisan* cantik dari saya + sumbangan pulsa sebesar masing-masing @50 ribu rupiah. Bingkisan hadiah akan dikirimkan pada pertengahan januari 2013, tidak ada pembagian royalti, & buku tsb kami terbitkan secara indie serta memang semua royalti akan disumbangkan untuk Masjid Krakow + masjid Al-Falah Berlin.

8. Cantumkan biodata singkat, alamat, nomor telepon, akun FB/twitter di akhir naskah.

Diperbolehkan meletakkan foto yang terkait dengan naskah.


Terimakasih atas segala perhatiannya. Ditunggu kisah inspiratif sobat-sobat yang kian cinta Islam, cinta masjid... :-).

Wassalamu'alaykumwrwb...

-ry (bidadari_Azzam)-

*PS : Bingkisan souvenirs sesuai stok yang tersedia, insya Allah bermakna, halal dan berkah, :-)

Saturday, November 24, 2012

Practice Subh Prayer



Assalamu'alaykum...^^ Dear brata i siostro in Islam, to jest practice subh prayer (2 rakaat), by Azzam, :-) ❤ "Practice Subh Prayer"

:-) happy learning ^^

Barokalloh always!



(^-^)
Kunang-kunang di malam sunyi

Jiwa teduh menyulam mimpi

Hati senang sudah pasti

Sholat subuh awali hari


Wassalamu'alaykumwrwb... :-)